Health Talk Science Talk

Merasa Cepat Lapar Saat Hujan. Tanya Kenapa?

Assalamu’alaikum…

Masih musim hujan kan ya? 🌧️

Kalo lagi hujan ada yang suka duduk di jendela ga?

Kalau kalian lagi menyaksikan hujan langsung ingat apa??  Hah?? Ingat mantan?? πŸ˜†

Kalo saya malah ingat makanπŸ˜›. Entah kenapa kalo hujan turun deras bawaannya mau makan aja, mulut rasanya pengen ngunyah mulu, pokoknya jadi lebih serakah daripada biasanya, dan selalu berharap di kulkas tersedia ‘tim rescue’ pemadam kelaparan alias cemilan, muahaha.

Ngomongin hujan saya jadi ingat nih, hari Rabu yang lalu seharian diisi mendung kelabu dan disertai hujan tentunya. Saya yang sudah sarapan pagi itu, kembali makan lagi padahal hari belum genap siang. Merasa belum cukup kenyang saya lantas membuat mie Aceh ala-ala kesukaan saya. Sudah 3x makan berat ditambah cemilan apakah saya kenyang? Sayangnya belum, bahkan bayangan  burger langganan milik teman saya menari-nari dengan indahnya di kepala πŸ”πŸ™„.

Oh, lapar… kenapa dirimu awet sekali, seawet hujan ini….

Kalau kalian gimana? Suka lapar juga ga?

Kalian penasaran kenapa bisa selalu merasa lapar saat hujan?? Saya sih penasaran πŸ€”

Ternyata kondisi lapar dan ingin makan kala hujan turun itu bisa dijelaskan loh secara medis. Dan berbekal jurus abad millenial akhirnya saya mengetahui sebab musababnya.

Berikut 2 faktor penyebab utama kenapa kita cepat merasa lapar saat hujan;

1. Ketika hujan praktis membuat suhu udara menjadi turun, dari yang biasanya sekitar 20 –  25Β°C menjadi di bawah angka itu, akibatnya turut juga mempengaruhi suhu tubuh.

Sudah menjadi sebuah mekanisme-tubuh-normal jika terdeteksi adanya penurunan suhu maka tubuh akan menaikkan suhunya.Proses menaikkan suhu inilah yang mengakibatkan peningkatan metabolisme tubuh dengan cara membakar lebih banyak cadangan lemak agar tubuh tetap dalam kondisi hangat. 

Kompensasinya?  Tubuh akan meminta energi tambahan karena telah terjadi peningkatan metabolisme itu. Alhasil, kita akan merasa lapar dan ingin makan.

Nah, sekarang sudah ga heran lagi kan ya, kenapa kalo hujan selalu keingetan mamang bakso dan mamang mie ayam, hahaha. Tapi, kalo hujan gimana mau beli? Daripada basah-basahan mending coba bikin sendiri, gih. Lumayan modal beli 1 porsi dapat 2 – 3 porsi.

Baca juga: Resep Mie Ayam Ala Dapur Emak

Tapi, jika ingin mengurangi rasa lapar yang ditimbulkan (ceritanya diet 😝) kalian bisa gunakan jaket atau sweater atau memanaskan diri di depan perapian. Insya Alloh bapernya berkurang, eh lapernya maksudnya.

Jadi, terjawab juga ya kenapa setiap selesai berenang bawaannya laper banget dan pengen makan?

OK, lanzuut…

2. Saat hujan turun artinya matahari tertutup awan. Kondisi ketiadaan matahari memicu penurunan kadar serotonin.

What is the serotonin?

Serotonin adalah sebuah zat neurotransmitter yang ada di otak dan sistem pencernaan. Tugasnya adalah pemberi rasa nyaman dan tenang. Kekurangan zat ini bisa menimbulkan depresi. Nah, salah satu hal yang bisa membuat serotonin berkurang dalam tubuh yaitu saat kita kurang terpapar sinar matahari. Dan di saat usaha menaikkan kadar serotonin dengan berjemur adalah suatu hal yang mustahil, maka cara lain yang sangat mungkin adalah dengan makan.

Hallo, kenalkan ini yang bikin kamu bahagia “Gugus Serotonin” 
Sumber: Wikipedia 

Ya, dengan makan kita bisa meningkatkan kadar zat serotonin.

And it’s also why orang yang lagi kebanyakan pikiran aka stress biasanya makannya jadi ga terkontrol karena tubuh mereka sedang berusaha untuk meningkatkan serotonin yang sedang jatuh.

Apakah dampak kekurangan zat neotransmitter ini hanya masalah lapar? Ternyata lebih dari itu loh. Tau kan sama insiden yang terjadi dengan salah satu anggota Shinee? K-Popers pasti tau lah ya (etapi, saya bukan πŸ™ˆ), suicide because of depresion.

Depresi karena tekanan hidup, bisa jadi, karena gaya hidup orang-orang Korea memang selangit cuy. Yes, saya sudah pernah bahas di tulisan sebelumnya tentang rumus gaya hidup dan tekanan hidup.

Baca juga: Rumus Fisika dan Hukum Alam

Ada lagi depresi lain yang menjadi alasan kematiannya yang diungkapkan oleh para psikolog. Dari yang saya baca, ada yang dikenal dengan SAD alias Seasonal Affective Disorder atau gangguan mood karena pergantian musim, dan cenderungnya terjadi pada musim salju.

Depresi karena musim? Koq bisa?

Pada saat musim salju praktis tidak akan terkena paparan sinar matahari, kan? Dan itu membuat zat serotonin, pembuat mood bahagia, menjadi turun drastis. Akibatnya orang menjadi malas, murung, bingung, dan rentan depresi.

Eh, ternyata ada ya depresi karena perubahan musim…

Kita pikir enak kan ya tinggal di negara bersalju, bisa main salju, seluncuran di salju, dll, ternyata mereka justru ga melulu bahagia loh liat itu semua. So, must be thankful kita tinggal di negeri khatulistiwa, kulit sawo matang tak apa yang penting bahagia πŸ˜„.

Selain makan apalagi ga yang bikin serotonin ini naik?

Ada, ternyata pijat juga bisa meningkatkan kadar zat ini loh. Makanya, yang kebiasaan pijat biasanya memang ketagihan pengen pijat kan?

Apalagi? apalagi yang bikin serotonin naik?

Yaa apalagi kalo bukan terpapar sinar matahari, si pemicu utamanya. Maka, ga heran kalo anak kecil sukaaa banget kalo liat pintu rumah kebuka, pengennya main di luar aja. Nah, emaknya juga, rentan stress kalo di rumah mulu kan? Katanya bawa piknik kalo stress, ternyata relevan dengan kinerja neurotransmitter pembawa bahagia ini.

Oh, begituu…. jadi seperti ituu πŸ˜….

🌧️🌧️🌧️

OK, temans, sekarang sudah jadi lebih tau ya sama kerja tubuh sendiri.

Mungkin sampai di sini tulisan saya kali ini.  Makasih banyak bagi yang sudah meluangkan membaca dari awal sampai akhir, dari ngomongin hujan sampai nyuruh piknik (apa hubungannya πŸ˜…). Semoga bisa menambah wawasan yaa πŸ€—

(Visited 4 times, 1 visits today)

0 thoughts on “Merasa Cepat Lapar Saat Hujan. Tanya Kenapa?”

  1. Wahhh, aya baru tau tentang hal ini mba, ternyata memiliki banyak pengaruh yaaa. Aya juga suka banget kalau mau di luar, berasa bebas kaya Dede" οΏ½οΏ½

  2. Nah, baru tahu nih Mbak Fika aku. Tertarik banget sama serotonin yang keberadaannya tergantung sama sinar matahari. Alhamdulillah ya kita tinggal di negara tropis, selalu ada matahari hampir lebih dari setengah tahun. Pantas, kalau cerah orang2 juga jadi ceria.

  3. Wah saya baru tau mba, ternyata memang ada ya alasan ilmiahnya antara hujan dan bawaan pengen makan mulu, hahah… Si serotonin itu mesti diumpetin dulu biar nggak bikin bawaan laper.

  4. Ngomongin sindrom SAD itu aku jadi ingat almarhum Jonghyun Shinee, yang katanya selama musim panas bakalan ceria, tapi musim dingin jadi gloomy. Entah benar atau tidak isunya, tapi ternyata suhu itu emang besar ya pengaruhnya:(

    Btw, kayaknya kalau aku nanti bisa ke Swiss atau negeri yang bersalju (dan dingin pastinya) kerjaanku bakalan makan terus nih, Mba. Di Malang aja hobiku makan nih πŸ˜€

  5. Aku jarang sih merasa lapar saat hujan. Karena saat menjelang hujan biasanya udah bersin-bersin sampai lemes. Terus pas ujan turun sesek napas. Jadi enggak mikirin laparnya.
    Tapi kalau ditawari mie rebus saat hujan, aku enggak pernah nolak kok.

  6. Wahhh, Mba Fika aku baru taulohh ternyata ini ya penyebabnya kalo hujan sering lapar. Hahaha

    Makasih mba pengetahuannya, bermanfaat sekali menjawab rasa penasaranku jugaaaa. hihihi

  7. Hahaah saya banget mesti laper kalau hujan atau pas dingin, rasanya kalau ada bakso enak gtu hehe.
    Iya kita suka liat salju krn di negara kita gak ada, tapi kalau yg sering liat salju mungkin jg suka liat matahari terik πŸ˜€

  8. Pas lagi hujan-hujan suasana dingin dan sendu, seringnya teman-teman kantor ngajak makan bakso, makan mie kuah pedas, atau makan yang anget-anget deh pokoknya. Hehehe. Mantep banget. Saya yang lagi diet pun kadang gagal diet hehehe. Btw, terimakasih mbak ulasannya soal tubuh kita. Informatif banget buat saya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *