Assalamu’alaikum…

Bonjour everyone? Semoga selalu sehat ya. Karena kalau lagi kurang fit rasanya mau apa-apa jadi mager, sekalipun cuma gatal-gatal. Kulit yang kurang sehat memang sangat menganggu aktivitas. Bikin fokus jadi buyar. Orang lain pun melihatnya risih ‘Ni apa sih garuk-garuk? Ga mandi apa gimana?’

Errrrrr…..

😂😂😂

Padahal persoalan gatal-gatal ga selalu karena bakteri bercampur keringat sebab alpa mandi. Banyak sekali penyebab kulit gatal, bisa karena alergi makanan, alergi suhu, biang keringat, sensitif terhadap jenis bahan pakaian bahkan juga bisa karena bisa serangga seperti ulat bulu.

Begini Rasanya Punya Dermatitis Atopik

Di antara saya dan suami, qodarullah yang paling banyak punya masalah kesehatan kulit adalah saya. Mulai dari alergi makanan (kacang, udang), alergi suhu dingin (waktu kuliah), alergi debu, mudah sekali biang keringat, sampai kulit yang cenderung kering. 

Mungkin lebih enak didengar kalau kita pakai istilah dermatitis atopik saja ya daripada gatal-gatal, karena kesannya ‘kamu sih malas mandi‘. 😂

Qodarullah lagi, anak kedua saya sepertinya dapat warisan dermatitis atopik dari emaknya. Waktu lahir sudah kentara dia ada bakat eksim. Saat usianya masih hitungan hari pipinya merah-merah, nampak kering dan mengelupas. Ruam pipi kata orang. Saat usianya 1-2 tahun giliran kena ruam popok. Sekarang saat usianya 3 tahun, sedang aktif-aktifnya, biang keringat sudah jadi langganan sehari-hari. Lari sana-sini, naik ini-itu, banjir keringat, tak terkecuali musim hujan ini. Keadaan ini akan semakin parah jika dia termakan olahan laut yang kurang segar, padahal salah satu makanan kesukaannya adalah ikan. Maklum, di tempat saya tinggal letaknya di tengah-tengah Pulau Kalimantan, sehingga untuk mendatangkan hasil tangkapan laut butuh waktu berhari-hari.

Kalau sudah muncul si monster gatal begitu, sudah pasti tidurnya terganggu karena tangannya sibuk menggaruk. Kalau sudah sibuk menggaruk, kulitnya akan mudah mengelupas, tambah luka, tambah mudah infeksi. Karena biasanya kalau sudah gatal tangan tidak bisa ditahan untuk tidak menggaruk. Bahkan sampai tidak terasa berdarah. Baru deh kerasa hilang gatalnya karena berganti perih.

Huuuhf, saya baru paham ternyata begini toh perasaan ibu yang anaknya punya masalah dermatitis atopik.😩

Kalau siang tidak nyenyak tidur mungkin tidak terlalu bermasalah. Tapi, kalau tidur malam terganggu, duh, menurut saya koq itu sangat bermasalah. Tidur malam nyenyak sangat penting untuk perkembangan otak dan organ-organ lainnya yang sedang dalam masa pertumbuhan. Tentunya jika tidur malam terganggu, proses perkembangan dan regenerasi sel otak juga akan terganggu.

Kalau sudah terbangun karena gatal biasanya kami beri salep hydrocortison atas saran dokter. Tapi, seringnya tidak terlalu manjur. Tetap saja anak Hanzo, anak kedua saya, kulitnya merah dan gatal. Kalau sudah begitu terpaksa kami minumkan obat syrup Cetrizin (atas resep dokter juga). Baru kemudian gatal-gatalnya mereda dan dia bisa tidur kembali. 

Sebagai informasi, hydroctison yang kami gunakan adalah obat luar berbentuk cream (biasa disebut salep) dari golongan kortikosteroid topikal, yang meniru hormon alami yang dikeluarkan oleh kelenjar adrenalin untuk mengurangi respon imun berlebih seperti inflamasi. Sedangkan Cetrizin yang kami pakai adalah obat minum yang bersifat anti-histamin. Kurang lebih fungsinya seperti kortikosteroid.

Selain itu, ikhtiar kami juga adalah mencari sabun mandi yang cocok. Entahlah sudah berapa kali ganti sabun belum ketemu yang cocok, bahkan dengan klaim hypoalergenic. Sempat sekali ketemu yang cocok, ruamnya langsung reda. Tapi setelah botol kedua, ketiga, dst entah kenapa kambuh lagi.

Tapi, setelah menemukan obat topikal baru yang lebih manjur kami tidak lagi memakai kedua obat itu. Obat topikal ini pertama kali saya dengar dari teman blogger. Jujur, saya baru ini mendengar namanya. Lalu saya cobalah searching di Google terkait kandungannya.

Loh, ada Hyaluronic Acid?’

HA setau saya adalah bahan yang sering ada di skincare, fungsinya untuk menghidrasi kulit karena kemampunya mengikat air di udara. Jadi, bagaimana sebenarnya Atopiclair ini bekerja? 🤔🤔

 

Pengalaman Memakai Atopiclair

Setelah saya sempat baca-baca sedikit kemudian saya akhirnya memutuskan pesan via marketplace Atopiclair dalam bentuk cream. Hanya perlu menunggu 2 hari paket saya sampai. Tidak sabar rasanya mencoba memakaikan ke si bungsu yang kumat alerginya sejak makan udang 2 pekan lalu. atopiclair dan dermatitis atopik

Eh, alergi sampai 14 hari?

Entahlah saya juga kurang tau kenapa selama itu. Biasanya kalau alergi hilang dalam beberapa hari. Mungkin ditambah faktor suhu yang tinggi di musim hujan ini membuat udara pengap dan mudah berkeringat, sehingga alerginya kemudian memicu dermatitis atopik nya.

atopiclair dan dermatitis atopik

biang keringat yang dipicu alergi udang selama 14 hari. Kering, gatal tak tertahan, permukaan kulit kasar mengelupas

 

It was out my expectation. Gatal gatal nya langsung mereda dalam hitungan menit! Antara kaget dan takjub sendiri. Kulit memerah, busikan, kering plus gatal di dada, lipatan ketiak dan lengan perlahan memudar. Tekstur kulit dedek yang bergerindil sekarang mulai halus. Masya Alloh, senang banget akhirnya ketemu dengan obat atopik yang manjur. Alhamdulillah, begini rasanya kalau ketemu obat yang cocok ya. 

atopiclair dan dermatitis atopik

Gimana ga takjub dengan hasilnya. Sekali oles gatalnya reda. Ini hari pertama dan kedua, masih kasar tapi sudah ga gatal

Penasaran donk emaknya pengen membuktikan sendiri. Kebetulan juga punya biang keringat di lipatan lengan. Cuma di satu tempat tapi ya ampun ganggu banget. Kebayang dedek yang sampai kena di banyak tempat. Hiks.

Kulit sendiri, oles sendiri, liat hasilnya sendiri, takjub sendiri! Monmaap, bukan lebay tapi gimana donk beneran secepat itu hasilnya.💖

Kulit yang tadinya kasar, memerah, gatal, selang beberapa menit (ga sampai 3 menit kayanya) langsung berubah jadi halus, ga gatal lagi dan ehem, jadi terasa lembab dan lebih mulus. Sampai saya menulis reviewnya ini (sudah 5 hari sejak mencobanya) biang keringatnya ga muncul lagi. Tapi, untuk dedek, walau untuk gatal dan kemerahannya hilang dalam sekali oles, tapi tetap saja saya harus dioles sampai 3-5 hari baru keliatan mulai lembab. Jangan-jangan kulitnya selama ini sangat kering jadinya mudah kambuh dermatitis atopiknya ya.

Informasi Produk

Biasanya produk untuk kulit gatal mengandung steroid, ada yang dosis rendah dan ada yang dosis tinggi. Untuk yang dosis tinggi biasanya ada label huruf K dalam lingkaran berwarna merah yang artinya pemakaian harus dengan resep dokter. Sayangnya salep steroid ini diperjualbelikan bebas dan sayang seribu sayang lagi banyak disalahgunakan sebagai lotion pemutih. 

Hedeeeh! 🤦‍♀🤦‍♀

Tapi, tenang. Ternyata si Atopiclair ini tidak mengandung steroid sekalipun dalam dosis kecil, bahkan termasuk yang non-steroid. Sehingga sangat aman dipakai oleh bayi sekalipun. Mau intip kandungannya? Kali ada yang penasaran dengan bahan-bahannya seperti saya.

 

Komposisi Atopiclair Cream

atopiclair dan dermatitis atopik
 

Dari Instagram @atopiclair.id, dari bahan-bahan di atas ada yang berperan sangat penting dalam membantu mengurangi kekambuhan dermatitis atopik, diantaranya;

1. Hyaluronic Acid dan Shea Butter, menghidrasi kulit sehingga memabntu proses penyembuhan, membuat kulit lembab dan sekaligus memperbaiki fungsi skin barrier dengan cara melapisi kulit yang terluka

2. Vinitis Vinifera (ekstrak biji anggur), Telmesteine, Vitamin C & E: melindungi kulit melalui kerja antioksidan yang kuat

3. Glycyrrhetinic Acid, meredakan rasa gatal dan terbakar dengan segera melalui kerja anti pruritus  (anti gatal) dan anti inflamasi yang efektif yang mengurangi sensitivitas jaringan yang meradang

Dengan adanya bahan-bahan tersebut, tidak berlebihan jika Atopiclair cream mengklaim bahwa produk ini dapat 

Membantu mengurangi rasa gatal dan kulit kering✅
Menghidrasi kulit✅
Memelihara fungsi barrier kulit✅
Tanpa bahan pewangi✅
Hypoallergenic✅

 

Dosis

Dipakai 3x sehari sebagai obat oles 

Aturan Pakai

Oleskan tipis ke area kulit yang membutuhkan, kemudian pijat secara perlahan agar cream masuk ke dalam pori-pori kulit dan mempercepat proses perbaikan. 

dermatitis atopik

Kemasan tube

 

 

Atopiclair ternyata direkomendasikan oleh ahli kesehatan sejak lama dan cocok dipakai oleh orang dewasa, anak-anak bahkan bayi. Saya senang ketika mendapati komposisi cream ternyata tidak ada paraben, pewarna, dan pewangi. Karena bahan-bahan tersebut justru bisa jadi pencetus dermatitis atopik. 

 

Ohya, Atopiclair cream ini tidak mengandung susu atau bahan lain yang berasal dari hewan. Sehingga bagi yang muslim relatif sangat aman. Namun, karena produk ini mengandung shea butter, maka yang punya riwayat alergi dengan bahan ini harus konsultasi dengan dokter sebelum memakai. 

 

Sediaan Atopiclair

Sebagai informasi, Atopiclair punya sediaan dalam bentuk cream dan lotion. Creamnya tersedia dalam 2 ukuran; 40 mL dan 120 mL. Yang saya pakai sendiri dalam bentuk cream 40 mL. Perbedaannya selain dari tekstur adalah peruntukannya. Biasanya yang lotion cocok dipakai untuk dermatitis atopik yang sebarannya luas seperti di punggung atau dada. Sedangkan yang cream lebih kecil. Tapi, so far kami memakai Atopiclair Cream hasilnya sangat memuaskan. Alhamdulillah. Kulit ga hanya sembuh dari merah-merah dan gatal tapi juga lebih lembab, lebih halus, dan lebih sehat.✨✨✨

 

dermatitis atopik

Lotion (kiri) dan Cream (kanan)

***

Alhamdulillah akhirnya setelah sekian lama dipertemukan dengan cream ini, yang tidak hanya mengobati dengan baik tapi juga menyehatkan kulit dengan bahan-bahannya yang alami. Jadi, Atopiclair untuk obat gatal alias dermatitis atopik yay or nay? Sudah pasti, saya bilang yay, kenapa ga? Karena sudah membuktikan sendiri hasilnya.

dermatitis atopik

Hari ke-4 muluss. Alhamdulillah

Ok, sekian dulu pengalaman saya tentang dermatitis atopik dan pencarian obat yang cocok. Terimakasih sudah membaca ya. Semoga ananda diberi kesehatan selalu. Jangan lupa jaga kesehatan ya, Ma. 

Baca juga: Pengalaman anak terkena flu singapur


Latifika Sumanti

Mom of two, long life learner. Part time blogger, full time mother. Beauty, health, and parenting enthusiast

60 Komentar

Uli Hartati · Maret 26, 2020 pada 11:03 am

pengobatannya menyeluruh ya, keren ada salep yang praktis begini. Jadi no worry kalo ada gatal-gatal

Arenga Indonesia · Maret 26, 2020 pada 2:11 pm

Yang suka gatal-gatal karena alergi gak perlu mengkonsumsi obat ya mbak. Mamin juga suka gatal gak puguh. Digigit nyamuk saja bikin kulit bentol-bentol kayak orang malas mandi. Dengan AtopiClair, jadi ada solusi nih bagi gatal yang suka menggangu. Pakainya juga mudah, dioleskan, jadi lebih aman ketimbang mengkonsumsi obat antialergi

Nchie Hanie · Maret 26, 2020 pada 4:32 pm

Waah Atopiclair ini emang wajib nongki di kotak P3K buat nemenin buibu kalo anaknya lagi kumat dermatitis atopiknya ya.
Eh, iya langsung mulus ya , dek!

Didik · Maret 26, 2020 pada 4:55 pm

Wah saya harus coba obat ini. Akhir-akhir ini suka gatal-gatal juga. Perlu resep dokter atau dijual bebas mbak? Kadang suka cocok2an sih obat seperti ini.

    Latifika Sumanti · Maret 29, 2020 pada 2:11 am

    Jual bebas Pak, karena bukan termasuk obat keras

Widyanti Yuliandari · Maret 26, 2020 pada 8:39 pm

Wah, ini gapake steroid ya ternyata. Bisa nih buat persediaan ibuku yg kadang suka gatel

Efri Deplin · Maret 27, 2020 pada 3:08 am

Karena sedang wabah Covid-19 auto hand sanitizer saja bawaan saya pas ngebaca judul artikelnya kak, btw karena bahannya alami jadi yakin crem ini cocok untuk semua jenis kulit begitu kak?

    Latifika Sumanti · Maret 29, 2020 pada 2:11 am

    Bagi yg alergi shea butter harus konsul dokter Mba

Rosanna Simanjuntak · Maret 27, 2020 pada 7:15 am

Bisa jadi referensi ini buat dermatitis atopik.
Non steroid, Cek!

Masalahnya, tinggal harganya, kayaknya ya.
Harga ningrat!

Tapi, memang cocok sih ya dengan klaimnya.
So, pilihan ada di kita 🙂

NurulRahma · Maret 27, 2020 pada 8:10 am

Aman dipakai anak2 juga ya.
Jadinya tenang banget kalo ada Atopiclair di kotak P3K ya
Masalah gatal2 terpecahkan

NurulRahma · Maret 27, 2020 pada 9:16 am

Harus nyimpen Atopiclair ini di kotak obat ya.
karena gatal2 bisa disebabkan banyak faktor sih.
kalo di Surabaya, suhunya panas dan lembab.

Rach Alida · Maret 27, 2020 pada 10:08 am

Dengan adanya atopiclair ini ngebantu banget ya mba. Bisa atasi juga jauh jauh deh kulit nggak nyaman mba. Aku belum punya tapi kayaknya harus nyetok yaa

Keke Naima · Maret 27, 2020 pada 11:15 am

Saya kalau alerginya udah kambuh bisa lumayan lama sembuhnya. Gak berasa nyaman banget di kulit karena gatal. Memang harus sedia obatnya

Mutiara Sy · Maret 27, 2020 pada 11:32 am

Tetap hati-hati dalam pemakaian produk ya Kak. Karena ga semua orang cocok sama suatu produk ☺.
Apalagi untuk anak-anak, harus jeli dan hati-hati banget. Kulit mereka masih sensitif dibanding orang dewasa.

Dian · Maret 27, 2020 pada 11:34 am

Atopiclair ini juga bisa buat biang keringat ya mbak? AnKku sering kena biang keringat, maklum surabaya panas

Wian · Maret 27, 2020 pada 3:36 pm

Atopiclair juga bisa ya untuk alergi? Masalah kulit di anak-anakku yang sering muncul ya alergi ini. Entah apa penyebabnya. Berarti harus sedia atopiclair nih ya di rumah.

Nurul Fitri Fatkhani · Maret 27, 2020 pada 10:10 pm

Waah, atopiclair ampuh juga ya. Hanya dengan sekali oles langsung bisa menghilangkan gatal-gatal.

Nanik Nara · Maret 27, 2020 pada 10:41 pm

Ngeri ya kalau garuk-garuknya sampai berdarah, saking gatalnya dan udah digaruk masih aja terasa gatal.
Punggung anak bungsu saya juga sering gitu, gatal terus timbul warna kemerahan dan kadang ada bintik-bintik kecil. Saya harus sedia atopiclair nih buat berjaga-jaga klo sewaktu-waktu si bocah ngeluh punggungnya gatal

Dian Restu Agustina · Maret 27, 2020 pada 11:45 pm

Mbak Fika, aku familiar sekali dengan nama obat-obat pereda gatal atau alergi yang disebutkan di atas. Karena suami dan anakku juga penderita dermatitis atopik ini. Maka, punya Atipiclair di rumahku memang wajib hukumnya

Bambang Irwanto · Maret 28, 2020 pada 7:26 am

memang kalau punya alergi itu tidak mengenakkan ya, Mbak. termasuk harus sekuat tenaga ingin makan makanan yang dipantang. Nyoba dikit, langsung gatal. Digaruk malah luka.
Untunglah Mbak Fika sudah menemukan solusinya. Otopiclair dalam krim dan lotion ya, Mbak. Bisa juga dibawa ke mana-mana.

Dedew · Maret 28, 2020 pada 8:00 am

Alhamdulillah, bahagia ya menemukan salep yang cocok, sedih kalau bocah gatal-gatal gitu, tidur jadi ngga nyenyak ya..

Muhammad Rifqi Saifudin · Maret 28, 2020 pada 10:16 am

Penyakit dermatitis atopik ini ternyata udah bisa keliatan mulai anak kecil ya bun. Dalam memilih obat apalagi buat anak kecil memang harus benar-benar dipilih ya, aku jadi ingat sekarang aku jadi alergi paracetamol sama obat antiinflamasi non-steroid, mungkin gara-gara dulu sering make gak pake resep apa gimana. Semoga obat ini bisa bikin dermatitis atopik reda ya bun

Eni Martini · Maret 28, 2020 pada 10:38 am

Seneng banget klo hasilnya bisa mulus gitu. Karena aku ngerasain banget klo Binar lagi merah bruntusan, garuk-garuk rewel dan ngeri infeksi klo kena bakteri

Lidha Maul · Maret 28, 2020 pada 10:39 am

pernah diresepin obat kulit yang steroid, efeknya bgus diawal, setelah lama gak dipake, bekasnya bisa muncul dan kulit kusam lagi hehehe. Harus saya ingat atopiclair ini, buat jaga-jaga

Ovianty · Maret 28, 2020 pada 1:46 pm

Memang ya buat kulit sensitif seperti bayi itu harus hati-hati. Untung ketemu sama obatnya yang cocok. Jadinya si dedek bisa diobatin kulitnya, bahannya juga alami, jadi aman dan nyaman ya

Ovianty · Maret 28, 2020 pada 1:52 pm

Punya bayi kulitnya sensitif, butuh obat gatal yang berbahan alami seperti Atopiclair biar kulitnya mulus dan halus. Senangnya dedek bayi gatal-gatalnya hilang, jadi nggak rewel lagi yaaa..

Mei Wulandari · Maret 28, 2020 pada 3:24 pm

Kalau kena dermatitis emang ngeselin ya mbak, apalagi yang kena adalah buah hati kita pas lagi aktif-aktifnya. Mana kadang biang keringat begitu atau alergi kan kasihan jadinya.
Aku dah dengar atopiclair ini, banyak yang rekomen soalnya buat si kecil bye gatal dan merah hehe

Niken Nawang Sari · Maret 28, 2020 pada 7:31 pm

Pas banget nih lagi butuh info lotion atau krim untuk dermatitis atopik. Anak saya soalnya akhir-akhir ini sering gatal-gatal kemerahan di lipatan kulit dan ternyata dermatitis atopiknya kumat lagi. Habis baca artikel ini, saya jadi mau ke apotek beli Atopiclair ah.

Husnul Khotimah · Maret 28, 2020 pada 7:58 pm

Saya punya alergi kayak gini nih, gak nyaman banget kalo sedang kambuh karena kena makanan laut atau terasi. Sudah ada di apotek ya mbak?

    Latifika Sumanti · Maret 29, 2020 pada 2:34 am

    sudah ada Mba, beberapa, belum tersalur merata, jadi saya beli online kemarin

Leyla Imtichanah · Maret 28, 2020 pada 8:13 pm

Samaan nih dengan suami dan anakku. Punya alergi juga. Beneran harus bawa obat gatal ke mana-mana ya kalo gak mau report tiba-tiba mengeluh gatal. Untung ada Atopiclair.

Diah Agustina Wulandari · Maret 28, 2020 pada 8:50 pm

Aku sama anakku punya riwayat dermatitis mbak, kebetulan banget aku lagi kambuh sekarang sampai gak kuat nahan gatalnya. Seperti nya aku pengin coba produk atopiclairnya kak

hani · Maret 28, 2020 pada 9:15 pm

Kasiaaan kalau bocil biang keringat, pasti terganggu banget yah. Anakku dulu ya biang keringat gitu waktu masih tinggal di Jakarta. Waktu itu adanya bedak dingin, belum ada Atopiclair. Makasih sharingnya, harus sedia ini di lemari obat, untuk jaga-jaga

Aswinda Utari · Maret 28, 2020 pada 9:28 pm

Sudah cobaaa… Dan luar biasa efeknya langsung berasa. Bukan cm buat kulit ruam n kemerahan. Tp juga worked banget buat kulit kering n mengelupas. Langsung terhidrasi gitu mb fik..

Lina W. Sasmita · Maret 28, 2020 pada 9:56 pm

Ternyata ada kandungan yang menghidrasi kulit ya. Jadi bisa tetap lembap walaupun sedang dalam masa pengobatan.

Nova Violita · Maret 28, 2020 pada 9:58 pm

Anak ku beberapa kali gatal area telapak kanan dan telapak kaki…kemudian kering dan mengelupas..mungkin alergi makanan.

Cuma selama ini ku biarin aja ..ntar sembuh sendiri..

Tapi pas baca ini kayaknya aku perlu simpan buat jaga2.. kalo gatal lagi..

Nunung · Maret 28, 2020 pada 9:59 pm

Mbak aku juga alergi dan sering gatal-gatal. Kayaknya harus coba Atopiclair ini deh. Semoga di apotek dekat rumah ada ya

    Latifika Sumanti · Maret 29, 2020 pada 2:32 am

    ga juga Mba, di apotik saya di Kalimantan ga ada. Beli online ini kemarin

April Hamsa · Maret 28, 2020 pada 11:12 pm

Paling kasian kalau anak gatal2 gtu ya mbak soalnya anakku juga ada atopik gtu sejak bayi malah apalagi klau ada makanan yang keliru dimakan atau cuaca ekstrem.
Emang kudu sedia semacm lotion atau krim oles gtu ya utk meredakan gatalnya tapi pastikan aman utk pemakaian jangka panjang kek Atopiclair ini

aldhi Fajar · Maret 29, 2020 pada 1:10 am

Ini bisa buat kaligata ya, eh kaligata apa ya bahasa indonesianya. Dulu klo alergi gini aku sukanya pake bedak yang punya kandungan anti gatal. Butuh persdiaannya nih untuk jaga2 buat ank2 juga aman. 🙂

Ari Santosa Pamungkas · Maret 29, 2020 pada 2:50 pm

Wah informasi ini apik… Atopiclair ini berarti bisa digunakan sebagai pengurang gatal akibat alergi ya mba? Aku sering ni gara-gara udara dingin jadi gatal ni kulit tanganku.

Irena Faisal · Maret 29, 2020 pada 9:03 pm

Aku pernah beli atopiclair cream waktu si kenzo bayi. Ampuh itu buat diaper rash nya mbak 🙂

Lina W. Sasmita · Maret 29, 2020 pada 11:29 pm

Baru ingat juga ternyata kulit memiliki lapisan-lapisan yang dikenal dengan skin barrier yang melindungi satu sama lain dan menjaga kelembapan kulit. Kalau penggunaan obat oles di kulit tetap bisa menjaga kelembapan skin barrier ini berarti memang obatnya bagus.

    Latifika Sumanti · Maret 30, 2020 pada 12:26 am

    Benar sekali Mba, makanya aku senang banget pas tau produk ini gacuman tentang redakan rasa gatal, tapi juga memperbaiki skin barrier yang mana utk kasus dermatitis emang rawan rusak

Dahlia Siregar · Maret 30, 2020 pada 6:45 am

Alhamdulillah yg di rumah gak ada yg alergi sih. Tp ini jd noted mana tau ada yg butuh bisa dikasih info ini..semoga mbk dan anaknya tetap sehat selalu ya

Raya Akaputra · Maret 30, 2020 pada 8:41 am

Cuaca nda jelas kaya sekarang ini memang sering bikin gatal-gatal tiba tiba muncul di tempat tertentu. Liat produknya kok keren banget kak, bisa reda dalam beberapa menit

    Latifika Sumanti · April 5, 2020 pada 4:02 am

    Benerr, alhamdulillah kalo di saya emang hitungan menit saja reaksinya

Apura · Maret 30, 2020 pada 2:23 pm

Penasaran pengin nyobain. Anakku keduanya atopik. Biasanya pakai salep racikan dokter cepat mulusnya. Tapi harganya lumayan. Ikhtiar pakai hydroctison kayak gak sembuh-sembuh gitu.

Bimo Rafandha · Maret 30, 2020 pada 2:26 pm

Wah cocok banget ini buat sepupu yang emang mengalami gejala tersebut. Kayaknya bakal aku rekomendasikan.

Blogger Medan - Ririn Wandes · Maret 30, 2020 pada 2:34 pm

Saat banyak mengalami alergi memang sudah pasti gak nyaman yah mbak. Saya pun tipe yang suka gatal pada tangan saat salah makan gitu. Boleh juga dicobain nih Atopiclair nya yah biar mengurangi rasa gatal di jari-jari.

nyi Penengah Dewanti · Maret 30, 2020 pada 2:45 pm

Atopiclair ini aku baru tahu soal obat gatal ini, buat anak-anak jadi mereka aman ya Mba
kadang ngeliat keponakan yang gatal ampe merah-merah gitu kasihan. Alhamdulillah sekarang sudah ada atopiclair

Marita Ningtyas · Maret 30, 2020 pada 2:54 pm

Sedih memang kalau anak gatel begini ya… tidur juga pasti jadi nggak tenang. Untung udah ada atopiclair ya? Jadi bisa bebas gatal dengan lebih cepat.

Nengsi · Maret 31, 2020 pada 7:03 pm

Aku gatalnya karena alergi kak. Ikan laut, mie, kacang. Sekarang sedang masa pengobatan. Kayaknya obat ini bukam buat alergi ya?

Monica Anggen · April 23, 2020 pada 10:12 pm

Aku punya alergi dengan keringat sendiri, jadi tiap keringatan mesti deh langsung gatal-gatal gitu. Atopiclair cukup membantu banget lho untuk mengatasi gangguan kulit dan meminimalkan kerusakan jaringan kulit juga akibat garuk-garuk pas lagi tak sadar. Buat yang suka alergi gatal gitu, perlu simpen salep ini

Punto Wicaksono · April 30, 2020 pada 5:54 pm

Oh emang obat gatal itu ada yang mengandung steroid yah? wah informasi yang menarik nih. Aku pribadi sih ga da alergi, tapi ini jadi obat yang cocok buat istriku kalo pas keringetan bisa langsung gatal-gatal gitu deh..

Cory Pramesti · Mei 10, 2020 pada 8:27 pm

Ebuset, aku auto nyatet nama obatnya. Atopiclair. Pernah waktu itu temenku sekosan gatel2 kek gini. Karena panik kirain penyakit menular, aku sampe gak tidu kosan, gataunya bisa ilang/ memudar dalam sekejab ya kak kalo pake Atopiclair.

    Latifika Sumanti · Mei 11, 2020 pada 8:23 pm

    cusss Mba, hehe

Pengalaman Flu Singapura pada Anak dan Penanganannya - Bonjour Fika · Mei 10, 2020 pada 8:15 pm

[…] Baca juga: Obat salep untuk gatal aman untuk anak, non steroid […]

Anyang-anyangan atau Batu Ginjal? - Bonjour Fika · Mei 12, 2020 pada 5:43 am

[…] Baca juga: Obat gatal salep Atopiclair, non steroid […]

Anak Sehat & Manfaat Bermain di Luar yang Perlu Diketahui - Bonjour Fika · Mei 14, 2020 pada 3:33 am

[…] juga: Atopiclair, obat salep gatal non steroidPenelitian dari ChildWise Institute yang berbasis di Inggris mengatakan bahwa anak zaman sekarang […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *