Review Sunscreen Skin Aqua untuk Kulit Berminyak – Assalamualaikum…

Sunscreen??

Saya ingat banget dulu awal nulis review sunscreen di 2018. Saat itu masih banyak yang tidak kenal apa itu sunscreen.

Atau kalaupun sudah kenal juga masih denial, menganggap sunscreen masih ga terlalu penting, karena katanya suda ada BB Cream dan bedak yang ber-SPF nya (padahal seapa sih sunscreen agent di produk make-up? Udah pasti cuma numpang ala kadarnya karena fokusnya ke ingredient make-up atau bahkan ada yang bilang”sekedar trik marketing”).

Nah, berbeda sekali kondisinya dengan sekarang? Orang-orang sudah banyak yang menganggap pentingnya memakai sunscreen, termasuk tidak lagi keberatan soal wajibnya “2 jari” saat apply dan re-apply. 

Hei, kalian para beauty influencer, congrats yah…. sudah berhasil menggaungkan skincare penting ini dan membuat banyak orang akhirnya teredukasi soal “queen of skincare“.

Dan sunscreen yang sedang saya pakai dan ulas kali ini adalah Skin Aqua. Yup, sunscreen sejuta umat.

Walaupun awalnya saya maju mundur ingin mencoba sunscreen asal Jepang ini, mengingat dia belum bersertifikat halal MUI, namun toh akhirnya 2 tahun terakhir ini saya ga bisa berpaling dari sunscreen ini. Anggap saja saya sudah lelah dalam pencarian yang cocok dan di sisi lain sunscreen yang sifatnya “urgen”, akhirnya ya udin, saya nekatin aja. Karena pikir saya “Kayanya ga mungkin kalau bahannya yang macem-macem berani masuk Indonesia.” Hmmmm… Baiqh.

Setelah timbang sana-sini, akhirnya (kupinang engkau dengan) bismillah …. (naon?)

 

Informasi Produk

review sunscreen skin aqua

Nama produk: Skin Aqua UV Moisture Gel (Normal to Oily Skin) SPF 30 PA++
Netto: 40 gr
Harga: 51.000
No BPOM: NA 18140100094 
Cocok untuk: Kulit berminyak
Diproduksi oleh: PT Rohto Laboratorium Indonesia (under licensed Rohto, Japan)

skin aqua halal

4 Varian Skin Aqua

FYI,

Skin Aqua ini sendiri punya 4 varian (di luar yang seri tone-up), yaitu: tutup putih adalah UV Whitening Milk dengan SPF 20 dan PA ++ yang punya efek mencerahkan sekaligus melembabkan. Tutup pink adalah UV Mild Milk dengan SPF 25 dan PA ++ untuk kulit kering dan sensitif. Tutup tosca adalah UV Moisture Gel dengan SPF 30 dan PA ++ untuk kulit normal cenderung berminyak. Tutup biru adalah Moisture Milk dengan SPF 50 dan PA++ untuk perlindungan lebih panjang.

FYI (2),

Skin Aqua akhirnya mengantongi sertifikat BPOM dan MUI sekitar akhir tahun 2020 tadi (kalau saya ga salah). Alhamdulillah banget. Akhirnya untuk pertama kalinya saya ga was-was lagi memakainya. Tapi, kemudian saya merasa ada yang berbeda dengan Skin Aqua sebelum dan sesudah BPOM.

Hmmmm, kira-kira apa ya?

Kemasan

Hadir dalam kemasan botol plastik tebal mirip papan surfing (?) dengan tutup model ulir, sunscreen ini hanya punya 1 pilihan size, yaitu 40 gr. Dilengkapi dengan kotak bawaannya yang berwarna putih biru. Bentuknya yang ramping mungil dan mudah digenggam sangat nyaman dibawa traveling.

Pada kemasan luar dan dalam nampak sedikit tulisan kanji khas Jepang yang menandai asal produk ini. Di botol bagian depannya, terdapat keterangan nilai SPF dan PA , tanggal kadaluarsa dan No BPOM di bawah, serta klaim, netto dan logo halal di belakang.

Semua tertulis sangat lengkap dan jelas, tidak ada yang blur.

Ingredients

Formula Skin Aqua ini agak berbeda dengan yang sebelum BPOM. Mereka menambahkan improved hyaluronic acid sehingga lebih lembab daripada sebelumnya. Berikut daftar ingredients-nya;

Water, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethyl butylphenol, Cyclopentasiloxane, Glyserine, Ethylhexyl Triazone, Polysarbate-60, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Betaine, Phenoxyethanol, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Acrylate/c 10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Hydrogenated Lecithin, Triethanolamine, Panthenol, Disodium Edta, MethylParaben, Propylparaben, Sodium Hyaluronate, Dipotassium Glycirrhizate, Sodium Acetylated Hyaluronate (AcHA), Arginine, Hydrolized Collagen, Tetrahexyldecyl Ascorbat, Tocopheryl Acetate.

 

Pusing ga? Pusing ga? Ya pusing lah, masa ga? 😀 Hahaha, tosssss lah.

Tapi buat yang penasaran lanjut yuk. kita bedah active ingredients nya isinya apa aja. Ini hasil saya baca-baca juga di Skincapedia.

✨Sunscreen Agent

  • 1). Ethylhexyl Methoxycinnamate (octinoxate). Adalah filter UV B alias bahan pembentuk SPF. Termasuk bahan yang kontroversial, tidak ramah lingkungan karena merusak pertumbuhan terumbu karang. FDA  Amerika melarang penggunaan bahan ini di dalam sunscreen. Namun ingredient ini nyatanya BPOM approved. 
  • 2). Methylene bis-benzotriazolyltetra methylbutyl phenol. Dikenal sebagai Tinosorb M. Merupakan hybrid sunscreen: menyerap sekaligus memantulkan sinar UV. Cenderung lebih aman dibandingkan octinoxate.
  • 3). Ethylhexyl triazone. Sunscreen generasi baru. termasuk chemical sunscreen. Tugasnya menyerap UVB.
  • 4). Diethylamino hydroxybenzoyl hexyl benzoate. Chemical sunscreen. Tugasnya menyerap UVA. 

✨Panthenol. Provitamin B5. Melembabkan dan menutrisi kulit. Anti-inflamasi dan menenangkan kulit. Bagus untuk kesehatan skin barrier

✨Sodium Hyaluronate, Sodium Acetylated Hyaluronate (AcHA). Merupakan zat yang sama dengan molekul alami yang terdapat pada kulit dan jaringan ikat, sedangkan AcHA adalah hyaluronic generasi terbaru dengan molekul lebih kecil sehingga penetrasi lebih jauh ke dalam kulit. Berfungsi melembabkan dan mengencangkan kulit. Sangat baik untuk merawat kulit kering dan kusam. 

✨Dipotassium glycirrhizate, atau dikenal dengan Glycyrhiza glabra root extract alias Licorice. Herbal yang berfungsi untuk menghambat produksi melanin dalam kulit sehingga mencegah timbulnya hiperpigmentasi.

 

✨Arginine. merupakan asam amino semi essensial dengan level skin indentic ingredients. Natural-moisturizing FactorSkin-hydrator. Dapat mempercepat kesembuhan luka. 

 

✨Hydrolized Collagen. Kolagen yang molekulnya telah diubah menjadi lebih kecil sehingga dapat menyerap ke dalam kulit. Membuat kulit lebih kenyal elastis.

 

✨Tetrahexyldecyl Ascorbat. Jenis Vitamin C larut minyak. Lebih stabil. Tidak mengiritasi. Antioksidant, merangsang pembentukan kolagen dan mencerahkan kulit. 

✨Tocopheryl Acetate. Bentuk Ester dari vitamin E. Antioksidan. 

Tekstur, Aroma, dan Warna

Teksturnya seperti lotion tapi encer. Ini bahkan menjadi sunscreen terencer yang pernah saya pakai. Ohya, walaupun namanya gel tapi tidak terlihat gel nya sama sekali. Menurut saya, daya resapnya lumayan lama.

Sunscreen ini no fragrance jadi bagus buat yang sensitif. Warnanya juga putih susu dan tidak ada tambahan coloring. Ini yang menjadi salah satu faktor kenapa kulit saya yang sensitif merasa cocok sekali dengan sunscreen ini, setidaknya dalam 2 tahun terakhir ini. 

tekstur skin aqua

Baca juga: Suncsreen (Cinta) Pertama: Parasol Orange

Klaim

Berdasarkan klaim di botol belakang, produk ini selain bisa menjadi filter UV A B, juga;

  1. Diperkaya dengan improved Hyaluronic Acid dan collagen
  2. Membantu melembabkan kulit dan melembabkannya
  3. Vitamin B5, E, dan C memberikan nutrisi kulit agar tetap sehat dan lembut
  4. Water based formula sehingga tidak lengket
  5. Tidak ada tambahan pewarna dan pewangi
  6. Dapat digunakan sebagai base make-up

Cara Pakai

Sebagai protector dari sinar UV matahari, maka jelas sudah bahwa sunscreen dipakai di akhir sesi AM skincare alias dipakai HANYA pada siang hari saja. Yap, jangan coba-coba pakai di malam hari ya, buat apa? Melindunginya engga, malah menutup pori-pori kulit yang ujung-ujungnya bikin jerawat.

CAUTION!

Karena sunscreen itu wajib, maka sore hari juga wajib double cleansing ya, KakSay. Karena residu sunscreen yang tertinggal saat malam akan menimbulkan masalah baru di wajah, seperti jerawat dan bruntus. Nanti ujung-ujungnya kalian malah menyalahkan sunscreen dan jadi males pake. 

Ohya, karena sunscreen ini teksturnya cair jadi sebaiknya dikocok dulu agar homogen. Pakai dua jari full, satu jari buat belah kanan, satu jari buat belah kiri. Bila ada sisa usapkan ke leher jangan lupa. 

2 jari sunscreen

2 jari untuk perlindungan maksimal

Baca juga: Review Sunscreen Murah, Emina.

Hasil

Hasil yang saya rasakan ini adalah yang saya dapatkan 2 tahun ini. Lumayan lama, bukan? Jadi benar-benar apa yang saya tulis berdasarkan pengalaman yang lumayan panjang.

Bhaiq, akan saya ceritakan dalam beberapa porsi yaa, supaya kalian lebih mudah mendapatkan point-nya. 

Merasa lembab dan terlindungi✅

Yang saya rasakan pertama kali ketika apply adalah kelembaban yang HQQ di kulit. Lembabnya itu bikin nyaman di kulit saya yang oily. Ga berat sama sekali. Dan bila sekali saja saya skip sunscreen, kulit saya langsung kering kerontang dan mudah berjerawat. Yap, bagi orang sunscreen is anti aging, but for me sunscreen is also anti acne.

Selain lembab, saya juga merasa terlindungi. Pokoknya belum aman muka kalau belum pakai sunscreen. Seperti kita naik pesawat dengan menggunakan seat belt, pasti ga tenang hati ini kalo belum terpasang dengan baik, kan? Macam itu lah rasanya. 

Apalagi di tempat saya, Palangkaraya, panasnyaa ga nyantai banget. Hah. Bagi kami dapat suhu di siang hari 31°C berasa anugerah sekali karen masih termasuk sejuk 😀 padahal temen di Jawa 28°C aja udah gerah. Sehingga, jika ada sunscreen dengan perlindungan tidak hanya untuk UV B tapi juga UV A, tidak hanya berSPF tapi juga berPA++, saya merasa terlindungi dengan paripurna. 

Non-comedogenic✅

Saya tu suka banget dengan produk yang tidak menimbulkan komedo seperti ini. Sepertinya karena dia non alkohol jadinya aman banget buat wajah yang sensitif dan tidak memicu pertumbuhan komedo, asal: ketika sore hari tidak pernah absen double cleansing; micellar water+facial wash.

Glossy finish

Walaupun saya merasa pakai sunscreen ini ga berat tapi entah kenapa ada efek glossy- nya, seperti berminyak tapi ga sampai becek *naon becek? 😀

Dia ga bikin white cast, tetapi finish nya glossy. Tidak terlihat di sini, tapi kalo di-apply di wajah keliatan banget. Glossy itu apa? Yah 11.12 lah sama glowing, hahahaha. 

swatch skin aqua

Sesudah di-apply ke tangan. Maafkan kamera saya yang cahayanya ga konsisten. Aslinya keliatan glossy

 

Lambat meresap

Ini juga yang saya rasakan, lambat sekali meresapnya. Mungkin karena tektursnya yang sangat cair itu. Ga bisa buru-buru ditimpa bedak, kalau ga bakal gumpal sana-sini. Kudu dibantu sama kipas angin kalau mau cepat. Tapi karena saya pakainya di rumah aja jadi ya saya biarkan dia meresap selama-lamanya. Toh, sebenarnya efektivitas sunscreen dalam memfilter UV baru bisa diandalkan setelah 20 menit di-apply.

Kusam

Kusam?

Lalu kalau kusam kenapa sampai bertahan hampir 2 tahun? 

Itu dia. Finish kusam ini saya dapatkan baru-baru saja. Dulu tidak pernah sama sekali, super duper nyaman pokoknya. Bahkan sempat dinobatkan sebagai sunscreen sejuta umat.

Saya ga notice kapan tepatnya finishnya kusam begini. Tapi ada yang bilang sejak berlabel BPOM. Sunscreen ini pasti mengalami perubahan formula. Mungkin itu penyebabnya. Berarti kulit saya lebih suka yang versi Jepangnya?

Hmmm, bisa jadi. 

Sayang sungguh sayang, karena saya sudah terlanjur cocok dengan sunscreen ini, dia ga bikin jerawatan, ga bikin komedoan, dan pastinya lembabnya itu bikin saya merasa terlindungi. Yaap, biarpun saya IRT, tapi wajib bagi saya mengakhiri AM skincare dengan sunscreen. Karena matahari ga cuma di luar rumah, tapi juga di dalam rumah kan? Menembus jendela dan pintu. Ditambah panasnya kompor yang jelas bikin proses aging semakin cepat. 

So, mau ke luar rumah atau tetap stay di rumah, sunscreen tetap wajib dipakai.

 

Pros and Cons

Pros

  1. Non alcohol, non parfume, non coloring
  2. Tidak menimbulkan komedo dan jerawat di kulitku yang sensitif
  3. Mempunyai sunscreen agent untuk UV A dan UV B
  4. Lembab nampol tapi tidak greasy
  5. Harga terjangkau
  6. Mudah didapat
  7. Mengandung B5 (panthenol), C, dan E yang bantu menutrisi kulit lebih dalam
  8. Tidak abu-abu saat dipakai

Cons

  1. Mengandung turunan paraben, bagi yang alergi mungkin harus hati-hati
  2. Tekstur terlalu cair dan lambat meresap
  3.  Akhir-akhir jadi kusam finish-nya

Final Verdict

Atas segala positif dan negatif nya yang saya rasakan selama ini, dengan berat hati saya akan kasih rate 4/5. Mungkin jika tanpa berakhir kusam mungkin akan jadi 4.75/5.

Repurchase? Mungkin kali ini tidak, pengen cari yang sebaik Skin Aqua tanpa “kumus-kumus finish“. Tapi kalau suami (iyah, suami sayah pakai juga :D) kayanya bakalan tetap bertahan, karena dia orangnya tipe setia alias males nyoba ini itu. Selagi ga memicu jerawat dan komedo, kusam mah dilewatin aja, sudah laku juga, ya kan Beb, hahahaha 😀

Apakah kalian sudah ada yang mencoba, Teman-teman? Sharing yuk!!

Disclaimer: This review is my personal opinion and I bought it with my own money. Results can be different for each person. Don’t make a decision by only one review

 

Kategori: Skincare

Latifika Sumanti

Mom of two, long life learner. Part time blogger, full time mother. Beauty, health, and parenting enthusiast

14 Komentar

Cindy Vania · Mei 31, 2021 pada 2:49 pm

aku jadi inget mau review sunscreen ini juga. teksturnya yg cair dan cepet nyerap ini enak banget memang buat kulit yg minyakan. udah gitu awet di wajah dan gak bikin makin berminyak

Yati Rachmat · Mei 31, 2021 pada 5:40 pm

Sepertinya Pak Suami sama tuh sama bunda kl udah cocok dengan 1 jenis brand kosmetik including alat pembersih wajahnya, susah utk pindah ke lain hati. Para remaja dan emak2 muda zaman milenial sangat teliti memahami apa yg tertulis di kemasan dan mata.langsung mencari tulisan HALAL dan BPOM. Salutlah utk menjaga kulit tetap cerah dan kenyal dan gak sembarang poles aja.

Andiyani Achmad · Mei 31, 2021 pada 7:46 pm

aman-aman aja sunscreen skin aqua untuk kulit berminyak malah bisa melembabkan juga, aku juga pernah pakai sunscreen merk skin aqua ini loh

indah nuria · Mei 31, 2021 pada 9:15 pm

aku pernah pakai mba dan masih adaaa sebenarnya. So far so good… no complaints. Aku justru dengan teksturnya yang ringan dan nyaman di kulit. Tapi aku belinya di Jepang waktu itu mba.. ngga tau apakah sama dengan yang kemasan baru ini ya

    Dian · Juni 1, 2021 pada 7:33 am

    Sunscreen itu penting ya mbak, tidak hanya mrnjaga dari paparan sinar matahari, tapi juga bisa membantu melembabkan kulit, seperti sunscreen skin aqua ini ya mbak

antung apriana · Juni 1, 2021 pada 2:06 am

skin aqua ini seingatku sunscreen pertama yang aku kenal tapi dulu itu aku pakainya yang spf 50. sekarang sih aku lagi hobi nyobain berbagai jenis sunscreen terakhir skin aqua yang tone up yang kucoba. heu

Momtraveler · Juni 1, 2021 pada 6:23 am

Asli pengennyobain deh krn baca beberapa review kok sepetinya oke. Pas banget aku juga wajahnya berminyak. Thanks mak reviewnya jd lebih mantab deh utk beli

Ruli retno · Juni 1, 2021 pada 1:27 pm

Aku dari dulu termasuk orang yg gak perhatian sama efek sunscreen, entah itu bikin berminyak, kusam, abu-abu, itu aku gak ngeh. Yg paling ku perhatikan paling kalo komedoan atau whiecast aja. Baru ngeh kalo skin aqua teenyata bs bikin kusam, huhuhuhu

Ophi Ziadah · Juni 1, 2021 pada 6:51 pm

aku malah teredukasi soal pentingnya sunscreen dan mulai rutin gegara wejangan dr ABG akooh hahaha..dulu aku mikirnya yg petning dah pake mosturizer yg biasanya ada kandungan spf gitu trus diomelin abege kuh jd mulai rutin deh make

Era Sapamama · Juni 2, 2021 pada 5:31 am

Makasih reviewnya ya mba… Sun screen penting banget, apalagi untuk perlindungan dasar, apalagi sekarang panas banget dan matahari menyengat. Btw, boleh ga dipakai di kulit anak 5+?

    Latifika Sumanti · Juni 16, 2021 pada 3:58 am

    tidak bisa Bunda. Untuk anak sunscreen agent nya lebih friendly

April Hamsa | Parenting Blogger keluargahamsa.com · Juni 2, 2021 pada 1:04 pm

Aku salah satu yang udah tobat mbak, skrng pakai sunscreen terus kalau keluar rumah. Kalau di rumah pakai pelembab yg mengandung sunscreen. Walaupun gak niat “ah ntra biar gak item” minimal niatin biar kulit sehat yaaa krn namanya sinar matahari tuh skrng bener2 menyengat dan berisiko pd kesehatan kulit hehe TFS

lendyagasshi · Juni 2, 2021 pada 6:36 pm

Aku jadi teringat kembali…
Ternyata lelaki pun harus banget merawat kulit yaa…seperti halnya wanita. Dengan menggunakan Sunscreen Skin Aqua, bisa membantu melindungi kulit.
Analogi yang bagus, seperti naik pesawat dengan menggunakan seat belt.

Meykke Santoso · Juni 3, 2021 pada 2:19 pm

Padahal justru sunscreen ini amat sangat penting untuk wajah kita ya Mba, bisa jadi kalau nggak pernah pake kita bisa ‘panen’ akibatnya saat beranjak tua karena wajah jadi ga terlindungi dan mulai menampakkan gejala gejala yang nggak sehat. Wah kalau untuk kulit berminyak gini jadi nggak bikin kulit makin berminyak ya mbak, kapan kapan mau nyobain Skin Aqua juga ah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *