Bismillah – Siapa yang suka yoghurt nih? Atau ada yang pernah buat yoghurt sendiri di rumah? Yoghurt beneran ya, bukan yang minuman yoghurt. 

Beda ya?

Iya beda. Kalo yoghurt beneran itu pure yoghurt, tapi kalo udah jadi minuman biasanya sudah ditambah air dan gula. 

Nah, anak-anak kami di rumah suka banget sama yoghurt, baik yang pure atau minuman. Tapi sebagai emak, jiwa saya terguncang rasanya kalau harus beli sering-sering. Wkakakak….

Loh, emang boleh sering-sering? 

Gpp sih, tiap hari gak masalah, asal gak kebanyakan.

Kebaikan dalam Makanan  Fermentasi

Yoghurt bagus sekali dikonsumsi karena termasuk makanan fermentasi, yang mana setiap makanan hasil fermentasi nilai gizinya selalu lebih tinggi daripada bentuk sebelumnya.

Makanan berfermentasi termasuk yoghurt punya sejumlah strain bakteri baik yang berguna untuk kesehatan usus dan sistem pencernaan kita pada umumnya. As you know, gut is our second brain.

Maka, pencernaan yang baik akan membuat anak lebih tidak mudah alergi, lebih kuat imunitasnya, dan lebih baik tubuhnya dalam menyerap makanan. 

Sejak mengetahui kebaikan makanan berfermentasi, saya jadi berkeinginan kuat untuk membuat dan menyajikannya di rumah. Saya sudah pernah buat sauerkraut, kimchi, susu kefir, dan terakhir yoghurt. Namun, dari itu semua yang berhasil disukai anak-anak hanya yoghurt.

Baca juga:

Pertama Kali Buat Kimchi Sendiri. Apa Rasanya?

Karena hanya yoghurt yang rasa asamnya gak terlalu kentara sehingga bisa diterima lidah anak-anak. Kalau susu kefir apalagi kimchi, hahahahaha, saya bahkan harus makan beda ruangan kalo lagi bikin kimchi. Kata mereka “Bauuuuuuuuu!” 😀

Kimchi banyak banget sih ya bumbunya sampai segala ebi juga masuk. Yaa bayangin aja ebi difermentasi sama bawang putih dan saus ikan, cemane baunya tuh, Makcik. Wkwkwk. Tapi demi masa depan microbiome dalam tubuh saya, kimchi harus tetap dilahap. Nyam!

Cara Buat Yoghurt

Cara buat yoghurt sendiri di rumah mudah saja. Untuk yang yoghurt plain, bahan dan alat yang diperlukan ialah;

1. Yoghurt sebagai biang (saya pakai Biokul plain) 90 ml

2. Susu pasteurisasi atau UHT 1000 ml

3. Panci 

4. Toples

Nanti akan ada tutorial lengkapnya di channel saya

Setelah siap semua bahan, mari kita perhatikan cara membuatnya;

1. Panaskan susu di dalam panci, jangan sampai mendidih. Hanya sampai keluar uap panasnya atau sekitar suhu 70ºC (Proses memanaskan dengan cara ini untuk menghilangkan mikroba yang mungkin ada)

2. Dinginkan susu sampai hangat kuku, kurang lebih 20 menit dari selesai dipanaskan (Jangan terlalu panas untuk bisa ke step 3 karena dikhawatirkan akan mematikan bakteri baik di biang)

3. Campurkan biang yoghurt ke dalam susu tersebut dan aduk sampai kira-kira tercampur rata

4. Tuang perlahan ke dalam toples

5. Tutup toples dengan rapat, bungkus dengan serbet

6. Masukkan ke dalam lemari atau oven atau kolong dapur bersih atau mana saja yang hangat dan lembab agar fermentasi berjalan dengan baik. Semakin baik lingkungan fermentasi, hasilnya akan mendekati aslinya

7. Fermentasi bisa dilakukan selama 12-15 jam

buat yoghurt sendiri di rumah

Cara Buat Yoghurt Rasa Buah

Nah, setelah kalian panen fermentasinya alias udah jadi yoghurt nya, kalian tinggal bikin smoothies buah yang kalian suka. Karena musim mangga, jadi saya bikinnya yang rasa mangga.

Tapi, smoothies mangga itu tidak kita campurkan ke dalam toples ya. Melainkan kita campurkan di dalam gelas yang akan kita minum yoghurt nya.

Kenapa?

Karena yoghurt campur smoothies harus diminum segera agar tetap terasa fresh. Yoghurt dalam toples biasanya tidak dihabiskan dalam sekali duduk, sehingga harus disimpan di kulkas. Sehingga tidak disarankan mencampur smoothies buah ke dalam yoghurt dalam jumlah besar jika tidak dihabiskan langsung.

 

Semoga membantu yaa….


Latifika Sumanti

Mom of two, long life learner. Part time blogger, full time mother. Beauty, health, and parenting enthusiast

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *