Selain Bikin Kue Ini 6 Manfaat Baking Soda yang Lain

Assalamu’alaikum….

Ada yang tau soda kue? Yang “markas”nya di dapur pasti tau donk. Bukan, bukan karena sering nongkrongin meja makan dan menghabiskan makanan di atasnya, tapi yang bener-bener menjadikan dapur sebagai markasnya, tempat eksperimen dari bakat terpendamnya 😂, soda kue cukup sering didengar oleh kalian, bukan?

Soda kue atau baking soda atau bahasa kimianya natrium bikarbonat adalah salah satu bahan tambahan makanan yang berfungsi sebagai pengembang. Bentuknya kristal serbuk berwarna putih halus. Ketika bereaksi soda kue akan membentuk gelembung gas karbondioksida yang membuat kue atau roti mengembang.

Baking soda ga melulu tentang baking

Panganan jenis apa yang biasanya pake tambahan soda kue? Banyak, misalnya terang bulan, pancake, onde-onde ketawa, bolu, bahkan beberapa resep bakso juga menambahkan soda kue dengan tujuan apalagi kalo bukan untuk mengembangkan bakso supaya ukurannya lebih besar.

Tapi, ternyata soda kue ga melulu tentang kue loh. Bahkan saya sendiri selalu siap bahan yang biasa disingkat biknat ini di dapur tapi untuk tujuan selain bikin kue. Iya, saya jaraaang banget menambahkan soda kue ke makanan saya, kaya bolu atau bakso atau terang bulan. Soalnya suami kurang suka karena ada rasa-rasa “obat” nya di kue. Entah saya yang kebanyakan takarannya sehingga kerasa banget atau sudah kebiasaan lidah orang rumah makan bolu ga pake tambahan apa-apa, cuma mengandalkan kocokan maksimal telur dan gula berpadu tepung. Bisa ngembang? Bisa donk, intinya kocokan telur dan bolu mengembang apik ditambah tepung yang sesuai takaran, insya Alloh bolunya ga akan bantet.

Lah trus ga dipake buat bikin kue koq soda kue standby di dapur?

Iyaah, karena saya pakenya buat yang lain.  Buat apa aja? Hayuk lah simak di bawah ya;

1. Pengganti peeling wajah

Struktur baking soda yang berupa butiran halus membuat dia bisa dijadikan peeling wajah. Hanya saja karena sifat bahan ini yang sangat alkali (pH mencapai 9) tidak dianjurkan untuk keseringan dipakai. Biasanya saya pakai peeling baking soda dengan campuran VCO alias minyak kelapa murni. Selain sebagai pelumas agar butiran baking soda tidak mengiritasi kulit (FYI, bagi sebagian orang berkulit sensitif penggunaan baking soda sebaiknya dihindari), VCO bisa juga menutrisi kulit wajah membuatnya lembab, elastis, dan cerah. VCO juga sangat bagus untuk diminum loh. Mungkin saya akan bahas di tulisan lain.

VCO + baking soda


Baca juga: DIY peeling wajah

2. Membuat larutan alkali untuk detoksifikasi

Karena sifat baking soda yang alkali maka mencampurkannya dengan air berarti membuat larutan alkali. Makanan yang tidak sehat dan polusi udara membuat tubuh menjadi asam. Lingkungan asam membuat kuman penyakit cepat berkembang biak dan kabar buruknya sel-sel kanker yang notabene dimiliki oleh semua manusia akan menjadi lebih aktif dalam kondisi asam. Maka, tidak heran sekarang banyak orang mulai mengonsumsi minuman alkali baik dalam kemasan botol (biasanya dijual lewat marketing MLM) atau galon isi ulang seperti Kan-gen water. Siapa saja yang pernah membelinya pasti setuju kalau air alkali ini mahal, 7x lipat di atas air mineral biasa. Padahal dengan modal murah kita juga bisa membuat air alkali sendiri.

Mau buat di rumah? Cukup sediakan 1 gelas air dicampur dengan 1/2 sdt baking soda. Rasanya mirip-mirip air zam-zam, ya itulah air alkali. Reaksi detoks atau pengeluaran racunnya macam-macam, kalo saya sendiri rekasinya sakit perut melilit berakhir dengan diare (berarti ada masalah usus) dan gatal-gatal kulit (sepertinya darah kotor karena hampir 3 tahun terakhir ga mengalami siklus bulanan lagi). Oya, kalau ingin membuat air alkali usahakan pakai baking soda yang pure, 100%, tanpa ada zat anti kempalnya.

3. Memutihkan gigi

Saya sih belum nyoba tapi pernah jalan-jalan ke blognya Hatta Sani yang beauty blogger Bali (kayaknya dia keracunan Lintang juga suka bebikinan DIY skincare). Si dia menguji giginya sendiri dengan menggunakan baking soda + jeruk nipis. Dioles untuk kemudian didiamkan 5 menit, lumayan kalo liat hasilnya yah. Hanya saja ini ga bisa dipraktekkan terlalu sering karena akan mengikis email gigi dan akibatnya gigi menjadi lebih sensitif dengan makanan panas atau dingin.

Sumber: hatta-shani.com

4. Sebagai bahan eksperimen dengan anak

Wah, ini alasan utama saya selalu sedia baking soda. Bermain dengan baking soda selalu seru karena reaksinya yang ala-ala magic, hihihi. Seseruan main dengan baking soda sudah pernah saya tulis ya, di sana lengkap koq penjelasannya.

Baca juga: DIY mainan anak

5. Menghilangkan noda membandel pada peralatan dapur

Ini masalah lazim di dunia persilatan ya kan, Bu? Hahaha…. Walaupun udah ga pakai kompor minyak apalagi kayu bakar, noda di pantat panci tetap sebuah keniscayaan (((niscaya))). Apalagi kalau ibu-ibunya macam saya yang ngerjain kerjaan RT maunya cepat selesai, gosok panci yang sampai bersih tanpa noda bekas kebakar api rasa-rasanya hampir mustahil dengan anak yang kapan saja bisa mengeluarkan rengekannya kala dirinya merasa si ibu kelamaan di dapur.

Jadi, ada kalanya saya sisihkan waktu tersendiri untuk membersihkan tampilan “menggemaskan” dari peralatan dapur saya. Kalau dengan sabun dan sikat kawat tetap kurang bersih maka saya minta bantuan baking soda untuk menanganinya. Caranya? Tinggal ditabur pada bagian yang mau dieksekusi (basahi dulu permukaannya), diamkan beberapa lama (kalau bandel semalaman), gosok sebentar lalu bilas deh.

6.  Menghilangkan bau badan

Nah, ini dia khasiat baking soda yang juga sudah teruji dengan saya, menghilangkan ketek, eh baunya aja maksudnya 😂. FYI, saya masuk tim anti deodorant macam Re**na dan sebangsanya. Ga tau ya risih aja, basah-basah gitu keteknya. Pernah dengar penelitian tentang pemicu kanker payudara? Konon katanya penyebabnya adalah paraben yang sering ada di deodorant yang masuk ke dalam sel-sel tubuh (karena payudara dekat jadi ke sana efeknya) dan mengaktifkan sel-sel kanker. Tapi katanya lagi itu belum bisa diterima mutlak karena masih belum kuat hasilnya. Apapun itu saya tetap ga suka pakai deodoran karena ya itu tadi, r-i-s-i-h.

Jadi, saya mencari alternatif lain. Pernah mencoba produk dari Nasa yang bentuknya bulat hijau keras, katanya terbuat dari mineral alam dan herbal. Bagus sih, jadi ga bau kitanya, bener-bener ga bau sama sekali keteknya. Tapi di saya jadi iritasi, huhu. Padahal bagus ih, ga basah dan ga lengket dan yang pasti ga bau.

Mas, mas, jangan tingi-tinggi donk 

Akhirnya saya pakai apa coba tebak?? Baking soda, temaan! Pakainya cukup ditaburkan di tangan sedikit aja, usapkan deh ke si keti. Dijamin hilang baunya 2 hari 2 malam, hihihi.

Lagi-lagi ini berkaitan dengan sifatnya yang alkali atau basa. Ketiak adalah bagian tubuh yang terlipat sehingga keringat sering terjebak di sana dan menjadikan lingkungan asam yang disukai bakteri penyebab bau badan. Jadi, dengan menempatkan baking soda di sana keti menjadi basa dan bakterinya minggat 🤗.

Itulah, 6 manfaat baking soda dalam keseharian kita. Satu bahan tapi faedahnya kemana-mana. Coba sendiri di rumah, yuk!

32 thoughts on “Selain Bikin Kue Ini 6 Manfaat Baking Soda yang Lain”

  1. Baru tahu kalau baking soda bisa membersihkan panci atau wajan yang item. Kebetulan wajanku ada yang item nih. Nyoba dibersihiin pakai baking soda ah.

    Makasih infonya ya mbak Fika ^^

    Reply
  2. Aku juga pecinta DIY Lintang dan Hatta Shani. Lintang skincarenya juara banget lahhh, aku sampe sekarang suka bikin toner gara2 dia.
    Btw kita sama2 team no deodorant, tapi aku pake kapur sirih mba. Selain gak bau, juga meminimalisir bulu. Hihi

    Reply
  3. Wahh aku jadi penasaran yang buat keti.. Itu cuma di gosokan ke keti aja? Dibiarin ga atau langsung di bilas?? Pengen ih lumayan kalo buat travelling g ush bawa2 deodorant wkwk jadi skalian pas mandi aja wkwk

    Reply
  4. Aku tertarik buat memutihkan gigi nih. Tapi ya gitu, takut kebablasan hehe. Daripada mengoleskan strawberry sih mending nyoba pakai baking soda. Strawberry lebih enak buat dimakan.

    Reply

Leave a Comment