BLANTERWISDOM101

Review Teratu Sunscreen UV Protect Moist SPF 30

Sabtu, 14 Januari 2023

 Review Teratu Sunscreen UV Protect Moist SPF 30 – Bismillah….

Ada gak dari kalian yang punya kulit sensitif tapi belum tau apa penyebabnya? Mungkin kita satu frekuensi. Awalnya aku cuman tau penyebab jerawatku cuma dari makanan. Tapi semakin ke sini aku makin sadar kalo ternyata gak cuma dari makanan aja. Karena ya aku sudah menghindari makanan pencetus alergi tapi ternyata eh ternyata masih aja keluar si neng acne.

Setelah aku pikir, ternyata di hari-hari aku malas pakai sunscreen, di situlah jerawat bersemi. Apalagi di tempatku yang panasnya cetar kalau siang -jam 8 aja sudah teriknya minta ampun, ditambah lagi aku sedang hobi gardening. Pasti kalau gak sempat pakai sunscreen, beberapa hari kemudian muncul jerawat.

Fiks, aku mah makhluk yang gak bisa skip sunscreen. Ok lah kalau regimen yang lain masih suka bablas alias gak rajin, apalagi kalo p.m skincare, tapi kalau untuk skip sunscreen, wew, berasa bakal ada azab yang dibayar kontan. Wkwkwkwk T_T (((azab))).

Karena punya riwayat gak enak banget kalo lupa sunscreen-an, jadi semacam trauma kalau kelupaan pakai si tabir surya ini. Makanya, dalam urusan review skincare aku selalu bersemangat kalo udah bahas sunscreen, dan di blog ku ini masalah review skincare ya mostly ngomongin sunscreen.

Baca juga: all review sunscreen

Perjalanan mencari sunscreen yang cocok di wajah lumayan panjang, sejak 2017-2018. Tapi, berkali-kali coba, berkali-kali juga gak cocok. Simalakama kan. Gak pakai sunscreen, breakout, pakai sunscreen (yang gak cocok) juga breakout. Fiuh.

Makanya untuk urusan tawaran endorse skincare bisa dibilang aku sangat pilih-pilih, karena gak mau juga puja-puji kerang ajaib alias asal nulis yang penting brand happy. Gak bisa ya, hiks, karena kulitku bukan kulit normal yang mudah cocok dengan skincare ini itu.

Kenapa kali ini aku mau mencoba? Karena brand lokal ini punya tagline: Gentle Skin Care for Acne Prone Skin and Sensitive Skin. Plus juga ownernya juga kek aku, punya riwayat kulit berjerawat dan sensitive yang juga seorang beauty vlogger: Alifah Ratu. Ya udah, kenapa gak aku coba aja ygy?

Seramah apakah dia di kulitku? Berikut ulasannya.

Informasi Produk

Nama produk: Teratu UV Protect Moist Sunscreen
Netto: 100 mL
Harga: Rp. 125.000
No BPOM: NA 1810140022001
Diproduksi oleh: PT. Mash Moshem Indonesia
Didistribusikan oleh: CV. Fandi Universal Kosmekreasi, Bandung, Indonesia

Packaging

Sunscreen ini dikemas dalam tube warna putih tulang dan dus nya yang berwarna putih dengan aksen batik, sungguh sangat me-lokal sekali. Secara garis besar packaging nya simple tapi estetik dengan unsur tradisional.

Isinya net 100 ml, banyak sih ya menurutku, sehingga tube-nya terlihat agak sedikit bulky. Dari semua sunscreen yang pernah aku review, ini satu-satunya sunscreen yang ngasih volume banyak. Biasanya produk lain hanya kisaran 50 - 60 ml aja.

Ohya, tutupnya fliptop, jadi praktis buat mengeluarkan isinya -walau pas pertama baru beli produknya kalian harus buka segel aluminium foil di bagian lubang dalam.

Ingredients

Lumayan berbaris-baris sih, coba kita lihat ya ada apa aja.

Aqua, Caprylic/Capric Triglyceride, Glyceryl Stearate, PEG-100 Stearate, Glycerin, Niacinamide, Cyclomethicone, Nylon-6/12, Titanium Dioxide, Phenoxyethanol, Sodium Polyacrylate, Cetyl Alcohol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Tocopheryl Acetate, Lauryl Peg-9 Polydimethylsiloxyethyl Dimethicone, Butylene Glycol, PEG-75 Stearate, Ceteth-20, Steareth-20, Octocrylene, Silica, Ethylhexylglycerin, Olea Europaea Fruit Oil, Disodium EDTA, Lactobacillus/Collagen/Mesembryanthemum Crystallinum Leaf Extract Ferment Lysate, Dimethicone, Lecithin, Polyglutamic Acid, 1,2-Hexanediol, Sodium Hyaluronate, Acetyl Glucosamine, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, Sodium Acetylated Hyaluronate, Broussonetia Papyrifera Bark Extract, Morus Alba Bark Extract, Pyrus Malus (Apple) Fruit Extract, Camellia Japonica Flower Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Madecassoside, Rhus Semialata Extract, Tricholoma Matsutake Extract, Caprylhydroxamic Acid.

***

Kalau melihat dari ingredient-nya, Teratu Sunscreen SPF 30 ini adalah jenis hybrid sunscreen alias campuran antara chemical sunscreen dan physical sunscreen. Yuk, bedah dikit.

Bahan UV filter yang bersifat chemical, yaitu; Ethylhexyl Methoxycinnamate (filter UV B), Butyl Methoxydibenzoylmethane (filter UV A), Octocrylene (filter UV A dan UV B).

Sedangkan bahan UV filter yang bersifat physical -yang biasanya ada juga di sunblock, ialah; Titanium Dioxide.

Biasanya, sunscreen yang yang full chemical, teksturnya lebih cair, sedangkan yang full physical teksturnya lebih padat seperti pasta gigi. Jika hybrid, tekturnya akan berada di tengah-tengah.

Lanjut ke bahan penunjang lain -yang gak kalah pentingnya. Ada;

1. Niacinamide, alias vitamin B3 sebagai brightening agent
2. Trigliserida, menjaga kelembaban
3. Acetyl Glucosamine, mengurangi penuaan dini
4. Sodium Hyaluronate, bahan utama sebagai hydrating agent
5. Hydrolyzed Hyaluronic Acid, bahan utama sebagai hydrating agent
6. Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, bahan utama sebagai hydrating agent
7. Sodium Acetylated Hyaluronate, bahan utama sebagai hydrating agent

Pantas saja, sunscreen ini mengklaim sebagai "Broad Spectrum Hybrid Sunscreen Enriched with Hydrating and Brightening Agent", karena bahan hidrasinya lumayan banyak.

Selain itu ada juga plant based ingredients, di antaranya;

1. Olea Europaea Fruit Oil, alias minyak zaitun yang berfungsi untuk memberikan kelembaban
2. Lactobacillus/Collagen/Mesembryanthemum Crystallinum Leaf Extract Ferment Lysate, probiotik yang menyeimbangkan microbiome kulit agar lebih sehat
3. Morus Alba Bark Extract, alias ekstrak buah mulberry untuk antioksidan
4. Broussonetia Papyrifera Bark Extract, ekstrak kulit kayu Broussonetia Papyrifera untuk meningkatkan elastisitas kulit
5. Pyrus Malus (Apple) Fruit Extract, ekstrak buah apel untuk antioksidan
6. Camellia Japonica Flower Extract, esktrak bunga Camellia japonica yang berfungsi sebagai antioksidan, anti-pollutan, dan menenangkan kulit
7. Camellia Sinensis Leaf Extract, ekstrak daun Camellia Sinensis sebagai antimikroba, antioksidan, astringen.
8. Madecassoside, dari ekstrak pegagan berfungsi sebagai anti inflamasi, meredakan kemerahan, mempercepat penyembuhan luka
9. Rhus Semialata Extract, ekstrak tanaman Rhus Semialata yang biasa digunakan dalam pengobatan Cina, bersifat astringent dan mencegah terbentuknya jerawat baru
10. Tricholoma Matsutake Extract, alias ekstrak jamur matsutake yang berfungsi untuk mencerahkan dan melembabkan kulit.
11. Polyglutamic Acid, protein hasil fermentasi bakteri Bacillus subtilis, yang berfungsi untuk; Meningkatkan elastisitas kulit, mengurangi tampilan garis-garis halus penuaan dini, meminimalkan pigmentasi pada kulit, mencegah kulit kehilangan kelembapan alaminya.  

Whohoho, ingredient nya gak kaleng-kaleng ini sih. Jadi, selain ada broad spectrum nya, juga ada agent brightening, soothing, antioksidan. Lengkap. Local pride!

Teksture, Scent, and Color

Teksture sunscreen Teratu SPF 30 ini seperti lotion, mengingatkanku pada tekstur body lotion di kamar. Seperti yang diklaim bahwa sunscreen ini jenis hybrid alias campuran chemical dan physical, jadi teksturnya juga gak terlalu cair dan gak terlalu padat. Pertengahan lah ya.

Jujur, aku terbiasa pakai sunscreen chemical bertahun-tahun, yang teksturnya cair, watery, runny, yang pokoknya gak nunggu lama buat menyerap. Pas liat tekstur Teratu Sunscreen SPF 30 -ternyata lotion, aku mikirnya "Wah akan greasy ini sih(read: sumuk)".

Ternyata aku salah, setelah aku pakai hmmm koq gak gerah seperti yang dibayangin. Cuman memang ada efek white cast nya sekejap, mengingat memang dia pakai titanium dioksida, si physical sunscreen. Tapi benar-benar sekejap dan sunscreen langsung "meresap" dengan paripurna. Tapi sebagai saran, alangkah lebih baik lagi kalau sebelumnya pakai toner vitamin C dulu biar tambah maksimal filter UV nya plus gak bikin oxydize.

Untuk scent-nya sama sekali gak tercium pewangi. Suka! Gini aja enak koq baunya, mungkin karena banyak banget ekstrak tanaman ini itu, jadi baunya itu walau gak ada fragrance tapi enak. Kan ada tu sunscreen physical yang isinya sunscreen tok tanpa pewangi dan tanpa plant based ingredient juga. Nah itu kentara sih bau-bau chemical ingredientnya.

Ohya, untuk warnanya seperti sunscreen pada umumnya, putih susu.

Claim

Teratu Beauty UV Protect Moist Sunscreen for Face and Body SPF 30 PA+++ (based in vitro test) merupakan Broad Spectrum Hybrid Sunscreen yang mampu melindungi kulit dari UVA dan UVB, bisa digunakan untuk wajah dan tubuh. Diperkaya dengan Triple Combination kelompok Key Ingredients, yaitu 4 Hyaluronate & Triglyceride yang mampu menjaga kelembaban kulit, Vit E sebagai antioksidan pendukung UV Protection, serta kombinasi Niacinamide & Acetyl Glucosamine yang membantu mencerahkan kulit.

Result

Jujur, aku gak punya ekspektasi apa-apa tentang sunscreen ini. Tidak bikin jerawat baru aja aku sudah sangat bersyukur banget. Jadilah aku pertama kali pakai dengan sangat hati-hati. Aku tes dulu di bagian wajah sebelah kanan. Setelah sehari tidak terjadi apa-apa, besoknya aku lanjut ke seluruh wajah.

Karena teksturnya yang creamy lotion, jadi sebelumnya aku ademin dulu muka pakai toner, biar seger. Baru apply si sunscreen ini. Pekan pertama pakai sih gak ada hal spesial yang aku rasakan. Seperti yang aku bilang, gak bikin jerawat baru aja aku sudah bersyukur. Karena ujicoba sepekan aman tanpa breakout tentu aku lanjutkan lagi pakainya hingga pekan ke-3.

Nah, di sini aku baru notice kalau PIH alias bekas jerawat kehitaman yang ada di pipi kiriku memudar dengan cepat. Padahal aku gak pakai serum pencerah atau produk baru apapun selain sunscreen ini. Jadi aku berani bilang kalau pudarnya PIH ku karena si suncreen ini.

Koq bisa?

Maafkan, aku lupa foto before nya. Tapi ini adalah foto PIH terbaru (taken 14/1/2023) yang bikin aku seneng banget karena udah berkurang drastis. Alhamdulillah

Lapisan pelindung yang dibuat oleh bahan chemical dan physical sunscreen nya membuat aku merasa aman dari kerusakan jaringan yang disebabkan UVA. Untuk kulit sensitif seperti aku, kerusakan jaringan karena sinar matahari sangat terasa efeknya. Kulit akan breakout, kering, jerawat dimana-mana, dan garis-garis halus langsung muncul. Kalian gitu juga gak?

Selain merasa aman terlindungi, aku juga merasa kulit jadi lebih lembab dan kenyal. Ini karena ada 4 kombinasi hero-ingredient nya (Hyaluronate, Gliserin, Polyglutamic acid, dan Acetyl glucosamine -cek di bagian Sub: Ingredient). 4 bahan itu berfungsi sebagai humectant atau menarik air dari luar sekaligus menguncinya agar tetap di dalam. Untuk siang hari yang identik dengan panas cetar tentu saja kita perlu fungsi ini di sunscreen agar wajah gak terasa kering.

Ohya, aku juga suka banget dengan sunscreen ini karena dia gak cuma peduli soal broad spectrum, tapi juga gimana menjaga skin barrier dari paparan sinar UV sekaligus merangsang pembentukan ceramide pada kulit dengan usaha niacinamide dan trigliserida. Yap, trigliserida adalah salah satu lemak di bagian stratum korneum yang ada di jaringan epidermis kita yang berfungsi menjaga kesehatan kulit agar tidak mudah kemasukan patogen dari luar.

Koq aku tau? Karena kulitku mudah breakout, jadi pengetahuan dasar tentang skin barrier seperti ini wajib banget punya.

Nah, soal PIH tadi yang memudar, ternyata niacinamide nya itu gak cuma bikin skin barrier jadi lebih sehat, tapi juga ngefek ke bekas jerawat. I'm so happy! karena aku punya tipikal PIH yang bandel, yang biasanya dalam hitungan 6 bulan baru bisa pudar.

Ohya, satu lagi yang aku notice dari sunscreen ini, dia gak bikin kusam! Yeay!!!

Karena aku sudah biasa dengan efek oxydize dari sunscreen langgananku, terus nemu sunscreen yang udah gak bikin breakout dan gak bikin kusam, benar-benar jadi merasa sangat bersyukur banget. Sangat langka ada sunscreen yang cocok dengan tipe wajah super sensitif sepertiku (Monmaap kalo lebay begini, wkwkwk).

Pros and Cons

Setelah beberapa pekan sunscreen ini aku coba, aku bisa menyimpulkan plus minusnya antara lain;

(Pros)
+ Sudah BPOM
+ Nilai SPF dan PA sudah diuji laboratorium dengan in vitro test
+ Cocok untuk segala jenis kulit
+ Tekstur ringan dan gak gerah
+ Bisa untuk wajah dan badan
+ Nett volume lebih banyak, 100 mL
+ Harga terjangkau, Rp 125.000
+ Hybrid suncsreen
+ Banyak plant based ingredients
+ Alcohol Free, yeay!
+ Hemat! Cukup pakai 1 jari gendut untuk standar pemakaian sunscreen wajah dan leher (1.25 ml)

(Cons)
- Belum ada logo halal. Hmm, tapi aku sudah cek di website Halal MUI produk lawas Teratu sudah banyak yang lulus sertifikasi halal, jadi kita tunggu aja yang ini ya, karena sunscreen ini baru-baru launching.

Final Verdict:

9.9 / 10

Yes. Sesuka itu. Masya Allah...

Where to buy:

Shopee: Teratu Official Shop

Terimakasih sudah membaca ulasan ini sampai selesai ya. Semoga pengalaman pribadiku bisa membantu kalian. Sampai jumpa di ulasan skincare selanjutnya. Bye…. 

Share This :

0 komentar