Review Jujur Serum True To Skin Hyaluronic Acid: Aj(a)ib! – Bismillah…

Agak aneh ketika saya menambahkan kata “jujur” pada judul. Karena selama ini melakukan review selalu apa adanya. Dan juga ketika gak cocok ya saya bilang gak cocok. Sejauh ini sih gak masalah dengan siapapun karena mostly semua dibeli dengan uang sendiri :D. Jadi anggap sajalah ini review seperti biasanya yah, hahahaha.

Sejak kenal Hyaluronic Acid (HA) 2 tahun lalu, saya sekarang jadi pecandu HA, yes… I’m a HA-holic. Kulit saya yang mudah dehidrasi ini emang gak bisa lepas dari HA karena humectant sekelas glyserin gak cukup nampol buat menghidrasi kulit saya.

Toner Hada Labo adalah kali pertama saya berkenalan dengan bahan ini. Untuk kulit rentan dehidrasi, toner Hyaluronic Acid sepertinya mutlak harus dimiliki. Jadi ya saya tahunya HA itu dalam bentuk toner.

Lalu, seiring dengan bermunculannya brand lokal baru, saya baru ngeh ternyata Hyaluronic Acid bisa dalam bentuk serum. Agak aneh bagi saya ya, mengingat tekstur serum adalah cair kental sedangkan menghidrasi kulit butuh regimen dengan tekstur cair seperti air (biar kerasa seperti cuci muka pakai air tapi dengan kelembaban yang bertahan lama karena kuncian HA).

Namun, akhirnya karena terjebak diskon tokped saya merasa butuh HA lebih baik lagi (karena saya sedang skip cream moisturizer pada skincare routine), akhirnya beli lah saya si serum HA ini dengan harapan bisa sedikit menggantikan peran cream moisturizer.

Kenapa saya skip cream moisturizer?

1. Saya sedang berada di fase malas-kebanyakan-step-skincare
2. Saya mencari moisturizer dengan minimal active ingredients tapi sayang belum nemu
3. Saya lagi rajin pakai serum exfoliasi/chemical peeling (sepekan sekali), kadang bingung mau melayernya dengan cream moisturizer karena kebanyakan moisturizer sekarang active ingredientnya panjang, sedangkan ingredients peeling serum banyak kontra indikasinya (you know it lah ya, ga boleh layer sama niacinamide lah, vitamin C lah, retinol lah, wkwkw, pusing akutu)

Jadi akhirnya saya memberanikan meminang si serum HA True To Skin ini. Bagaimana hasilnya? Se-aj(a)ib apa? Let’s scroll down and you will get more…

 

Disclaimer:
My skin type is oily with acne prone and sensitive. This review is my personal opinion and I bought it with my own money. Results can be different for each person. Don’t make a decision by only this review.

Product Knowledge

Review serum hydrating True To Skin

Review Serum Hyaluronic Acid True To Skin

Nama Produk: True To Skin Hyaluronic Acid
Netto: 20 ml
Harga: 109.000 (sebelum diskon)
Sediaan: Serum
No BPOM: NA 18200105912
PAO: 12 bulan
Didistribusikan oleh: PT Triniti Tunggal Abadi

Packaging

True To Skin Hyaluronic Acid ini hadir dalam kemasan botol kaca mungil nan ramping. Warna biru pastel pada stikernya dan pink pastel pada tutup botolnya. Warnanya remaja banget, look so chich but “gumush banget” 🙁

Review serum hydrating True To Skin

Ohya, si botol kacanya dibungkus di dalam dus berwarna biru pastel. Seperti ingin menyampaikan pesan bahwa isi di dalamnya sesejuk air. Dilengkapi juga dengan pipet panjang sampai ke bawah, sehingga tidak merepotkan para customer jika ingin menjangkau serum yang tinggal sedikit. 

Pernah kan kalian nemu produk yang tulisannya segambreng? Nah, si TTS ini minimalis, ga riweuh buat dibaca, tapi informasinya sudah sangat cukup, termasuk info soal PAO (Periode After Opening).  PAO produk ini adalah 12 pekan.

Intinya, saya mau bilang thank you so much for TTS, you make me feel like a teenager 🙂

Texture, Scent, Color

Untuk tekstur nya cukup watery untuk ukuran serum yang biasanya kental. Tidak ada rasa lengket yang mengganggu, enak! Even saya skip toner sebelumnya. Untuk scent nya ga tercium bau apapun. Warnanya bening.

Tekstur True To Skin Hyaluronic Acid

Ingredients

Aqua, Pentylene glycol, Sodium Hyaluronate, Panthenol, Butylene glycol, Phenoxyethanol, Hydroxyethylcellulose, Allantoin, Disodium EDTA

Buat pecinta minimal ingredients pasti suka melihat ini. Sekilas kalo diperhatikan, ingredients TTS HA ini biasa aja, gak yang WAH banget dengan deretan active ingredients yang panjaaaaaaaaang. Wkwkwk. 

Yang saya bold biru itu bersifat humectant. Bagi yang belum tau, humectant adalah ingredients yang bisa menjaga kadar air dalam kulit, mencegah kulit mengalami dehidrasi. Cara kerjanya dengan menarik molekul air di udara dan menguncinya di dalam kulit (pada kondisi skin barrier yang sehat). Humectant yang paling sering digunakan adalah gliserin dan Hyaluronic Acid beserta turunannya.

True To Skin mengklaim bahwa HA nya adalah generasi terbaru dari Oligo Sodium Hyaluronate atau yang disebut Mini HA yang merupakan hasil dari inovasi baru yang disebut degradasi enzimatik.

Sedangkan panthenol adalah pro-vitamin B5 yang bisa merangsang pembentukan lovely-lipids pada skin barrier. Sehingga panthenol sangat direkomendasikan kepada pemilik wajah sensitif karena skin barrier rusak.

Allantoin adalah ingredient yang bersifat soothing alias menenangkan wajah yang lagi berontak sekaligus memperbaiki jaringan yang rusak.

Claim

Hydrates and nourish, improve skin texture, retain moisture, take care of skin’s natural elasticity

How to Use

Setelah toner gunakan 2-3 tetes pada wajah dan tepuk ringan sampai sepenuhnya terserap. Biarkan serum meresap dalam beberapa detik sebelum menerapkan rejimen kulit anda yang lain. Bisa dipakai semua jenis kulit. Dapat digunakan saat skincare routine pagi dan malam.

Result

Nothing to lose

Pertama, saya sama sekali gak menaruh harapan besar terhadap serum ini. Karena saya pernah coba serum HA merk lain (yang lebih famous dari TTS) dan hasilnya B aja. Nothing special.

Jadi, niat saya beli TTS HA ini selain mencoba yang baru juga hanya ingin menggantikan porsi cream moisturizer yang sudah sekian bulan saya absen dan buat nemenin serum exfoliasi biar ga sendirian (serum exfo wajib setelahnya layer humectant). Jadi, saya anggap statusnya darurat “harus punya” karena basic skincare saya lagi timpang banget saat ini.

Saya juga gak khawatir akan BO karena kulit saya sudah sangat akrab dengan ingredient Hyaluronic Acid. Walaupun kemungkinan itu tetap ada. Pokoknya beli ini nothing to lose aja.

But, this serum is beyond my expectation!

Soothing my acne

Jadi waktu itu saya lagi breakout (BO) habis makan gado-gado. Karena belum yakin dengan makanan pemicu acne jadilah saya makan sambil ngetes. Voiilaaa….besoknya nangkring jerawat 3 biji. LoL :D. Fix saya alergi kacang tanah. Koq untungnya si serum ini datang pas jerawat BO. Saya langsung pakai habis shalat dhuhur. Kaget banget donk sorenya saya perhatikan jerawatnya pes-kempes.

Laaaa…..magic amat!?

Senang banget lah pokoknya, first impression yang benar-benar bagus. Namun, sayangnya BO saya ga sekilat itu selesai. Besok-besoknya muka saya meradang lagi oleh jerawat nodule yang baru -tipe jerawat saya kalo lagi BO. Jerawat nodule ini tu nyebelin pisan, karena dia gak punya mata, jadi gak bisa ketahuan kapan matangnya, dia mendem di bawah kulit, bikin sakit dan panas muka karena inflamasinya. 

Apakah serum TTS HA bisa meredakannya?

Bisa, tapi sayang ga sekilat yang pertama. Jadi saya harus bersabar sekitar 5 harian untuk mengempeskan jerawat BO karena kacang itu. Dan di hari ke 7 akhirnya kondisi muka jadi lebih baik. Alhamdulillah…

Jerawat BO karena kacang itu totally ada 7 biji. Nah, yang 5 itu sekarang sudah sepenuhnya mati, udah sembuh lah kulitnya, tinggal PIH nya yang sudah memudar juga walaupun masih ada. Nah nah, yang kemudian menjadi masalah adalah yang 2 di pipi kiri. Suka nakal. Suka tiba-tiba bangkit lagi dari kuburnya, tiba-tiba muncul lagi. 

Kalau sudah begitu langsung saya olesin si serum HA TTS ini. Eh, dia kempes lagi. Udah berasa jadi pawang acne aja 🙁 . Karena sayang banget sama ni serum jadi pas habis botol pertama saya buru-buru beli lagi. Untungnya sekarang always ada diskon :D. Mayan kan, 109.000 jadi 89.000-82.000, tergantung promonya di officialnya.

Hydrates and nourish

Kalau ini jelas banget ya, namanya juga Hyaluronic Acid, udah pasti menghidrasi. Dan kalau sudah terhidrasi dengan baik jadinya kulit akan terpelihara kelembabannya. Bopeng saya juga berasa naik kalau kulit terhidrasi, bopegnya masih ada koq tapi ga dalam lagi. Mungkin karena elastisitas kulit juga membaik. Serum ini cukup bikin kulit saya “kenyang minum” pokoknya. 

Dan memasuki usia 30+ tahun ini saya merasa semakin wajib punya regimen Hyaluronic karena dia juga bisa menjaga kekencangan kulit. Yuk bisa yuuk, 32 rasa 23 *eeaaaaaa….. 

Pros and Cons

Selama pemakaian sebulan terakhir, kesimpulan dari produk ini adalah;

1. Sudah BPOM dan Halal MUI
2. Minimal ingredients and chic packaging 
3. Gak lengket, cepat menyerap
4. Hydrating banget!
5. Menyembuhkan luka jerawat dan ruam-ruam kemerahan d wajah (Thanks to Allantoin dan Panthenol)
6. Penyelamat wajah saat harus chemical peeling
7. No coloring, no parfume, no alcohol
8. Hydrates and nourish, improve skin texture, retain moisture, take care of skin’s natural elasticity, 
semua claim dari produk ini work di saya!

Maaf banget nih, saya hampir gak bisa menuliskan dimana cons nya produk ini selain boros, wkwkw, iya saking enaknya serum ini saya habiskan dalam satu bulan atau dengan kata lain “Aku sukaaaaaaaaaa bangettt, Ya Allaaah!”

Dan menurut titah paksu, jika sudah cocok tydack boleh lagi ganti produk. Hahaha…baiqh! Kita lihat berapa botol nanti yang saya habiskan sampai akhir tahun. 

Final Verdict

Karena TTS Hyaluronic cocok di kulit saya tanpa purging bahkan jadi penawar BO saya, plus dia juga local product, of course saya ga akan pelit ngasih rate kali ini. Congrats, 5 of 5 buat TTS Hyaluronic!!! #localpride.

Kalau kalian gimana? Apakah Hyaluronic Acid adalah ingredients kesayangan kalian juga? Regimen HA apa yang sudah cocok di muka kalian? Sharing donk 🙂

Baca juga:

Review Toner Hydrating Hada Labo

Review Toner Vitamin C Avoskin

Review Serum Bakuchiol Somethinc

Review Sunscreen Skin Aqua

Review Sunscreen Azarine

 


Latifika Sumanti

Mom of two, long life learner. Part time blogger, full time mother. Beauty, health, and parenting enthusiast

2 Komentar

Afriant Ishaq · September 7, 2021 pada 11:37 am

Liat dari reviewnya kayaknya emang jujur Kak. Hahaha. Pengen nyoba karena dari penjelasan kaka di atas. Kulit kita agak persis sama tapi saya cowo (pasti beda, tp mendekati),
takutnya abis kebeli males makai. Haha. 😂

    Latifika Sumanti · September 9, 2021 pada 10:04 pm

    Ya dipakai donk, hehe. Kalo males skincare-an mungkin mukanya gak banyak masalah ya, jadi selalu “ah, gpp, besok aja”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *