Review Toner Avoskin Your Skin Bae Vitamin C untuk Kulit Berminyak dan Sensitif – Assalamu’alaikum…. Welcome back to skincare-talk on my blog 🙂

Setelah sekian lama hiatus me-review skincare akhirnya saya come-back lagi. Apalah artinya hidup tanpa skincare untuk emak-emak 30+ *halah.

Padahal saya kira saya sudah kapok coba ini itu karena di tahun 2019-2020 saya adalah: tiada hari tanpa breakout *nasib. Ya kan, salah siapa coba ini itu karena modal “keratjoenan” doank *PLAK!

But, now is really different.

Saya belajar banyak dari kesalahan yang sudah-sudah. Saya lebih belajar memahami kebutuhan kulit saya. Observasi dan evaluasi adalah KOENTJI memahami lebih baik. 

Saya memang sudah cukup jera untuk coba produk ini itu, tapi tidak lantas saya menganggap skincare pabrikan itu jelek. Apalagi membuat saya balik ke “skincare dapur”. Oh, say BIG NO, darl.

“Skincare dapur”, saya akui sebagai salah satu kesalahan terbesar saya selama hidup (tentunya ga semua salah ya). Mengatakan bahwa apa yang dimakan apa, pasti aman juga untuk ditemplokin ke kulit. Hingga tega men-scrub wajah dengan baking soda, VCO, jeruk nipis, dan lemon.

Sungguh lah, kuingin mengemplang diriku yang dulu.

Iyes, saya dulu pernah bangga bermasker ria dengan lemon slice (((LEMON SLICE))). Clekit-clekit panas tapi tetap bertahan sampai muka merah-merah, dengan harapan bakteri jerawatnya bisa matek. Uh, woww... welcome to “damaged skin barrier”. How st*pid am I.

Pengalaman buruk di masa lalu tersebut kemudian membuat saya di hari ini trauma dengan produk berbahan jeruk dan lemon. Atau in general, all vitamin C product.

Laaah…. sekarang koq bisa-bisanya saya hari ini mereview produk vitamin C. 

Gimana sih Anda? Keratjoenan lagi? Ckckck 

Hahahaha, cap cuss langsung saja baca ulasannya yuk. Mariiih 😊

 

Disclaimer:
My skin type is oily with acne prone and sensitive. This review is my personal opinion and I bought it with my own money. Results can be different for each person. Don’t make a decision by only this review.

 

Product Knowledge

toner Avoskin vit C

Nama Produk: Avoskin Your Skin Bae Vitamin  C 2%
+ Niacinamide 2% + Carrot Extract + Raspberry
Netto: 100 ml
Harga: 159.000
Sediaan: Toner – Essence
No BPOM: NA 18201206106
Didistribusikan oleh: Avo Innovation Technology

 

Packaging

Toner Avoskin vitamin C ini dikemas dalam botol tinggi volume 100 ml dengan warna kuning transparan. Tutupnya bentuk ulir dengan warna kuning bold. Di kemasan botol hanya tertera kandungan aktif nya, volume, dan bagian bawah botol terdapat NO BPOM dan tanggal kadaluwarsa. Terlihat minimalis banget karena keterangan yang lebih lengkap ada di dus.

Iya, toner ini ga datang botolan gini aja, tapi juga ada dus nya dengan warna kuning yang lebih cerah. Di bagian dalam-dasar-dus ada tempat penyangga botol agar tidak terguncang selama proses distribusi. Pada dus nya juga terdapat keterangan produk yang lebih lengkap lagi, seperti; ingredients lengkap, manfaat, cara pakai, PAO (Periode After Opening), klaim vegan, cruetly free, serta green and clean beauty concept

Ah, mantap….

toner Avoskin vit C

FYI, PAO nya adalah 12 bulan ya. Jadi kalo udah dibuka bulan Juli 2021, paling lambat bisa dipakai sampai Juni 2022, walau expired nya tulisannya sampai 2023. Penjelasannya? Ga jauh-jauh soal oksidasi dan cemaran bakteri di udara. 

Ohya, dus nya juga ada hologram-nya di bagian atas. Jadinya ga khawatir dapat barang palsu.

toner Avoskin vit C

Texture, Scent, Color

Toner ini sangat watery teksturnya. Kalau toner hyaluronic acid biasanya masih ada licin-licin nya, tapi toner vitamin C ini bener-bener seperti numpah air saja. Ketika kita aplikasikan ke wajah akan tercium bau jeruk tipis-tipis. Saya ga tau bau apa ini karena ingredient-nya ga ada jeruk, beda halnya dengan serum vitamin C nya. Atau mungkin bau raspbery nya? Bisa jadi. Yang jelas this product is free of fragrance.

toner Avoskin vit C

Toner ini warnanya bening, mungkin yellowish, ada bias kekuningannya (sepertinya ada pengaruh botolnya juga) tapi hampir ga keliatan juga sih karena produk ini memang tanpa colorants.

Ingredients

Aqua, Glycerin, Propylene glycol, Niacinamide (2%), 3-O-Ethyl Ascorbic Acid (2%), Phenoxyethanol, Hydrolyzed Carrot Extract, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, Butylene Glycol, Chlorphenesin, Disodium EDTA

 

toner Avoskin vit C

***

Demen banget dah kalo liat list pendek-pendek begini, ga capek nulis. Hahaha. Kalau toner sih wajar bisa minimalis ya, kalau sunscreen nah … baru mustahil.

Aih, kenapa jadi ngomongin sunscreen, Malih! 

Baiqh, kita bahas soal key ingredients nya apa aja yaa….

🍀 Niacinamide 

Siapapun pasti udah familiar banget dengan bahan satu ini. The most common ingredients yang ada di dalam skincare zaman sekarang ini  punya multi-fungsi, bisa jadi anti acne, anti aging, dan sekaligus brightener. Dia juga bisa menstimulasi pembentukan ceramide alami di skin-barrier sehingga membuat kulit lebih kuat, lebih sehat dan hidrasi kulit yang lebih baik.

Kuy, tepuk tangan buat ingredients superstar kita.

🍀 3-O-Ethyl Ascorbic Acid

Adalah turunan vitamin C yang paling stabil, tidak mudah teroksidasi. Vitamin C punya 3 kemampuan ajaib yang sudah terbukti, yakni; antioxidant (penangkal radikal bebas), brightener (pencerah kulit), collagen booster (menstimulasi pembentukan kolagen).

Dengan magic ability-nya ini vitamin C digadang-gadang sangat bagus jika disandingkan dengan sunscreen, dengan kata lain: vitamin C bisa meningkatkan kinerja sunscreen dalam melindungi wajah dari sinar UV matahari.

Namun, sayangnya vitamin C murni atau Ascorbic Acid (AA) punya sifat sangat mudah teroksidasi, sehingga diteliti lah lagi turunannya yang lebih stabil, yes exactly… it is a 3-O-Ethyl AA, our second superstar ingredient.

🍀 Hydrolyzed Carrot Extract

Soal ingredient ini sepertinya belum banyak dibahas lebih dalam (atau saya yang kudet yah), tapi wortel ga jauh-jauh fungsinya untuk antioksidan karena beta karoten yang dimilikinya.

🍀 Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract

Senyawa polifenol yang ada di dalam raspberry adalah anthocyanins dan elligatannis yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi.

Claim

Mencerahkan kulit, mengurangi pigmentasi termasuk bintik hitam, sangat melembabkan kulit, menjaga kulit agar tetap kencang dan sehat, mengurangi kemerahan, mengurangi tampilan pori-pori, melindungi dari dampak sinar matahari, merawat kulit paska jerawat, antioksidan

How to Use

Tuangkan ke kapas dan usap secara perlahan di seluruh area wajah dan leher (pagi dan malam). Tidak perlu dibilas.

Result

Woaah, ada kah yang tidak sabaran mau tau hasilnya? Kira-kira, untuk kulit sensitif saya (yang mana sudah sangat teruji paling crancky, hahaha) cocok atau tidak? 

Saya sendiri saja ga habis pikir, koq bisa berani banget beli toner vitamin C Avoskin. Apalagi saya punya riwayat tidak menyenangkan dengan Avoskin. Yaak, saya pernah BO parah ketika dulu 2019 coba PHTE dan HTE Avoskin (cobak, manusia mana yang ga cocok sama duo ajib Avoskin itu? Ahku sahjah, Khishanak. Nghahaha). 

Sudah gitu vitamin C lagi yang diorder yak. Woylah, ga tau diri…sudah tau wajah sensitif koq nantangin yaa…

🙁

Niat pertama mencoba toner vitamin C Avoskin: agar sunscreen kesayangan tidak bikin kusam.

Saya punya sunscreen kesayangan yang sudah lama dipakai. Namun akhir-akhir kenapa sih finish nya jadi kusam. Sangat menyebalkan.  Sebenarnya saya sudah dapat pengganti sunscreen yang lain, namun entah kenapa saya lebih sreg dengan Skin Aqua (mungkin karena Skin Aqua produk Jepang, yang mana negara ini punya reputasi dalam bidang uji klinis sunscreen yang sudah teruji selama 100 tahun lebih)

Akhirnya, saya ngubek-ngubek Instagram Kinan’s Review. Dari sana lah kemudian saya dapat insight bahwa sunscreen yang finish nya kusam itu terjadi karena oksidasi. Dan oksidasi bisa dicegah dengan penambahan serum atau toner vitamin C sebelumnya. Khusus untuk pemula dalam vitamin C sebaiknya memilih toner yang bahan aktifnya lebih ringan.

Berbekal ilmu tersebut saya akhirnya membeli toner vitamin C Avoskin dalam bentuk share-in jar.

(Mau baca review-nya? Ini dia sunscreen kesayangan saya 😘👇)

Baca juga:

Suncreen Skin Aqua untuk Oily Skin

Mencerahkan wajah 

Setelah mencoba share-in jar toner ini saya kemudian menyadari bahwa sunscreen Skin Aqua –yang akhir-akhir ini saya keluhkan kusam– menjadi lebih baik. Bahkan saya merasa kulit wajah jadi lebih sehat, lebih cerah dan bekas jerawat jadi memudar lebih cepat. Mantap nian….

Penyelamat BO 

Ohyaaa, share-in jar toner vitamin C ini datang tepat setelah saya mengalami breakout parah karena penggunaan Bakuchiol serum (sepertinya saya sensitif dengan Salycilic Acid di dalamnya). Ada jerawat 7 buah datang di pipi kiri, pelipis kanan dan pangkal alis kiri. 

Tujuan saya di awal hanya sebagai booster sunscreen saja. Eh, ternyata setelah 3 hari saya baru sadar BO saya perlahan membaik. Jerawat 7 biji itu mulai kempes perlahan. Kaget sekali pas saya pegang ternyata sudah tidak radang lagi. Dan masih menyisakan bekas jerawatnya yang kehitaman (PIH). Namun, sudah 3 pekan paska BO parah sekarang bekas-bekas jerawat mulai memudar pelan-pelan.

Senang bangettt Ya Alloh. Toner ini bener2 more than my expectation! Ah, luv 😘

Ternyata ada jurnal nya yang mengatakan bahwa vitamin C bagus untuk menghambat kerja NFkB, yang bertanggung jawab pada aktivasi jumlah pro-inflamantory cytokines. Dengan kata lain vitamin C punya potensi sebagai anti-inflamasi dan biasa dipakai dalam kondisi jerawat. Dia juga memicu perbaikan luka dan mencegah terjadinya PIH (bekas jerawat kehitaman)

Wajah jadi lebih kencang

Ini notice saya setelah melihat wajah saya yang mulai bersih dari jerawat dan bekasnya. Ketika dipakai di siang hari dan di-mix dengan sunscreen, hasilnya wajah lebih glowing dan kalo ngaca itu terlihat lebih kencang. Anak saya yang sulung sampai bilang “Mi, keliatan kaya remaja deh sekarang”. Saya pura-pura biasa aja dengernya, padahal mah melayang

Masya Alloh. Hahahahahahaha…

Ketika saya baca jurnal tentang vitamin C (jurnal yang sama dengan yang saya baca soal vitamin C sebagai anti-inflamasi acne), ternyata memang vitamin C adalah ingredient yang bisa menstimulasi sintesis kolagen di jaringan dermis. Jadi wajar ketika saya merasa kulit terasa lebih kencang (kencang ya bukan ketarik, kalo kencang itu wajah dalam kondisi terhidrasi dengan baik, kalo ketarik dia kering dan ga nyaman). 

Efek melembabkan kurang

Saya ga merasakan toner ini memberi kelembaban yang cukup, sehingga saya selalu me-layer-nya dengan toner hydrasi kesayangan saya (setidaknya sampai saat ini). Kalau dilihat memang humektant nya hanya mengandalkan gliserin dan keluarganya saja, tanpa hyaluronic acid (HA). Jadi ya wajar aja kalau saya merasa kelembabannya kurang karena sudah terbiasa dengan HA yang daya melembabkannya di atas gliserin.

Kapan saya memakai toner ini?

Toner ini awalnya saya pakai pada pagi dan siang saja, kemudian pekan kedua saya pakai malam juga. Namun, setelah saya notice bahwa muka saya jadi lebih kering, pas bangun tidur di pagi hari minyak di wajah menghilang, tidak seperti biasa (anyway, mungkin hanya saya saja yang menginginkan muka berminyak di pagi hari saat bangun tidur karena menurut saya minyak alami kulit itu penting untuk menjaga elastisitas wajah). 

So, sekarang saya hanya pakai toner ini di pagi dan siang hari saja berbarengan dengan pemakaian sunscreen. Karena combo vitamin C+sunscreen sungguh lah kemantapan yang HQQ.

***

Pros and Cons

Berdasarkan hasil pemakaian rutin selama 3 pekan ini (sejak 21 Juni) dan merasakan hasilnya, maka seperti produk skincare lain, plus minus nya pasti ada. Dan pros cons produk ini bagi saya antara lain;

Pros
+ Vegan (artinya tidak ada bahan dari hewan dan turunannya)
+ BPOM approved
+ No colorants and fragrance
+ Memakai 3-O-Ethyl Ascorbic Acid, jenis vitamin C yang paling stabil dengan rating superstar di kelasnya
+ Berhasil mencegah oksidasi sunscreen di wajah
+ Mencerahkan wajah
+ Mengurangi bekas jerawat
+ Membantu mengatasi breakout karena penggunaan salysilic acid di produk sebelumnya

Cons
– Tidak ada label halal MUI di kemasan (tapi klaim vegan insya Alloh sudah cukup untuk moslem friendly product)
– 
Harga lumayan mahal 159.000 untuk 100ml, 3x lipat harga toner hidrasi saya, hahaha. Tapi kalau kalian bisa cari harga flash sale itu sangat membantu walau diskonnya cuma 25%)

– Efek melembabkan kurang

Final Verdict

Baiklah….selesai sudah ulasan saya tentang toner vitamin C Avoskin ini. Kalau saya balik ke klaimnya, maka bisa disimpulkan bahwa dari klaimnya yang terbukti lebih banyak daripada yang tidak. Berikut klaim nya yang saya tulis, yang saya bold terbukti sedangkan yang tidak bold sebaliknya. 

Mencerahkan kulit, mengurangi pigmentasi termasuk bintik hitam, sangat melembabkan kulit, menjaga kulit agar tetap kencang dan sehat, mengurangi kemerahan, mengurangi tampilan pori-pori, melindungi dari dampak sinar matahari, merawat kulit paska jerawat, antioksidan.

 

Berapa rate-nya? Saya pengen kasih 4,9 / 5 untuk toner vitamin C yang ternyata sangat cocok di kulit sensitif saya ini. Alhamdulillah… Thank you so much Avoskin, your toner is my savior from oxydize sunscreen and also breakout. ❤️❤️❤️❤️

Bagaimana? Kalian juga pernah kusam saat memakai sunscreen? May be you need a booster like me.

Sekian dulu yaa. Sampai jumpa di review selanjutnya yaa. Byee…


Latifika Sumanti

Mom of two, long life learner. Part time blogger, full time mother. Beauty, health, and parenting enthusiast

37 Comments

Ade UFi · July 12, 2021 at 3:25 pm

Saya tuh kalau ada review skin care begini jadi galau. Produknya bikin bingung. Bagus semua. Apalagi ada embel2 mengencangkan wajah.. hahaha.. kan jadi pengen beli. Secara usia sudah masuk kepala 4.

nchie hanie · July 12, 2021 at 6:34 pm

Hahhaaa, jerawat 7 biji pun mulai kempes yaah, duuh kbayang tuh huhuu sakitnya yaa, aku aja kalo lagi tumbuh sebijiii itupun cuma setaun sekali, heuheuu, mnegganggu banget.
Wah, toner yang rekomn banget nih banyak manfaatnya yaa, kulit jadi kenceng whuaaa.

Oya dulu, sering denger dan disaranin buat skinker dapur, ga pernah ku ikutin, takuut kalo muka di pake coba-coba Mak. Ternyata yaa ada pengalaman juga nih.

indah · July 12, 2021 at 7:12 pm

I have read many reviews about this particular product and looks like many people loves using it. I might want to try it as well

Fauziah Rachmawati · July 12, 2021 at 8:04 pm

Wkwkkw..sampw itung jumlah jerawat mbak..
Betewe itu beneran bis ilangin flek item mb?
Lagi butuh nih..beliin buat ortu heheh

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:41 am

    Saking banyaknya, aku mau tau dia berani keroyokan berapa 😀

Ucig · July 13, 2021 at 6:23 am

Aku dulu pernah jg model templok jeniper ke muka, itu jg nggak rutin. Sekarang lidah buayanya dimakan bukan ditemplok ke muka hahaa, disuru bapak akuu. Avoskin ini aku blm pernah coba mba, lagi nyari yg mana yaaa yg cocok dipadukan sama produk yg aku udah pake beda merek. Tapi kayaknya ini cocok untuk aku, toner aku jg udah mau abis. Makasih yaa reviewnya mbaa^^

Dian · July 13, 2021 at 11:18 am

Wah ini praktis ya, toner sekalian essence
ada vitamin C nya juga, makin lengkap ya mbak
pasti bagus klo diaplikasikan di wajah
harganya juga terjangkau

herva yulyanti · July 13, 2021 at 3:59 pm

Mba ngakak part menggemplang diri dulu karena scrub bahan2 alami yes sampe slice lemon juga padahal kebayang dah tuh wkwkwk demi sih yah untunglah sekarang ga trauma dan bisa kembali review toner ini, aku kok worry belum ada label MUI tp kandungannya aman hehehe pankapan deh cobanya

Dawiah · July 13, 2021 at 5:03 pm

Saya termasuk orang malas dalam hal merawat kulit. Tidak sabaran, maunya pakai sekali langsung cling. Duh, jangan ditiru ya.
Tapi saya suka coba-coba juga sih, apalagi kalau rekomendasikan terus bilang, ini bagus loh, ini bisa bikin glowing loh dan seterusnya.Huaa malah keluarkan uneg-uneg di sini.
Btw, baca review toner ini, sepertinya saya mulai tertarik nih. Semoga saya istiqamah pakainya.

lianny · July 13, 2021 at 6:46 pm

Kulitku juga termasuk kulit yang sensitif, gampang merah-merah dan kering juga. Masih dalam pencarian skincare yang cocok di kulit wajahku, apalagi sudah 40+ hahaha. Malas ngerawat wajah, pakai sunscreen juga baru coba beberapa bulan ini, duh telat banget ya udah mulai keriput baru mulai skincare-an hiks. Produk Avoskin belum pernah coba, sunscreen baru coba yg skin aqua tutup pink.

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:41 am

    Bu Lianny ga telat koq. Udah bener banget itu mulainya dari sunscreen 🙂

Hani S. · July 13, 2021 at 8:47 pm

Kan kaaaan, jadi BM lagi mau beli, haha. Jadi aku tuh gak terlalu banyak skincare yang dipakai, makin kesini mulai nih pengen cobain pakai serum, trus sekarang pengen pakai toner vit C ini juga. Harus pastikan dulu jenis kulit wajah kali ya, supaya gak malah memberikan efek yang tidak diinginkan.

Ririe Khayan · July 14, 2021 at 2:20 am

Waaah lha saya juga pernah (bangga) bermasker ria dengan irisan jeruk nipis, taraaa…emang rasanya clekit-clekit agak perih-perih gitu. Pengennya sih biar dapet efek vitamin C, biat wajah berkurang kusamnya.

Nah makin kesini (nyadar diri tambah usia), mulai deh pakai serum. Ah jadi pengen nyoba toner Avoskin ini ( another keracunan ini namanya)

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:40 am

    Kita dengan pikiran polos kita pasti mikirnya begitu ya Mba. Ternyata pH nya terlalu asam, keras buat wajah dan merusak skin barrier. Saya jera sejera-jeranya 🙁

Dedew · July 14, 2021 at 8:13 am

Sesenang itu ya dapat produk yang cocok buat kita apalagi kalau dulunya pernah berseteru dengan produk yang sama..hihi.. ternyata bisa juga pakai yang kandungannya vitamin C..

Tian Lustiana · July 14, 2021 at 4:14 pm

Saya pernah pakai produk dari Avoskin, enak ke kulitnya. Dan sampai sekarang saya masih pakai tonernya Avoskin juga.

    Ainhy edelweiss · July 16, 2021 at 11:33 pm

    Mungkin kita yang sering gonta-ganti skincare krn alasan kulit dan terlebih dahulu harus memiliki pengetahuan mengenai kulit kita sendiri sehingga kebutuhan kulit mampu disesuaikan dgn brand skincare

      Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:34 am

      betul banget 🙂 tapi kebutuhan kulit apa kita ga akan tahu kalo ga dari pengalaman. Balik lagi deh jadinya

lendyagassi · July 14, 2021 at 8:23 pm

Bahan yang bagus sekali dalam Avoskin Toner.
Tapi aku baru sadar kalau selalu ada Niacinamide. Kudu lebih teliti dan jeli lagi niih…karena bahan andalan yang terkandung di dalamnya bisa sangat memengaruhi hasil pemakaian.

Adindarara Rachmanita · July 14, 2021 at 9:28 pm

Aku belum pernah cobain avoskin ini sebelumnya karena harganya lumayan agak mahal juga dan aku penasaran sebenarnya sama avoskin ini

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:39 am

    Iya, bener sih, harganya pricey. Tapi perusahaan ini berkontribusi terhadap satwa liar dan lingkungan koq. Jadi uang kita secara ga langsung ngalir ke sana juga

diane · July 14, 2021 at 10:05 pm

Alhamdulillah ya kalau cocok jenis kulit sensitif emang harus hati-hati memilih produk perawatan ..jadi kalau ada yang cocok tuh pasti lah happy banget

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:38 am

    happy nget 🙂 alhamdulillah

      Siska Dwyta · July 27, 2021 at 1:41 pm

      Hehe baru tahu saya istilah skincare dapur ternyata yang dimaksud itu toh. Btw memilih skincare emang bukan hal yang mudah ya maksudnya agak susah juga bisa menemukan yang pas dengan kondisi kulit tapi yah gimana mau tahu kalau belum pernah mencoba

cindyvania · July 14, 2021 at 10:18 pm

btw aku ga kepikiran bisa ga cocok sama kandungan Salycilic Acid. soalnya aku jg abis BO parah banget nget nget yg ada produk itu juga. dan dulu pernah jg karena produk yg ga sama. malasnya aku itu gak rajin nulisin aku ga cocok sama apa sampai pernah beli barang sama yg jelas ga cocok krn lupa. hahaha

nah ini aku lagi cari toner yg oke buat cerahin wajah. mau coba avo yg ini ah, nanti biar joinan sama adekku 😛 hehehe

    Latifika Sumanti · July 16, 2021 at 5:19 pm

    Emang kalo BO itu bikin males banget Mba, mau liat kaca males, mau perawatan lagi males (karena takut tambah BO), mau nulis review nya juga males. Hahaha. Tapi karena aku udah ga BO lagi jadi agak PD nulisnya

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:37 am

    soalnya kalo BO emang males ngapa2in Mba 🙁

Damar Aisyah · July 15, 2021 at 4:01 am

Saya juga sedang pakek Avoskin YSB, tetapi yg varian Azelaclair. Sementara ini breakout parah, heuheu. Jadi kembali pakek seri AHA/BHA yang udah terbukti oke banget buat kulitku.

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:37 am

    Azeclair juga aku ga berani. Dia bahan apa aku kurang mengenalnya

Dzulkhulaifah · July 17, 2021 at 9:53 am

Ya ampun, skincare dapur tuh kirain yang gimana gitu, Mak. Ternyata yang beneran asalnya dari dapur. Haha. Ini aku tandain deh toner vitamin C dari Avoskin, karena tonerku habis dan nyari brand yang sama nggak ada di mana-mana. Btw aku happy banget baca review skincare di blog ini. Seru seru gimanaaaa gitu. Hehe.

Arinta Adiningtyas · July 17, 2021 at 2:26 pm

Udah tertarik banget pengen nyobain, tapi ketika ada keterengan “efek melembabkan kurang” saya jadi mikir lagi deh. Maklum, kulit saya cukup kering, dan bahkan sangat kering di beberapa minggu terakhir. Huhuhu…

Omong-omong, tentang “skincare dapur” (baru tau ada istilah kayak gini, wkwkwk), saya sering olesin wajah pake air jeruk nipis lho, Mak.. Periiih, gatelll pula.. Makanya ngga tahan lama-lama langsung dibilas pake air. Kalo di kulit saya sih langsung terasa lembab dan lebih lembut kalo udah pake air jeruk nipis. Apa itu berarti air jeruk nipis lebih cocok buat kulit kering daripada kulit berminyak?

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:31 am

    Duh Mba, sebaiknya jangan diterusin, bahaya banget 🙁 skin barrier erosi kena jeruk nipis langsung. AKibatnya fatal banget deh, nyembuhin skin barrier lama, sekali rusak ini itu jadi crancky mukanya

Eni Martini · July 17, 2021 at 9:30 pm

Ini jenis kulitnya kayak aku ya sensitif jadi kalau mau pakai produk apa pun aku cari yang ramah banget kayak gini biar ke wajah aman gitu. Soalnya kalau gak cocok pasti breakout yang nyebelin banget

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *