Akhirnya saya memutuskan untuk membeli sebuah krim dan telah memakainya dalam beberapa hari ini. Sekarang giliran saya review Gizi Super Cream. Bagi yang mengikuti dari awal pasti sudah paham ya, ini adalah kelanjutan proyek skincare saya.  Sekarang saya mulai naik kelas, sudah mulai coba-coba krim wajah dan body lotion. Setelah ngerasain kulit ga kering lagi karena asupan vitamin E dan kawan2nya sekarang saya mau nyoba naikin skin tone, yup brightening. Karena lama sekali kulit saya ini minim perawatan jadilah sinar UV membuat kulit saya kusam dan gelap. Ok, saatnya berburu perawatan dari luar.

See, kalian lihat kan kandungannya?ūüėć demi melihat itu saya langsung jatuh cinta pada pandangan pertama sama krim ini. Ditambah lagi dia sudah halal MUI dan dan dan…

 
 
 
Review Gizi Super Cream

Review Gizi Super Cream dari bahan-bahannya

Lihat yang tulisan “NO” bla bla bla. Aah, jujur saya jadi klepek-klepek bacanya. Serius. Ditambah dengan teknologi nanonya dan klaim 100% ekstrak dibuat dari herbal asli. Hmmm, doa saya cuma satu, Ya Alloh… Semoga cocok muka hamba sama krim ini. Yang di toko kedua ini saya ga bawa bocah, jadi saya lebih khusyuk membaca kemasannya. Ternyata it’s so so so worth it! (Lebay banget ya? Mudahan bukan korban rayuan iklan eh kemasanūüėÖ)

Baca juga: Review Zalfa Cream Setelah Pemakaian 3 Bulan

Packaging

Kemasan Gizi ini saya beli yang versi pot. Sebenarnya ada yang kemasan tube, lebih higienis karena ga kena tangan setiap kali ngambil isinya. Tapi versi pot ini lumayan minimalis, cuma 9 gram. Pas banget buat pemula kaya saya yang kalo-kalo ternyata ga cocok ga perlu nangis bombay karena harus dibuang.

review gizi super cream

Harga

Karena ukurannya kecil harganya juga lumayan murah, Rp. 16.000. Padahal kalo disetarakan dengan produk lain, sebut aja Garnier isi 20 ml dengan harga Rp 22.000 krim ini jatuhnya lumayan oge ternyata, lumayan mahal maksudnya. Hahaha…gpp lah, asal sayanya merasa sepadan dengan kandungannya dan hasilnya nanti.

Komposisi

Krim ini daily using, bisa kalian pake siang dan malam. Karena saya lihat ga ada SPF nya jadi buat kalian yang mobilitas tinggi sebaiknya pakai sunblock atau Gizi yang +SPF versi tube kuning  (next review ya). Karena ga ada SPF nya juga jadi aman2 aja mau dipakai malam.

Baca juga: Sunscreen Parasol Cream Orange. Cucok!

review gizi super cream

Kandungannya terdiri dari banyak sekali herbal, setidaknya kalo dibandingkan dengan krim2 yang saya pakai sebelumnya. Biasanya kalo kosmetik kan bahan-bahan kimiawi gitu ya penyusunnya, bederet panjaaang dari atas ke bawah. Naah kalo yang ini bahannya banyak pakai bahasa latinnya, yaah ada juga sih bahan kimianya …pasti. Satu colekan krim ini rich banget, bisa buat dipake bedua atau full muka-leher. Walaupun rich tapi ga gerah. Enak-enak aja.

Supaya lebih haqul yaqin saya coba bertandang ke situs resminya  untuk memastikan jenis herbal dan manfaatnya.

Tujuh herbal penyusunnya yaitu rumput laut, beras, bligo, kedelai, lidah buaya, jeruk nipis dan pepaya.

  1. Rumput Laut. Rumput laut jenis Eucheuma spinosum yang tergolong dalam divisio thallophyta ini memiliki kandungan mineral esensial, vitamin A, B kompleks, C, D, E dan K, Senyawa hidrokoloid yaitu agar-agar, karaginan dan alginat, serta kandungan polifenol dan karotenoid yang cukup tinggi. 
  2. Kandungan polifenol dan karotenoid berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas sehingga dapat mencegah dan mengurangi terjadinya kerusakan sel. Kerusakan sel dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit, termasuk penuaan dini. Bahkan, menurut Misonou et al dalam jurnal yang ditulis oleh Suryaningrum, Dwi et al., 2006 antioksidan poten yang terkandung dalam rumput laut juga dapat menghambat penetrasi sinar UV yang kuat ke dalam jaringan atau sel.
  3. Lidah buaya atau Aloe vera memiliki kandungan air yang mencapai 99% + dan kandungan Lignin menjaga kelembaban kulit lebih lama sehingga kulit terhindar dari dehidrasi.
    Sedangkan Vitamin C dan E yang merupakan antioksidan alami berfungsi mencegah penuaan dini. Selain itu, kandungan Vitamin A dalam lidah buaya akan merangsang pembentukan kolagen yang dapat mengurangi keriput serta meregenerasi dan mencerahkan kulit.
  4. Jeruk nipis atau Citrus aurentifolia kaya akan manfaat, diantaranya sebagai antibacterial, antivirus dan anti alergi. 
    Jeruk nipis memiliki kandungan Flavonoid dan Vitamin C yang tinggi. Kombinasi keduanya, berfungsi sebagai antioksidan yang sangat baik untuk menghambat proses penuaan dini. Ekstrak jeruk nipis baik untuk menutrisi serta mencegah iritasi dan kerutan halus pada daerah sekitar mata. Selain itu, Vitamin C juga bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati, meregenerasi sel kulit dan membuat kulit tampak berkilau (shining/glowing).
  5. Pepaya (Carica papaya) merupakan sumber nutrisi, di antaranya provitamin A Carotenoids, Vitamin C, B, Lycopene, dsb.   Enzim papain yang terdapat dalam buah, batang dan daun pepaya berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati secara alami dan menghaluskan kulit. Selain itu, ekstrak papaya juga bermanfaat untuk mencerahkan kulit.
  6. Kedelai atau Glycine max punya segudang manfaat dari segi medis, di amtaranya mencegah kolesterol, menekan sel kanker,  hingga meningkatkan daya ingat. Selain manfaat secara medis, ekstrak kedelai yang digunakan untuk perawatan kecantikan berfungsi sebagai anti-cellulite dan bermanfaat untuk mengurangi flek hitam akibat penuaan dini yang disebabkan oleh radikal bebas ataupun efek hormonal, serta meningkatkan elastisitas kulit dan produksi kolagen.
  7. Bligo memiliki banyak sekali manfaat bagi kulit karena memiliki kandungan triterpenoid, flavonoid, carbohidrat, glikosida, vitamin dan asam uronic. 
    Salah satu keunggulan buah Bligo adalah mengurangi peradangan akibat jerawat.
  8. Beras yang dikenal dengan nama latin Oryza sativa mengandung senyawa gamma oryzanol dan ferulic acid yang merupakan antioksidan. Selain berfungsi sebagai antoksidan, ferulic acid dan gamma oryzanol juga berfungsi sebagai anti allergenic, anti inflamasi (peradangan) dan UV Protection yang melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari serta menghambat proses pembentukan melanin, sehingga mencegah timbulnya flek hitam.

Dari penjelasan panjang di atas. Bisa saya simpulkan kalo Gizi Super Cream dengan serangkain ekstrak herbalnya ini bermanfaat sebagai; anti peradangan, anti alergi, antioksidant, anti selulit, antivirus, antibakteri, UV protect, mencerahkan kulit, mengangkat sel kulit mati, merangsang pembentukan kolagen, mengatasi kerutan, meregenerasi sel kulit, melembabkan, menghaluskan kulit serta mencegah penuaan dini.
Hmmmmm… Maa syaa Alloh ya makūüėćūüėćūüėć

Sebenernya masih ada beberapa kandungannya yang bagus menurut saya, seperti; minyak biji bunga matahari,  minyak kelapa, dan niasin. Tapi entah kenapa tidak dijelaskan di situsnya. Ok, kapan waktu nanti coba saya review ulang ya.

Hasil

Saya sih baru 3 harian makenya ya, jadi belum terlalu signifikan terlihat. Sejauh ini yang saya rasakan kulit wajah sudah berasa kenyal dan lembab, walau brighteningnya belum keliatan. Tapi saya suka banget. Kulit saya jadi ga kering kerontang lagi, berasa ternutrisi dengan baik, lembab, kenyal, terhidrasi, it’s more than enough feeling. Gpp deh ga putih-putih banget, ngerasa kulit sehat aja sudah bersyukur, ya kan mak?

Dan bukanlah suatu kelebayan jika saya mengatakan bahwa Gizi Super Cream memang krim yang sangat bergizi. Dan….. ehm ehm, sepertinya saya baru saja menemukan tambatan muka yang baruūüėć *eaaaa

Sekian review Gizi Super Cream versi saya. Sampai berjumpa di ulasan skincare berikutnya ya.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *