Pengalaman Menggunakan Flip dan Melakukan Refund

Pengalaman Menggunakan Flip dan Melakukan Refund – Bismillah….

Perkenalan saya dengan Flip terjadi beberapa bulan lalu, saat saya -sebut saja belajar- jualan online. Walaupun beberapa transaksi dilakukan di marketplace tapi sebagian besar juga dilakukan secara langsung terutama kepada reseller.

Dengan niat memudahkan para partner, saya memutuskan untuk menginstall Flip, sebuah aplikasi membantu transfer antar bank tanpa dikenai biaya admin.

Dan terhitung dari Oktober 2020 sampai Februari 2022, saya bisa menghemat sekitar Rp 2 jutaan biaya admin antar bank. Huehehehe. Lumayan kan? Walaupun sekarang sedang istirahat jualan online, aplikasi ini tetap terpakai, banget.

“Emak-emak gitu lhooh, 6.500 aja diembat dihemat”

(Drama) Mendaftar Flip

Senang memakai tapi tidak senang ketika mendaftar.

Sebenarnya jauh sebelum saya menuliskan ini, 4 tahun lalu adalah pertama kali saya mendaftar. Tapi karena tidak kunjung di-acc pihak Flip, saya pun menyerah. Berbeda dengan 2 tahun lalu, tepatnya Oktober 2020, mau tidak mau saya harus mencoba lagi. Dan ternyata masih susah di-acc. (Salah aku apaaa??)

Akhirnya saja ajukan complain lewat email. Padahal niat saya awalnya cuma mau ngomelin pihak Flip, kenapa mau bikin akun aja sesusah itu. Pendek cerita, setelah saya luapkan kekesalan lewat admin Flip via email akhirnya mereka mau bantu saya untuk acc akun.

Gak tau ya koq di saya ribet, mungkin di orang gampang-gampang aja. Apa karena saya gaptek? Hahaha.

Intinya sebenarnya ketika mendaftar, perlu memasukkan foto kartu KTP dan kartu NPWP dan menyamakan dengan foto kita yang sekarang. Kalau saya karena gak punya NPWP jadi pinjam punya pak suami. Mungkin di sana yang bikin susah di-acc. Who knows…..

Kesan Menggunakan Flip

Terlepas dari keribetan Flip tersebut, saya adalah salah satu pelanggan yang sangat terkesan dengan aplikasi ini. Karena diawali dengan ketidaknyaman di awal saat mendaftar dan setelahnya pun masih merasa masih gak yakin, kayak “Eh, ini aplikasi bener gak sih? Amanah gak sih? Uangnya sampai gak sih? Masa gratis? Mereka dapat untung darimana?” dan pikiran skeptis lainnya.

Tapi yang makai sudah banyak banget dan juga terdaftar di OJK. Kayaknya gak mungkin uang trasnferan kita gak sampai. Jadi, udah ah saya tepis aja keskeptisan itu. Emang ya, kalo belum nyoba overthingking nya besar banget, karena setelah dijalani eh, masya Allah…membantu banget untuk saving 6.500 tiap transfer.

Ada Kode Unik

Jadi ya Teman-teman, sebelum kita transfer antar bank, kita perlu mendaftarkan dulu rencana transferan kita ke aplikasi Flip. Nanti kita akan mendapatkan invoice berupa kode unik untuk itu sebagai penanda transferan kita dengan transferan orang lain. Kode unik itu ditambahkan ke nominal uang yang akan ditransfer.

Jadi stepnya sebagai berikut;

Buka aplikasi -> Klik fitur Transfer -> (Jika baru pertama) klik Tambah Tujuan Baru -> Pilih Bank tujuan -> masukkan nomor rekening -> Lanjut isi nominal -> Lanjut ke Metode Pembayaran -> Pilih bank kita -> Lalu muncul invoice untuk transferan kita beserta kode unik di belakang nominal dan nomor rekening Flip di bank yang sama dengan kita.

Nanti akan dapat invoice seperti ini

Kode unik ini nanti akan dikumpulkan dan bisa ditukarkan ke pulsa. Tapi saya belum pernah melakukannya jadi belum bisa menuliskannya.

Baca juga:

5 Menit Membuka Blokiran M-Banking Muamalat

Proses Kurang Dari 10 Menit

Setelah dapat invocie berupa nominal yang harus dtransfer (nominal asli+kode unik) dan rekening bank Flip (tentunya bank yang sama dengan kita yang mentransfer), maka yang kita lakukan adalah melanjutkan transfer dari mobile banking kita. Setelah kita selesai transfer, balik lagi ke aplikasi Flip untuk mengonfirmasi bahwa kita sudah transfer, agar uang yang sudah masuk ke rekening mereka diteruskan ke bank Flip yang sama dengan penerima, lalu dilanjutkan ke rekening penerima.

Proses ini memakan waktu sekitar 10 menit, namun seringnya lebih cepat dari itu. Jika lebih dari 10 menit, biasanya ada masalah saat proses konfirmasi. Biasanya salah kode unik atau lupa memasukkan kode unik. Saya pernah beberapa kali mengalami ini waktu belum terbiasa. Tapi sekarang kebanyakan karena teman-teman saya yang lupa memasukkan kode unik karena mereka gak paham soal Flip, jadi gak ngeh kalo kode unik itu wajib.

Terus, gimana donk kalo gak masuk uangnya? Tenang, kita bisa lakukan refund karena ada fiturnya di dalam aplikasi ini. Bagaimana caranya? Nanti akan saya bahas.

Bisa Transaksi E-Wallet

Dulu sih gak ada, tapi sekarang sudah bisa mengisi e-wallet alias dompet digital. Tercatat OVO, GoPay, ShopeePay, DANA bisa isi ulang lewat Flip.

Ada Fitur Bantuan

Kalau masih belum paham, kalian bisa coba-coba sendiri sambil jalan dan bisa manfaatkan fitur Bantuan di Flip. Fiturnya ada di bagian bawah sejajar dengan tombol Transfer di “homepage”. Bantuannya bisa berupa tutorial tertulis atau chat langsung dengan adminnya. Sejauh ini yang saya rasakan, pelayanan dari admin sangat membantu sekali. Adminnya juga ramah dan gak ada yang ketus karena terpancing customer yang panik (masalah duit kan, jadi rada-rada panik ya Bund kalo ada apa-apa).

Pelayanan Sampai 24 Jam

Sistem Flip biasanya beroperasi sampai pukul 20.00. Tapi sekarang nampaknya mereka meningkatkan kinerja sistem mereka sampai 24 jam untuk seluruh bank. Namun untuk pelayanan refund mereka hanya membatasi hingga pukul 20.00. Mungkin, sistem trasnfer sudah pakai robot alias AI, tapi bantuan tetap memakai jasa manusia.

Hanya Berlaku antar Bank Nasional

Oh iya, ini juga perlu kalian tahu ya, bahwa Flip hanya available pada bank-bank nasional saja. Sedangkan bank daerah saat saya menuliskan ini belum ada. Bank daerah itu misal; Bank Kalsel, Bank Kalteng, dll.

Ohya, Flip ini cocok dipakai untuk transfer via mobile banking (aplikasi bank di hp) dan ATM. Tapi tidak bisa dilakukan di BRI Link. Saya sudah pengalaman beberapa kali, teman saya mentransfer lewat BRI Link dan uangnya gak masuk. Ya gimana mau masuk, BRI Link gak bisa transfer dengan nominal puluhan rupiah, padahal kode unik nya rata-rata ya 2 digit di belakang alias puluhan rupiah. Pengguna BRI Link pasti paham ini, mana mungkin masih ada uang koin segitu kan yak. Wkwk.

Terus gimana yang kemarin pakai BRI Link? Ya refund lah, walau proses refund nya sungguh sangat ribet sekali. Padahal kalo refund dengan ATM atau mobile banking gampang banget. Jadi sekarang kalau mau nerima transferan dan kita membuatkan flip nya untuk orang itu, perlu ditanyain dia pakeknya apa? M-banking atau ATM, oke. BRI Link, nope!

Bagaimana Proses Refund

Jadi, gimana proses refund jika uang tidak masuk?

Tenang, aplikasi ini sudah mengantisipasinya, sehingga setiap customer bisa melakukan refund. Fitur Refund ada di halaman pertama aplikasi bagian kanan tengah. Ajukan refund dengan memasukkan bukti transfer (yang salah, yang gak sesuai dengan invoice yang sudah dibuatkan Flip). Lalu masukkan data-data berupa; tanggal transfer, jumlah refund (sesuai bukti transfer yang salah tadi), dan rekening refund (si pengirim dana). Lalu, kita klik Kirim Permintaan Refund.

Kolom yang harus kita isi ketika mau melakukan Refund

Jika data yang kita masukkan benar, paling lambat pukul 20.00 uang yang tidak bisa diproses itu akan kembali ke si pengirim dana, entah kalian atau teman kalian.

Sudah, gitu saja koq. Alhamdulillah saya kenyang masalah refund ini dan uangnya bener balik ke si pengirim dana. Masya Allah.

Kalau sudah sukses refund mau trasnfer via Flip lagi bisa banget. Pakai invoice yang awal tadi aja. Jangan lupa masukkan kode uniknya ya. Wajib banget.

Transfer yang bisa dilakukan via Flip ini bisa: pengirimnya dari kita (yang punya akun Flip) atau menuju ke kita (pengirimnya dari orang yang gak punya Flip). Jadi dengan ini kita bisa menghemat untuk diri kita sendiri dan juga membantu orang agar bisa menghemat juga. Membantu sekali. bukan? Total selama 1,5 tahun ini saya hemat 2 jutaan lebih. Koq tahu? Iya, Flip mengakumulasikannya untuk kita, jadi kita tahu seberapa hemat kita dengan Flip. Masya Allah. Bagi kalian yang ingin mencoba Flip bisa langsung ke sini aja.

Sudah hemat sebanyak 2.266.900 lho. Dan Saldo Flip 24ribuan itu bisa dipakai buat mengisi pulsa, ceunah

***

Koq Bisa Gratis, Sih?

Karena ternyata mereka punya rekening di semua bank nasional. Sehingga nanti uang kita akan ditransfer lewat rekening di bank yang sama dengan kita, lalu penerima akan menerima transferan yang sama dengan rekening flip di bank yang sama. BIngung? Coba liat alurnya lewat gambar di bawah

Ok, Teman-teman…. sepertinya sudah cukup ulasan saya kali ini. Semoga membantu kalian ya. Terimakasih sudah membaca.

Leave a Comment