Discalimer: Artikel ini sangat panjang, lebih dari 2000 kata (tapi tidak lebih dari 3000 kata). Yang sanggup baca monggo diterusin, yang ga sanggup mohon lambaikan tangan ke kamera. 

 

Assalamu’alaikum….

Bonjour everyone?

Bagi yang ga familiar apa itu drakor, yang pasti bukan sejenis pelakor atau nama seorang drakula (?) atau varietas baru dari tanaman kelor. Bukan. Bukan. Drakor itu singkatan dari dra-ma ko-re-a, sebuah jenis drama yang untuk menontonya aku harus izin suami berkali-kali sampai doi agak sedikit ikhlas. Wkwkwkwkwwkk.

Omong-omong, ini adalah drama korea kedua yang pernah kutonton setelah 8 tahun hiatus. Drakor pertamaku  adalah Dream High eh, siapa yang nanya?, sebuah judul serial televisi yang tayang 2011-2012 yang tertonton secara tidak sengaja saat-saat jenuh revisi skripsi. Tiba-tiba aja si Dream High (DH) ini muncul di hadapanku dan ……. yaah aku keterusan deh nonton sampai akhir. 

Tapi, DH ini entah kenapa ga terlalu booming, mungkin kaum perdrakoran juga ga tau ada judul ini (soalnya hampir ga pernah dengar ada yang ngomongin). Tapi bagi aku DH ini keren banget konsep ceritanya. Intinya cerita tentang seorang guru yang ingin dipecat (padahal baik, tapi kena skandal) dan yang bisa menolongnya dari pemecatan adalah mengubah anak-anak kelas buangan dari anything menjadi something. Akhirnya si guru itu berhasil dengan drama yang tidak mudah. Related banget sama aku yang kuliah di keguruan.

Ok, aku akui, Korea Selatan memang totalitas banget kalo bikin drama. Bahkan dulu sampai nge-bucin secara ga sengaja. Segala hal yang berkaitan dengan tokoh utama langsung aku googling. Bahkaan sampai cari tau tanggal lahir 5 tokoh utamanya yang jadi murid di kelas buangan, cari tau latar belakang mereka, sampai hapal soundtrack-soundtracknya.

Iya, se-ngebucin itu dulu *plaaak! 

Butuh berbulan-bulan agar bisa lepas dari bayang-bayang DH. Lama move-on nya kan? Wkwkwkwk. Karena itulah aku ga berani memulai lagi untuk nge-drakor. Teman-teman blogger pada ngomongin judul yang lagi naik daun aku masih tangguh, ga kepengen sama sekali.

Dan sekarang drakor keduaku, Crash Landing On You (CLOY), bukan sebuah drakor yang “kecelakaan” lagi karena aku  memang niat banget buat nonton. Awalnya membaca ulasan dari seorang blogger yang ga kukenal tentang si CLOY ini sekitar Januari. Dari sini aku dapat insight ternyata ada drama tentang Korea Utara – Korea Selatan. Setelah baca ulasan dramanya, eh ketemu tulisan travel blogger yang habis jalan-jalan ke Korea Utara dan ……. wooh, aku dapat insight baru lagi tentang negara komunis itu.

Apakah aku akhirnya langsung nonton CLOY? Oh, tentu tydaq. Pertahananku masih kuat.

Sampai akhirnya seorang teman blogger -yang lumayan sering kontak dengannya, sebut saja namanya Madam A- mengulas CLOY, seketika aku langsung cari dramanya. Impulsif banget. Padahal aku baru sempet baca judulnya dan ga buka artikelnya *muahahaha. 

I told you, untuk nyelesaikan drakor 16 episode ini aku hanya butuh 1,5 hari!!  Keren?? Ga, ini ngeri. Aku bahkan ngerelain jam tidur malam dan jam nulisku. Ini kek akumulasi penasaran aku mulai Januari tapi berusaha ditahan-tahan. Ndilalah, pas baru episode 1 aja udah speechless, ga bisa pokoknya kalo ga diterusin.

Aku kalo udah ketemu yang gila-rame-banget kek gini emang susah mau berhenti, lebih tepatnya ga bisa nahan rasa penasaran. Eh, bener aja, ternyata menurut kabar si CLOY ini memecahkan rekor rating tertinggi di TVN yang sebelumnya dipegang oleh Goblin (jangan tanya daku reviewnya, udah pasti ga tau, ahahaha).

Aku pernah juga ngabisin novel Aroma Karsa 700 halaman dalam 2 hari. Novel tertebal dan tercepat yang pernah aku baca sudah aku tulis di sini reviewnya. Tapi, bisa juga sih ngabisin 1 buku dalam 4 bulan. Tergantung level penasaranku pokoknya.

Btw, kalian nyadar ga sudah baca 500 kata?? Muahahahaha. Mianhae, kalian pasti bored ya, padahal review CLOY aja belum ada nih. 

Ok deh kalo kalian penasaran sama ceritanya, yang bikin sampai sebegitu ngototnya emak dua anak ini ngabisin dalam waktu kurang dari 2 hari. Sebagus apakah, sekeren apakah. Check this out!

 

Crash Landing on You

review Crash Landing on You latifika.com

Serial TV ini punya beberapa judul, di antaranya Emergency Love Landing, Love’s Crash Landing, Crash Landing of Love tapi yang resmi Crash Landing on You

Genre: Comedy, romance, action

Kalau boleh ngasih persentasi, comedy 30%, romance 40%, action 30%. 

Alur: campuran

Udah jadi alur mainstream drama ya. Kalo ga alur campuran kayanya bakalan monoton dan ga greget.

Tokoh Utama:

Kapten Ri (Hyun Bin), Yoon Se-Ri (Son Ye Jin), Seo Dan (Seo Jin Hye), Seung Joon (Kim Jung Hyun).

Tokoh utama ini ada 2 wanita (Yoon Se-Ri dan Seo Dan) serta 2 pria (Kapten Ri dan Seung Joon) dengan 2 orang WN Korea Utara (Seo Dan dan Kapten Ri) dan 2 WN Korea Selatan (Yoon Se-Ri dan Seung Joon).

Yup, ini sebenarnya kisah cinta segiempat antara dua negara tetangga yang tidak saling akur, di sinilah titik masalahnya dimulai.

review Crash Landing on You latifika.com

4 tokoh utama, cinta segiempat dua negara

Karakter:

Kapten Ri atau Ri Jeong Hyuk

Seorang tentara Korea Utara dengan pangkat kapten dan tinggal di post perbatasan. Dari episode 1 Kapten Ri ini sudah keliatan auranya membahan, dia tegas dan punya insting tajam meraba ketidakberesan dan menentukan keputusan. Orangnya kaku, jaim, jarang senyum (etapi sekali dia senyum kalian yang kaku). Anak tunggal dari salah satu orang penting di Korea Utara tapi tidak banyak yang tahu termasuk tentara bawahannya. Dia merahasiakannya karena beberapa hal (nanti akan ketemu di sinopsis).

Yoon Se-Ri

Anak konglomerat Korea Selatan, pewaris tahta terpilih namun sebenarnya sudah lama keluar dari rumah orangtuanya karena kakak-kakaknya suka main sikut, tapi akhirnya dia sudah punya perusahaan yang dibangun sendiri. Kebalikan dari Kapten Ri yang jarang senyum, Yoon Se-Ri wataknya ceria, lucu, ga baperan dan percaya diri. Selama berbisnis dia tidak pernah salah instingnya (makanya nama brand nya “Se-Ri’s Choice”), tapi tidak saat menentukan jalan pulang di perbatasan Korea Utara dan Selatan yang akhirnya menjadi titik mula drama ini. 

Seo Dan 

Keponakan salah seorang petinggi militer di Korea Utara, ayahnya sudah meninggal dan dulu juga termasuk petinggi militer. Seo Dan sedang belajar di Rusia dan pulang karena ingin mengunjungi tunangannya, yang ternyata adalah Kapten Ri. Tinggi, langsing, cantik (banget), elegan, dan agak angkuh. Ohya, dia juga jarang senyum. 

Seung Joon

Pebisnis muda warga negara Korea Selatan. Wataknya slengekan, bad boy, main kotor dalam bisnis, teman kakak kedua Yoon Se-Ri tapi akhirnya berkhianat. Pelariannya yang sulit ke negara Korea Utara demi mengamankan uang ratusan miliar Won akhirnya mengubah karakternya. Pertemuannya dengan anak miskin di pasar Korea Utara dekat post perbatasan (daerah Kapten Ri tinggal selama dinas) kemudian membuka masa lalunya. Ohya, Seung Joon adalah mantan tunangan Yoon Se-Ri yang diputus karena Se-Ri tau niat Seung Joon sebenarnya.

 

Sinopsis

Yoon Se-Ri terlahir dari keluarga kaya. Anak ketiga dari tiga bersaudara dan satu-satunya perempuan ini ternyata adalah calon pewaris harta ayahnya. Saat undangan makan malam hal tersebut disampaikan dan kedua kakanya tidak terima. Yoon Se-Ri tidak peduli dengan kelakuan mereka.

Esoknya dia berencana ingin melakukan paralayang untuk menguji baju parasut yang ingin dirilis perusahaannya. Se-Ri ngotot ingin mencobanya sendiri walau asistennya sudah mengingatkan, tapi dia mengabaikannya karena dia sudah pernah belajar sebelumnya di Swiss dan saat itu sedang bahagia-bahagianya sebab merasa sudah menang dari kedua kakaknya.

Na’as, seketika semua berbalik. Saat sedang asyik-asyiknya terbang ternyata datang angin tornado, menggulung Se-Ri dan melemparkannya ke hutan dekat perbatasan kedua negara namun masih masuk wilayah Korea Utara. Degh! Dia masuk ke kandang macan!

Malamnya, di perbatasan kedua negara tetangga yang tak saling akur itu terjadi penyerahan perampok makam berkewarganegaraan Korea Utara yang terjadi di daerah perbatasan zona demiliterisasi Korea Selatan. Penyerahan itu terjadi dari pasukan militer Korea Selatan ke militer Korea Utara. Kapten Ri yang sedang berjaga di post perbatasan memimpin serah terima tersebut dan berjanji akan menghukum perampok tersebut. Dia mencurigai atasannya di Badan Keamanan, Cho Cheong Gal, terlibat dengan kriminal tersebut. Kecurigaan yang berbuntut panjang karena ternyata ada hubungannya dengan kematian tragis kakaknya.

review Crash Landing on You latifika.com

Si super antagonis, Cho Cheong Gal

Besok paginya Kapten Ri menyisir daerah perbatasan untuk mengecek kerusakan yang terjadi karena tornado semalam. Saat itulah dia menemukan Se-Ri sedang bergelantung baru tersadar dari pingsannya. Se-Ri yang melihat ada orang awalnya bersyukur namun setelah dilihat ternyata bajunya berlambang bintang khas Korea Utara terlihat sangat syok. Dia tau negara tetangganya itu kalau soal menghukum orang sangat mengerikan.

Setelah turun dari atas pohon dan crash landing di badan Kapten Ri, Sen-Ri berusaha melarikan diri. Namun setelah diperingatkan agar hati-hati karena banyak ranjau akhirnya dia berhenti. Tak di sangka ternyata tak lama setelah itu justru Kapten Ri yang tak sengaja menginjak ranjau yang letaknya random karena baru saja hanyut oleh banjir. Kesempatan itu digunakan Se-Ri untuk melarikan diri. Dan setelah melewati percabangan Se-Ri ternyata salah memilih jalan dan akhirnya malah berputar-putar di daerah perbatasan.

Tentara bawahan Kapten Ri yang salah menerima informasi malah berusaha menembak Se-Ri, padahal intruksinya adalah tangkap tanpa menembak. Se-Ri dengan naluri mempertahankan diri tetap berusaha lari sampai ke garis perbatasan. Saat melihat tulisan “Palang Merah Korea” Se-Ri merasa lega akhirnya dia berhasil masuk ke negaranya. Lalu, masuk ke perkampungan di dekatnya. Namun, Se-Ri melihat kampung itu ada yang aneh: mati lampu semalaman dan hanya dinyalakan saat menjelang subuh, ibu-ibu berkumpul setelah ada pemberitahuan lewat toa dan mereka bersenam pagi, masyarakat yang tegur sapa dan saling menanyakan kabar, penggunaan briket batu bara, aksen yang tidak pernah dia dengar sebelumnya, serta tulisan puja-puji terhadap pemimpin negara yang tidak pernah dia lihat sebelumnya.

Saat dia tersadar usahanya seharian sia-sia karena ternyata dia masih ada di Korea Utara, Cho Choel Gang, anggota Badan Keamanan -yang sempat hadir di awal saat serah terima perampok makam- muncul dalam rangka patroli keamanan dengan membawa mobil. Se-Ri yang melihat dari jauh terkejut karena tiba-tiba ada yang menangkapnya dan memasukkannya ke dalam pagar. 

Ternyata dia adalah……..Kapten Ri yang mengejarnya tadi pagi! Kapten Ri melakukannya agar Se-Ri tidak tertangkap basah oleh Badan Keamanan karena akan berakibat pada diri Se-Ri dan juga Kapten Ri beserta bawahannya.

Ok, Guys…..capek nulisnya ternyata itu masih episode 1. Monmaap, aku ga biasa nulis review film, kek semua-muanya mau diceritakan *Plaaak!

Terselamatkannya Se-Ri dari mata Badan Keamanan oleh Kapten Ri kemudian berlanjut di episode-episode berikutnya. 

Sebenarnya Kapten Ri berusaha membantu mengembalikan Se-Ri ke negaranya tanpa terlibat dengan politik kedua belah pihak. Namun, usahanya selalu gagal. Terlebih si Choe Chang Gal, tokoh super antagonis di serial ini sangat mencari-cari kesalahan Kapten Ri. Dia tidak ingin segala kejahatannya yang sudah disimpan rapi terbongkar oleh Kapten Ri. Keberadaan Se-Ri di rumah Kapten Ri tentu menjadi tanda tanya besar sekaligus kunci untuk menjatuhkan Kapten Ri.

Segala usaha Kapten Ri melindungi Se-Ri sudah dilakukan, mulai dari mengakui bahwa Se-Ri adalah tunangannya, Se-Ri adalah dari divisi 11 (agen mata-mata untuk wilayah Korea Selatan), yang yaah tentu saja itu semua bohong tapi tetap dilakukan untuk mengembalikan Se-Ri ke negaranya dalam keadaan baik-baik.

 

review Crash Landing on You latifika.com

Momen saat Kapten Ri terpaksa berbohong bahwa Se-Ri adalah tunangannya

 

Saat itu Kapten Ri diberitahu koleganya bahwa rumahnya akan digeledah oleh Choe Chang Gal, si atasan musuhnya, guna mencari kesalahannya. Se-Ri kepergok bersembunyi dan terselamatkan (sementara) karena Kapten Ri datang tepat waktu. Saat mau dibawa untuk diinvestigasi, Se-Ri kemudian diakui sebagai tunangan Kapten Ri. Semua yang melihat terkejut, ternganga, sama sekali ga menyangka.

Tunangan? Tunangan pura-pura karena sebenarnya Kapten Ri sudah punya tunangan. Seo Dan, yang pulang dari Rusia tiba-tiba hadir di depan rumah Kapten Ri dan memergoki tunangannya itu baru pulang dari pasar berdua dengan Se-Ri. Jleb! Langsung Seo Dan ingin pulang ke PyongYang malam itu juga dengan mobil pamannya yang dipinjam Kapten Ri. Walau begitu Seo Dan tetap ngotot mau menikah sama Kapten Ri sampai akhirnya dia menyerah melihat hati laki-laki pujaannya bukan untuk dirinya.

Akhirnya drama-drama berlanjut hingga tumbuh rasa saling menyukai antara Kapten Ri dan Se-Ri, kemudian saling menyayangi dan akhirnya saling mencintai. 

Drama ini tambah berwarna dengan kehadiran si Seung Jeun, mantan tunangan Se-Ri yang melarikan diri ke Korea Utara. Di sana mereka bertemu. Namun, Seung Jeun akhirnya kesambet sama Seo Dan, tunangan Kapten Ri. Sebenarnya pertunangan itu seperti dipaksakan karena Kapten Ri sebenarnya tidak ada rasa dengan Seo Dan, padahal Seo Dan sudah naksir sejak masih SMP. Namun, pada akhirnya setelah melewati berbagai intrik, Seo Dan ikhlas melepas Kapten Ri dan mulai menyadari bahwa sebaiknya dia menerima cinta lelaki yang ada untuknya, Seung Jeun.

Drama ini separuh berlatar Korea Utara dan separuh berlatar Korea Selatan karena pada akhirnya Se-Ri berhasil pulang ke negaranya dengan selamat. Akhir cinta main couple ini berakhir bahagia. Sayangnya second couple berakhir tragis. 

Apakah hanya soal percintaan? No no no. Ini dramanya kompleks banget. Apalagi berlatar negara paling misterius di dunia, Korea Utara. 

Pada awalnya tidak ada yang tahu latar belakang Kapten Ri, kebanyakan mereka hanya mengira dia kapten biasa. Kapten Ri juga mengosongkan bagian itu di profilnya. Padahal yang sebenarnya dia adalah anak tunggal Kepala Biro Politik Umum. Tapi, dia ga menggunakan jabatan ayahnya ketika bertugas. Entah karena dia ga suka ekspos atau dia mau diam-diam menyelidiki kematian tragis kakaknya.

 

Review

Jujur, aku sangat sangat sangatttt penasaran dengan drama korea yang membahas Utara – Selatan. Aku sudah menduga akan sangat kompleks banget masalahnya, ga hanya soal percintaan, tapi juga melibatkan politik kedua belah pihak dan aku sangat penasaran bagaimana drama ini menyelesaikannya. Apakah Kapten Ri pindah kewarganegaraan ataukah Se-Ri yang ke Korea Utara??? Ah, mustahil kalo keduanya terjadi. Tapi gimana lagi, sedangkan chemistry mereka sudah sangat kuat dan feeling bakal berakhir dengan bahagia. Benar-benar sangat penasaran karena ga tertebak bagaimana akhirnya, tapi aku juga ga mau skip barang satu episode.

Astagaa, lebay kali mamak satu ini

Selain itu, yang membuatku penasaran dengan serial ini adalah bagaimana kehidupan di Korea Utara. Setelah sebelumnya aku membaca tulisan travel blogger yang baru saja traveling ke sana, aku jadi ingin melihat secara keseluruhan. Walaupun, yah, ga mungkin banget donk settingnya beneran di Korea Utara. Tapi seenggaknya, produser dan sutradara pasti berusaha menggambarkan dengan baik. Kalau kata Nara-Kang, pembelot Utara yang sekarang tinggal di Selatan dan menjadi Youtuber, pengambaran Korea Utara di serial ini sudah 60%.

Aku memang tau kalau di sana negara komunis, dimana berasas sama rata sama rasa. Tapi, aku ga kebayang kalo potongan rambut di sana juga di atur –hanya ada 4 atau 5 style yang dibolehkan, perempuannya tidak boleh digerai dan harus diikat, baju pun juga diatur, pokoknya tidak boleh menyamai negara kapitalis. Listrik juga dibatasi, tidak nyala sepanjang malam. No internet, TV hanya 1 channel. Penyadapan adalah hal biasa di sana –bahkan ada petugas yang kerjaannya mendengar percakapan hasil sadapan. Alat sadap ada di mana-dimana, bahkan di kamar hotel. Bangunannya terlihat sangat old mungkin seperti Indonesia 30-40 tahun silam. Seperti memang sengaja dipertahankan seperti itu. 

Cuman, sekuno-kuno nya Korea Utara ternyata ada sisi high tech nya juga yang Indonesia bahkan ga punya atau masih jarang, kek tenaga listrik ramah lingkungan “panel surya” yang ada di rumah, apartemen, dan taman-taman di Pyongyang (ibukota Korea Utara) serta kereta api bawah tanah terdalam di dunia yang kedalamannya 400m di bawah permukaan tanah. Wow! Koq aku tau sih? Ya donk, habis baca tulisannya Mba Fanny Frastika di blognya www.dcatqueen.com. *sombongamat

Menurut aku porsi drama ini passs banget. Santai, komedi, kemudian tegang –karena intrik politiknya, habis itu romantis, santai, ngelucu lagi, kemudian tegang, dan seterusnya. Jadi ga ngebosenin sama sekali. Apalagi bagian komedinya, Ya Alloh tolong…..aku sampai ngakak banget. Bener-bener hiburan dan lepas penat sejenak dari bayang-bayang pandemi. Dan initu pinter banget dah si penulis naskahnya, tiap episode dibuat gantung dan memancing penasaran dan yaaa..aku akui sukses! 

Ohya, si CLOY ini walau menceritakan gambaran tentang Korea Utara tapi ya ga juga kaya ngejelek-jelekin. Perempuan dan laki-lakinya cakep-cakep. Si Seo Dan tunangannya Kapten Ri itu cantik dan anggun banget, bahkan menurutku lebih cantik dia dibanding Sen-Ri. Terus ibu-ibu di kampung Sen-Ri juga cantik-cantik dengan baju tertutup dan rok di bawah lulut. Cumaan, yaa tetep sih menurut aku drama ini berani biangett sampai ngangkat intrik politik di negara paling misterius ini, yang tega men-dorr warga negaranya di tempat, tanpa investigasi.

Ohya, btw ini ada salah satu scene yang bikin aku ngakak guling guling. Diceritakan saat itu kepolisian Korea Selatan sedang menginvestigasi Kapten Ri dan 4 bawahannya karena ketahuan berada di Korea Selatan — dalam rangka melindungi Se-Ri yang diincar oleh Cho Cheong Gal. Tentu saja Kapten Ri masuk ke Korea Selatan lewat jalan rahasia dan itu akhirnya ketahuan otoritas Selatan. Yup, diinvestigasilah mereka. 

Lucunya, ketika bawahannya diinvestigasi, mereka sudah membayangkan bakal ada setruman dan kekerasan fisik seperti di Utara tempat mereka. Ketika lengan mereka dipakaikan alat pengukur tekanan darah, si Pyo Chi Soo (sersan jenderal yang lambe nyinyir, tukang provokasi, tapi lawak abis) bilang kalo dia tetap tidak akan bicara apa-apa walaupun disettrum. Eh, ternyata ga diapa-apain. Nghahahahahaha. Malahan habis diivestigasi mereka dikasih makan. Kecelek banget. Ngakak abis pokoknya.

Ohya, dibalik keseruannya tentu saja ada point minusnya. Tapi ini subjektif, tergantung masing-masing penonton. Buat aku yang jarang ngikutin drakor, adegan kiss nya kayanya kebanyakan dah, huahahaha. Terus yang gengges banget ritual minum-minumnya itu koq sering banget. Aku bahkan sampai ngerasa tenggorokan panas sendiri liat mereka begitu. Mungkin saking biasanya di sana bahkan katanya jadi budaya, jadi mereka no probs.

***

Ok, sekarang saatnya ngasih rate buat serial televisi ini. Kalo menurutku 9.5 of 10 kayanya ga berlebihan untuk totalitas yang disajikan. Recomended!

 


Latifika Sumanti

Mom of two, long life learner. Part time blogger, full time mother. Beauty, health, and parenting enthusiast

2 Komentar

Nisa · Mei 4, 2020 pada 4:36 am

Dulu banget, punya teman dikelas waktu sma, suka nonton drakor. Akhirnya daku ikut nonton pinocio, 49 days dkk. Tapi daku bukan pecinta drakor, cuma melihat saja. Kadang jadi komentator itu film wkwkw.

Tos mbak, sama kalo nya udh suka mau streaming sampai habis pokoknya wkwkw

Wah mbak fika, novel sebanyak 700 lembar bisa 2 hari, aku pernah saking gabutnya menghabiskan membaca hampir 1000 lembar satu hari. Karena saking asiknya itu cerita.

4 Trend Selama Masa Pandemi · Agustus 18, 2020 pada 11:48 pm

[…] Baca juga: Crash Landing On You, Drama Pertama Setelah Hiatus 8 Tahun […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *