3 Tips Menjaga Semangat Belajar Daring Muthia – Assalamu’alaikum…. Sampai juga kita di bulan Juli kedua di musim pandemi dengan kondisi yang bahkan lebih wajib daring dibandingkan tahun lalu. Tentunya ini bukan harapan kita sama sekali. Sedih, lelah, tapi gak bisa berbuat lebih. Termasuk kami dan anak SD kami.

Juni 2021: Muthia tidak sabar sekolah tatap muka

“Muthia, kalau nanti kelas 2 sudah masuk sekolah tatap muka, gimana? Kan harus subuh-subuh banget siap-siapnya karena sekolah Muthia masuknya setengah tujuh”, kata saya saat lagi di perjalanan mengambil rapor.

Anaknya ditanya cuma diam, tapi saya tahu dia sambil mikir. Tapi mikir apa saya ga tahu juga 😀

Ketika ulangan semester ganjil dan bagi rapor, memang ada selentingan kabar bahwa semester selanjutnya akan mulai tatap muka terbatas. Walaupun berita ini belum pasti, tapi saya tetap menyampaikan kepada Muthia. Tujuannya agar dia mempersiapkan diri untuk bangun lebih pagi lagi. Yah, maklum….selama daring, libur ga libur serasa sama saja.

“Yeay, asyikkkk……….berangkat sekolah lagi”

Dia memekik saat saya sampaikan berita kemungkinan itu, matanya berbinar-binar. Lalu, saat itu lah kemudian dia mulai belajar bangun sepagi dia bisa. Sekarang tidak susah lagi membangunkannya pukul 4.30 WIB. Awalnya saya pikir dia hanya bangun untuk sholat. Ternyata dia juga mandi dan sarapan ringan setelahnya.

Benar-benar mempersiapkan diri jika tatap muka terbatas jadi dilangsungkan 🙂 .

Emaknya tentulah senang sekali melihat semangatnya itu. Senang sekaligus cemas, “Bagaimana kalau tidak jadi?

Juli 2021: Akhirnya kami kembali daring

Ada sebersit keyakinan sekolah akan jadi tatap muka di semester genap ini karena sudah banyak orang tua murid yang mengumpulkan surat pernyataan bersedia anaknya masuk secara luring. Sepertinya pihak sekolah pun sudah menyiapkan skenario tatap muka terbatas yang paling aman. 

Namun keyakinan tinggal keyakinan. Saat edaran gubernur mengatakan bahwa sekolah di wilayah red zone akan kembali daring, pupuslah sudah semangat emak. Apalagi Muthia yang sudah sumringah di awal…..eh, ternyata batal. Down? Pasti. Namun setelah sempat down, alhamdulillah sekarang semangat belajarnya naik lagi. 

Karena memaksa sekolah tatap muka di saat seperti ini rasanya juga ga tega.

Bagaimana tips sederhana kami menjaga semangatnya?

1. Tetap Konsisten Bangun Pagi

Walaupun tidak jadi tatap muka, alhamdulillah anaknya masih semangat bangun pagi pukul 4.30. Kemudian dilanjut sholat, mengaji sebentar, mandi dan sarapan ringan. Sudah hampir 2 bulan ini dia jadi orang rumah yang paling pertama mandi. Yah meskipun gak kemana-mana setelah itu 😀 

Dengan bangun lebih pagi banyak hal yang bisa direncanakan dan dilakukan setelahnya. 

3 tips membuat anak betah belajar daring

Mengaji subuh

Baca juga:

Belajar Menulis dan Membaca Tanpa Mengeja dengan Metode Montessori

Ma, Bolehkah Aku Malas Belajar?

Belajar Calistung Usia Dini. Yay or Nay?

***

2. Menambahkan Papan Tulis

tips membuat anak betah belajar daring

DIbelikan papan tulis saja mereka senang sekali 🙂

Sebenarnya ini ide dari dia juga.

“Mi, coba nanti kalo sekolah online lagi, Umi ngajarinnya pakai papan tulis, biar kayak belajar di sekolah”.

Selama kelas 1 kemarin memang saya cuma menjelaskan dengan coret-coret di kertas. Sekarang dia request saya agar bersikap seperti layaknya guru, menjelaskan di papan tulis, dan dia duduk di depan mendengarkan sebagai murid. 

OK. Baiqh

Jadilah besoknya kami membelikannya sebuah papan tulis kecil, spidol dan penghapusnya. Senangnya bukan main :D. Ga apa-apa deh kayak main guru-guruan yah sekalian, yang penting anaknya mau belajar aja.

3. Menyiapkan Ruangbelajar

Papan tulis sudah, jadi selanjutnya ruang belajar ya?

Hehehe… Sebenarnya bukan ruang belajar secara fisik yang saya maksud, melainkan ruang belajar online yang dimiliki oleh bimbel online. Tujuan saya untuk memperkaya wawasan anak karena mendapatkan pengajaran dari dua versi. 

Inilah tips ketiga semangat belajar daring yang kami terapkan pada Muthia. Dan, hari Kamis 15 Juli 2021 kemarin Muthia perdana masuk Ruangbelajar itu. Apa kesan pertamanya?

“Miiiii……….SERUU! Muthia mau lagiiiiii!

Anaknya ketagihan 😀

Ruangbelajar?

Eits, apaan sih ituh?

tips belajar daring agar tetap menyenangkan

Ruangbelajar dari Ruangguru

Sini…sini, bagi yang belum tahu silakan disimak yaa. Ini berdasarkan pengalaman kami mencoba belajar dengan Ruangbelajar dari Ruangguru. 

Fitur Ruangbelajar

Sebelumnya, udah pada tau kan Ruangguru? Yap, bimbel online yang sering kita dengar namanya dimana-mana. Nah, Ruangbelajar ini adalah salah satu produk dari Ruangguru. Di Ruangbelajar ini orangtua bisa memilih kelas sesuai dengan tingkatan anaknya masing-masing. Karena Muthia sudah naik kelas 2 SD jadi saya memilih kelas 2 SD. Metode pembelajarannya pun bisa dipilih, mau versi Dafa Lulu, Tematik atau Menurut Topik.

tips belajar daring agar menyenangkan

Pilihan kelas dan mode

Apa saja fitur lengkapnya? 

1. Ruangguru pet 

2. Ruangguru adventure

3. Jadwal belajar

4. Asah otak 

5. Bank soal

6. Laporan belajar

7. Adapto (New, rilis Juli)

8. Rencana belajar (New, rilis Juli)

9. Subtitle video (New, rilis Juli)

10. Fitur pencarian (New, rilis Juli)

11. Tes minat bakat (New, rilis Juli)

Asiiikkk….lengkap banget ah fiturnya, keperluan anak semua bisa tercover di sini donk. Apalagi jika tes minat bakat diberlakukan, akan semakin membantu orangtua untuk mengarahkan anaknya. 

tips belajar menyenangkan saat harus belajar daring

Materi Matematika kelas 2 SD semester ganjil

Setelah memilih kelas dan mode, Muthia mendapatkan materi yang ingin dipelajarinya, yaitu Matematika kelas 2 SD Semester ganjil. Ternyata mengenal angka ratusan. Maklum, kelas Muthia belum totalitas, baru sekedar perkenalan wali kelas dan murid. Saya juga belum mengambil buku di sekolah. 

Di dalam materinya ada ilustrasi / animasi tidak bergerak, ada juga video penjelasan dari kakak tutornya. Dua hal itu tentu membuat suasana belajar Muthia yang tadinya membosankan bagi anaknya menjadi lebih menyenagkan. Apalagi jika setelahnya ada soal kuis untuk menguji pemahamannya. 

Lumayan, Muthia jadi tahu pelajaran sebelum kelas dimulai. Sehingga kalau nanti guru menjelaskan via zoom dia sudah langsung nyambung. Alhamdulillah…..

tips belajar daring menyenangkan

Yang membuat Muthia senang adalah setelah mengerjakan soal akan ada poin yang dikumpulkan. Sensasi berhasil menjawab dengan benar plus mengumpulkan poin itu menjadi faktor yang membuatnya berkata “Ruangguru ternyata seru, yaaa”.  Tantangan begini, meskipun simple,  memang memicu adrenalin naik ya. Itulah yang membuat Muthia ketagihan belajar di Ruangbelajar nya Ruangguru.

Biaya?

Kalau mendengar nama bimbel, pasti yang terbesit adalah soal biaya. Biaya bimbel emang identik dengan “lumayan mahal”. Ingat banget dulu yaa waktu kelas XII SMA saya pengen banget ikutan bimbel yang famous pada zamannya itu. Tapi gak sanggup lihat harganya karena orangtua saya juga orang biasa saja. Alhasil, saya cuma ngiri’in temen-temen yang bisa ikutan bimbel itu. Tahun 2008 waktu itu harganya udah jutaan untuk satu semester.

Jadi, kalau ada pembaca yang keder duluan, wajar. Soal harga sudah pasti jadi pertimbangan. Jangan sampai udah mahal-mahal beli paket ternyata kualitasnya gak sebaik harganya. Tapi, jangan jiper dulu. Walau namanya bimbel online ternama tapi harganya masih affordable, koq. Dan untuk Muthia ambil kelas 1,2,3 SD harga paket setahunnya Rp 599.000 atau harga 1 semester saja sebesar Rp 385.000. Yang berarti kalo dihitung-hitung hanya Rp 50.000 – 64.000 sebulan.  

Gimana, gimana ….. murah kan? 🙂

tips belajar daring agar tetap betah

***

Nah, itu tadi tips semangat belajar daring yang kami jalankan saat ini. Alhamdulillah suasana baru hari ini mampu menyuntikkan semangat belajar Muthia yang sempat kendor. Jadi, kalau Ibu-ibu pembaca di sini mengalami hal yang sama, coba ubah rutinitas daring di semester lalu dengan kondisi yang baru, tentunya disesuaikan dengan bujet masing-masing.

Yuk, Ma…. selamat menyertai ananda kembali daring. Jangan menyerah dengan keadaan. Semoga semua sehat-sehat terus yaa….


Latifika Sumanti

Mom of two, long life learner. Part time blogger, full time mother. Beauty, health, and parenting enthusiast

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *