BLANTERWISDOM101

Review OxyGlow Eye Cream 7 Hari Pemakaian

Jumat, 18 Januari 2019

 Assalamu'alaikum....


Kali ini Beauty Talk saya tentang review OxyGlow eye cream.

Eye cream? Krim untuk daerah mata? Serius perlu juga? Ya ampuun, cewek ribet beud ya?

Hahaha, yaaa gitulah. Kita kaum hawa punya kulit berbeda dengan kaum adam. Kulit kita lebih tipis dan lebih rentan rusak dibanding mereka. Makanya kalau di dalam agama saya perempuan diwajibkan menutup seluruh anggota badan (kecuali wajah dan telapak tangan) yaa karena ini salah satunya.

Nah, karena kulit perempuan memang tidak sekuat lelaki jadi jangan heran perawatan badan kami memang lebih banyak. Salah satunya eye cream ini.

Saya merasa perlu eye cream sejak Desember 2017. Saat itu saya merasa kenapa wajah terasa begitu kusam dan.....daerah mata terlihat lelah.

Long story short, sampai akhirnya di bulan Maret 2018, sepulang saya dari liburan keluarga di Malang, saya mendapati area wajah terasa sangat gatalll sekali. Saya ga tau harus ngapain selain digaruk. Alhasil iritasi (ya iyalaaah!) dan menimbulkan perlukaan yang terlihat seperti.......flek.

Oh em ji, saya udah punya flek di mata plus garis halus di usia under 30😥😥😥. Mata sayu karena begadang sudah jangan ditanyakan lagi, plis 💔.


Iya sih itu semua bisa dicover pakai fondation, concelear atau bahkan cuma DD cream, tapi karena sejak awal saya concern di skincare maka saya lebih memilih merawat dibanding men"dekorasi".

Baca: Review Vienna Collagen Eye Pads: Mata Segar Seketika

Mulai dari situlah pencarian eye cream saya dimulai. Sempat berganti 2x eye cream akhirnya sekarang saya mencoba eye cream dari OxyGlow. Pertama kali tau produk ini saat jalan-jalan ke blog seorang beauty blogger. Pikir saya waktu itu, "Hmmm, apa nih? Namanya elegan banget. Produknya sebagus namanya ga?".

Akhirnya penasaran saya hilang karena produk ini sudah di tangan. Oh ya, kalo kalian penasaran juga dan pengen nyoba kalian bisa beli di olshop di Tokopedia dan Shopee atau bisa juga langsung ke websitenya di oxyglow.co.id. Nah, di websitenya sebelum memesan kalian juga bisa konsultasi via live chatting.

Well, sekarang mari kita coba dan buktikan hasilnya 😉

✨Ini dia First Impression Review: Oxy Eye Cream by OxyGlow✨



Informasi Produk

review oxyglow

 

Nama produk: Oxy Eye Cream 
Jenis: Eye cream

Netto: 12.5 gr
No BPOM: NA 18182000171

Harga: Rp 150.000

Brand: OxyGlow



Packaging

Ketika produk ini datang, tidak dikemas dalam kotak. Jadi, pot-nya tergeletak begitu saja. Padahal saya berharap setiap produk dikemas dalam dus, supaya lebih terjaga aja sih.

Tapi, walau tanpa kotak, segelnya tergolong aman menurut saya karena dilengkapi dengan stiker hologram yang lengket (ga cuma sekedar nempel) dan juga pot-nya ditutupi plastik hingga ke tutupnya.

Review oxyglow

Yess, kalo segelnya seaman ini entah kenapa aku senang, Qaqa.... 


Nah, kalo ngomongin pot atau jar-nya Oxy Eye Cream ini cantik banget. Dengan warna emas yang sangat dominan produk ini terlihat sangat elegan, sesuai namanya.

Tutupnya ulir, seperti lazimnya jar pada umumnya, dengan permukaan tutup seperti cermin jadi sekalian bisa ngaca di situ. Tutupnya terbuat dari plastik dengan warna emas juga. Sedangkan jar-nya terbuat dari bahan melamin.

Tulisan di sekeliling kemasan memuat; nama produk, bahan penyusun, logo halal, no BPOM, barcode, dan nama perusahaan. Sedangkan untuk expired datenya terletak di bawah jar.

Tulisan tanggal kadaluwarsanya semacam dari karbon dan sayangnya mudah sekali hilang ketika plastik segelnya dibuka, padahal itu termasuk hal yang penting.


Bahan-Bahan

Review oxyglow


Water, Arnica Montana Flower Extract, Caprylic/Capric Triglycerida, Cetearyl Alcohol, Cetearyl Glucoside, Glycerin, Palmitoyl Tripeptida-5, Phenoxyethanol, Tocopheryl Acetate, Allantonin, Hyaluronic Acid. 

Hai, hai.....kita bahas beberapa yuk, karena saya lumayan sok tau kepo 😆. 


Ternyata Oxy Eye Cream ini termasuk water-based karena bahan penyusun pertamanya adalah air.

Agen anti aging yang ada di eye cream ini adalah Palmitoyl Tripeptide-5 yang befungsi sebagai perangsang pembentukan kolagen.

Sedangkan agen pelembabnya adalah Glycerin, yang untungnya halal di dalam produk ini. Alhamdulillah syekali.... 

Review oxyglow


Zat Allantoin fungsinya juga hampir sama, digunakan sebagai pelembab untuk mengobati ataupun mencegah kulit kering, bersisik, gatal, dan iritasi ringan. 

Sedangkan Hyaluronic Acid (AH) digunakan untuk regenerasi sel fibroblast untuk mengencangan kulit yang berkerut. HA jua punya kemampuan mengikat air 1000x dari volumenya sendiri jadi memang sangat bagus untuk mengatasi kulit kering. 

Nah, ternyata ada kandungan ekstrak bunga Arnica Montana juga dan porsinya lumayan banyak. Kalian tau apa manfaatnya? Ternyata dia bisa mengurangi lingkaran hitam pada daerah mata. 


Klaim

Produk diklaim dapat;

  1. Membantu secara dramatis tampilan tanda-tanda utama penuaan di sekitar daerah mata yang rapuh.

  2. Membantu kulit mengoptimalkan proses perbaikan alami untuk mengurangi garis-garis halus dan kerut yang dapat muncul pertama sekitar area mata Anda.

  3. Dapat menyamarkan kerutan.

  4. Membantu mengurangi sembab pada mata.

  5. Merawat kekencangan pada area sekitar mata.

  6. Membuat area sekitar mata tampak segar bercahaya.

Review oxyglow

Aroma, Tekstur, dan Warna

Eye cream ini sama sekali tidak mempunyai aroma apapun. Bebas fragrance. Dan sejauh ini beberapa eye cream yang pernah saya pakai juga tanpa parfum. Mungkin karena pemakaiannya dekat dengan area sensitif kali ya.

Review oxyglow


Teksturnya macam cream pada umumnya, hanya saja agak lebih berminyak. Menurut saya wajar karena biasanya produk anti aging memang rich alias kandungan minyaknya cukup banyak. Soal warna, cream ini berwarna putih susu. Jadi, bebas pengharum dan pewarna yaa..

Review oxyglow



Cara Pakai

Oleskan dengan gerakan menepuk-nepuk perlahan pada sudut luar kulit mata, daerah kantong, dan kelopak mata. 

Berapa kali pemakaian dalam sehari? 

Ada yang bilang hanya sekali saat malam, ada juga yang bilang 2x, siang dan malam. Saya sendiri seringnya mengaplikasikannya 2x sehari, seberapa sering saya memakai krim wajah sesering itu juga daerah mata ikut dirawat. 

Review oxyglow

 

Performa

Pertama kali mencoba dan mengoles eye cream ini ke daerah mata saya mengawalinya dengan "bismillah". Iya, serius...kan segala sesuatu harus dimulai dengan yang baik  (bukan begitu, ustadzah? 😆). Terlebih saya takut ga cocok sama creamnya, apalagi ini daerah mata. Duh, gimanalah kalo sampai kenapa-napa.

Diawali dengan rasa dagdigdug antara cemas dan ingin mencoba akhirnya saya tetap memakai sampai hari ketujuh ini.

Hari pertama pemakaian, saya merasakan ada sensasi pedas-panas nya di daerah yang dioles. Huhuhu, apakah ini pertanda saya ga cocok?

Ternyata setelah diteruskan ke hari ke-4 5 dst sensasi pedas-panasnya itu berkurang (atau mungkin sudah terbiasa ya?). Pedas-panasnya itu jangan bayangkan yang kaya kena sambal. Ga, ga gitu. Pedesnya itu kaya tangan habis ngulek sambal terus dicuci, tapi cucinya belum bener-bener hilang zat capcaisinnya, jadi masih "agak-agak" rasanya. Naah, semacam itu lah.

Tapi, anehnya nya walau ada sensasi yang kurang nyaman itu kulit sekitar mata saya berangsur-angsur jadi lembab. Waawh! Padahal sebelumnya kulit sekitar mata itu kering. Saking keringnya jadi gatal, saking gatalnya jadi....digaruk deh.

Hiks, iya...

Dulu kalo gatal ya digaruk, tapi semenjak pakai eye cream OxyGlow kalo gatal pertanda mulai kering lagi, saya oleskan eye cream ini di daerah mata sambil dipijit lembut. Efeknya langsung kerasa, daerah mata langsung lembab dan gatal karena keringnya juga hilang. Laafff 💞

Jadi, sensasi "aneh" itu di awal akan berganti dengan sensasi segar setelahnya. Sebenarnya sih yang saya harapkan tidak ada sensasi "aneh" seperti itu. Pengennya langsung dapat efek dingin dan segarnya. Apa kita taruh di kulkas aja kali ya, hahahaha.

First impression apalagi yang saya rasakan?

Selain kulit area mata jadi lembab, lingkaran hitam di kelopak bawah juga memudar. Kalo boleh saya bilang hasilnya lumayan terlihat, padahal 2 pekan ini saya kurang banget tidurnya karena anak sakit semingguan yang sakitnya cuma kambuh tengah malam (auto begadang) disambung dengan deadline nulis. Biasanya kalo sudah gitu mata saya sembab dan gelap karena kantung matanya menonjol.

Tapi, 7 hari terakhir ini saya tidak mendapati hal itu. Sepertinya klaim "membuat daerah sekitar mata menjadi segar dan bercahaya" itu tidak berlebihan. 

Apakah ini karena kandungan Arnica Montanna yang ada di urutan terbanyak kedua ya? Hmm...mungkin banget sih 🤔

Untuk klaim lainnya, terutama mengenai kerutan, agak susah membuktikannya kalau pemakaiannya sesingkat ini. Hanya saja kalau efeknya sebagus ini saya yakin proses revitalisasi daerah mata akan terlihat dalam jangka waktu lama.

Jadi, mari kita habiskan Oxy Eye Cream ini sampai tetes terakhir 😆. 

Pros and Cons

Selama 7 hari pemakaian ini, saya bisa simpulkan poin plus dan negatifnya, di antaranya;

Pros

+ Sudah halal MUI
+ Sudah teregistrasi BPOM
+ Packagingnya cantik dan elegan
+ Membuat daerah mata menjadi lembab seketika
+ Memudarkan lingkaran hitam kelopak bawah dalam 7 hari
+ Harga standar

Cons

- Ada sensasi tidak nyaman di menit awal pemakaian

***

Oke, beauties. Sepertinya ulasan kali ini saya cukupkan sampai di sini yaa. Kalau sepanjang tulisan ini kalian ada yang belum paham (hahaha, maafin yak banyak yang unfaedahnya) kalian bisa follow sosial medianya Oxyglow karena ternyata katanya ada paket ekonomisnya, misal untuk rangkaian perawatan kulit normal seperti ini hanya Rp 450.000 sudah dapat 4 item. 

 

Paket hemat lainnya ada juga, seperti Acnes Series. Yang mau tau langsung aja cari tau di;

 

Facebook: https://www.facebook.com/pusatoxyglowindonesia

Instagram: @oxyglow_indonesia @oxyglowpusat_bekasi

 

Sampai ketemu di review skincare selanjutnya ya, Sis
 

Disclaimer:  Postingan ini adalah sponsored post dengan opini pribadi and honest review . Hasil bisa berbeda setiap individu tergantung jenis kulit dan kondisi. 

 

 

 

Share This :

0 komentar