Review Serum Bakuchiol True To Skin – Bismillah…

Apah?? Bakuchiol lagi???

Wkwkwk, iya bakuchiol lagi. Bagi yang setia ngikutin ni blog (*eaaaa, emang ada?) pasti tau kalo saya pernah  pakai bakuchiol dan trauma beraaaat dengan gara-gara BO parah sekitar bulan Juni 2021. Jerawat nodule langsung ramai mengeroyok tanpa ampun dan bekasnya masih stand out sampai sekarang. Huh!

Tapi, kenapa tetap nekad sekali mau coba lagi Bund? Mau BO lagi apa gimana?

Oh tentu tydak, Marimar….

Sebagai perempuan usia 30 (dan ++)  *LoL, saya mau gak mau ya akan tetap penasaran dengan yang namanya serum penolak tua anti aging ini. 

Pun saya juga sudah punya “hipotesa” tentang kulit wajah saya (((hipotesa))) dan ingin membuktikan kebenarannya.  Jadi gak asal nyoba lagi.  Saya menduga bukan bakuchiol nya yang bermasalah, tapi bahan pendukung yang ada di dalamnya, yaitu BHA (salah satu jenis exfoliator). Yash, saya ternyata gak bersahabat dengan BHA.

Baca juga:

Review Somethinc Bakuchiol

 

Jadi, gimana dengan bakuchiol True To Skin? Apakah bikin baku hantam lagi atau malah sebaliknya? Let’s scroll down and find out

Disclaimer:
My skin type is oily with acne prone and sensitive. This review is my personal opinion and I bought it with my own money. Results can be different for each person. Don’t make a decision by only this review.

Product Knowledge

Nama Produk: True To Skin Bakuchiol, Anti-Aging Serum
Netto: 20 ml
Harga: 119.000
Sediaan: Serum
No BPOM: NA 18202000262
Didistribusikan dan dipasarkan oleh: PT. Trinity Tunggal Abadi

Packaging

Serum bakuchiol TTS ini persis dengan serum TTS lainnya, menggunakan kotak dus dengan kemasan ramping dan mungil. Yang membedakan adalah warna kemasannya.

Botolnya kaca tebal dengan dominansi warna stiker lilac alias ungu pastel yang kalem, dan tutup pipet warna pink-putih serum ini cukup menggemaskan, chich and girly.

Semua informasi tertulis jelas dan lengkap di kemasan. Bagian depan ada; nama serum dan highlight ingredients. Bagian kanan ada; klaim dan waktu pemakaian serta informasi expired date. Bagian kiri ada; cara penggunaan dan penyimpanan (Indo-Inggris),dan juga PAO. Bagian belakang ada; ingredients, no BPOM, dan nama perusahaan.

Texture, Scent, Color

Jika serum bakuchiol lain (yang pernah dicoba) berbentuk oil, maka bakuchiol TTS ini teksturnya water-based, bisa dilihat dari list ingredients nya yang menempatkan aqua di posisi pertama.

tekstur bakuchiol true to skin

Bahkan bakuchiol nya ini adalah yang tercair di antara serum TTS yang lain. Dengan tekstur nya yang ringan, gak heran dia menyerap dengan sangat baik tanpa meninggalkan rasa greasy. Untuk warna, serum ini ada sedikit warna kuning kecokelatan. 

Selain punya tekstur paling cair di antara 3 temannya yang lain, serum bakuchiol ini juga punya scent yang paling kuat sampai saya kira ada parfum di dalamnya. Padahal sebenarnya ya tidak, karena yang saya tahu komitmen brand ini salah satunya membuat produk no fragrance.

Ingredients

Aqua, Methyl Propanediol, Butylene Glycol, PPG-13-Decyltetradeceth-24, PEG/PPG/Polybutylene Gycol-8/5/3 Glycerin, Lactobionic Acid, Polysorbate 20, Bakuchiol, Triethanolamine, Phenoxyethanol, Allantoin, Xanthan Gum, Disodium EDTA, Phaseolus Radiatus Seed Extract, Canavalia Gladiata Seed Extract, Glycine Soja Seed Extract, Lens Esculenta (Lentil) Seed Extract, Ceratonia Siliqua Seed Extract , Pueraria Lobata Root Extract, Lactobacillus Ferment Lysate Filtrate, Glycerin, 1,2-hexanediol, Daucus Carota Extract, Hibiscus Sabdariffa Extract.

Claim

The 1st local bakuchiol serum boosted with PHA, Probiotics, 7 Seed Bean Complex. Bakuchiol adalah alternatif natural dari retinol, yang aman dan lembut digunakan oleh kulit sensitif, remaja, ibu hamil dan ibu menyusui. Bakuchiol Serum kami diformulasikan mudah menyerap pada kulit sebagai Anti-Aging, memperbaiki skin barrier, mencerahkan & meningkatkan produksi kolagen

How to Use

Setelah toner, gunakan 2-3 drop serum dan usapkan dengan lembut ke wajah sampai meresap sempurna lalu lanjutkan dengan regimen setelahnya.

Result

Saya memakai memakai pertama kali sekitar tanggal 15 September. Sampai tulisan ini dibuat (27 September) saya sudah memakai selama 2 pekan. 

Minim purging

Satu-satunya yang membuat saya yakin untuk membeli bakuchiol TTS adalah kandungan exfoliator di dalamnya yang tidak memakai BHA, melainkan PHA. BHA maupun PHA adalah sama-sama jenis exfoliator yang lazim ada di serum anti aging. Namun, BHA sekarang sudah masuk kantong blacklist saya sebagai bahan yang harus dijauhi.  

Sedangkan PHA adalah bahan exfo yang lebih ramah untuk kulit sensitif dibanding 2 saudaranya (AHA dan BHA). Namun seramah-ramahnya PHA ternyata di kulit saya tetap saja terjadi purging. Hehehe.

Tapi untungnya hanya 1 di hidung bawah dan kecil (dan langsung ada matanya alias cepat kering). Setelah itu pemakaian dilanjutkan dan aman dari purging. Alhamdulillah yah.

Memperbaiki skin barrier

Ini adalah kali pertama saya memakai skincare dengan probiotik. Yap, bakteri baik bernama Lactobacillus Ferment Lysate Filtrate yang ada di dalamnya ternyata sangat membantu memperbaiki kondisi wajah yang suka kemerahan ini. Dan yang paling dirasakan adalah absennya jerawat yang biasanya selalu nongol, entah karena PMS, entah karena kecolongan makan kacang tanah, entah lupa gak ganti seprai dalam sepekan. 

Tidak hanya di usus, bakteri baik ternyata juga ada di permukaan kulit kita. Dia menjaga pH dan kesehatan kulit dengan menekan bakteri jahat penyebab jerawat agar tidak berkembang biak di kulit kita.

And my acne prone skin really love it! Masya Allah….

Baca juga:

Review True To Skin Serum Hyaluronic Acid 

 

Mengencangkan kulit

Bakuchiol sebagai first hero ingredient adalah sebuah jenis tanaman bernama Babchi yang berasal dari daratan India dan Cina yang biasa digunakan sebagai herbal kesehatan dan kecantikan. Walaupun tidak mempunyai kandungan retinol atau turunan vitamin A lainnya pada serum retinol, bakuchiol juga diyakini bisa merangsang pertumbuhan kolagen di kulit, hanya saja perlu waktu hingga 2x lipat lebih lama daripada retinol.

Sedangkan saya baru memakainya 2 pekan tapi efeknya sudah mulai terasa walau sedikit. Kerutan area dahi dan pelipis sudah berkurang dan wajah jadi lebih kelihatan sehat dan kencang. 

Bakuchiol, what’s is that?

Bakuchiol sebenarnya adalah nama senyawa yang diekstrak dari tanaman Babchi yang terkenal di pengobatan Cina dan India tradisional. Babchi tidak mengandung vitamin A seperti halnya retinol, namun Babchi punya beberapa fenol yang dipercaya memliki khasiat layaknya vitamin A dalam hal merangsang pembentukan kolagen dan sel kulit baru.

review bakuchiol true to skin

sumber: www.miaglansie.com

Warna bunga tanaman Babchi ternyata ungu ya, no wonder deh True To Skin ngambil warna lilac (ungu pastel) buat bakuchiol nya

Pros and Con

+ Produk lokal, BPOM, moslem friendly
+ Kemasannya  ungu-ungu unyu, tapi simple dan chic
Pipet memanjang sampai dasar sehingga nyaman dipakai hingga tetes terakhir
+ Aman untuk bumil, busui dan kulit sensitif (approved by my crancky skinLoL)
+ Memakai PHA, agen exfo yang ramah untuk kulit sensitif
+ Minim purging
+ Tekstur superrr enak, water based, cepat meresap
+ Kulit jadi lebih sehat, glowing, dan kencang
+ Jadi jarang berjerawat karena probiotiknya menekan pertumbuhan bakteri jahat

 

– Wanginya lumayan strong walau gak pakai parfume, agak menyengat buat yang penciumannya peka

Final Verdict

Gak diragukan lagi, saya bakal kasih rate 5 of 5 untuk serum anti aging ini dan bakal jadi serum terfavorit saya untuk saat ini. Wanginya yang strong di hidung ku boleh lah ya diabaikan karena toh dia non fragrance. Wanginya pure asli dari bahan-bahannya.

Buat mama-mama 30+ apa serum anti aging favorit kalian?

Baca juga:

Review Avoskin Toner Vitamin C 

Review True To Skin Mugwort Cica 


Latifika Sumanti

Mom of two, long life learner. Part time blogger, full time mother. Beauty, health, and parenting enthusiast

14 Comments

evi · October 14, 2021 at 5:17 pm

Melihat foto tanaman bahan pembuatan Bakuchiol, rasanya saya pernah lihat bunga tersebut. Sampai akhirnya membaca ulang ke atas, bakuchiol sebenarnya adalah nama senyawa yang diekstrak dari tanaman Babchi yang terkenal di pengobatan Cina dan India tradisional. Iya saya pernah melihat tumbuhan itu di Taman National Juzhaigou. Alhamdulillah akhirnya serum ini cocok ya Mbak, gak bikin kulit muka berantakan 🙂

Lina sophy · October 14, 2021 at 6:28 pm

Aku tertarik nih mbak sama bakuchiol, secara wajahku ini tipe jerawatan + sensitif jd suka bingung cari skincare yang cocok. Udah ganti serum 3 merek belum ada yang pas rasanya di wajah

Ucig · October 15, 2021 at 10:26 am

Jadi BHA nya ya yg bikin nggak cocok.. aku jg nggak terlalu cocok nih mba sama BHA. Aku serum vit c paling selingan sama si NIA. Klo BHA waktu itu kayaknya gatel, entah kenapa..
Bakuchiol belum pernah coba mbaa, penasaran juga..tapi masi sedikit tatut nyobanya krna abis jerawatan

Nining · October 15, 2021 at 8:27 pm

saya belum pernah pakai serum dengan bahan bakuchiol ini, beberapa lihat reviewnya cocok ya buat yang BO parah gitu.
Sedang untuk anti aging saya gak pakai serum, pakai tonernya avoskin yg retinol.

Mporatne · October 16, 2021 at 3:25 am

Alhamdulillah kalau moeslim friendly sehingga tidak ada rasa khawatir bahan ataupun proses sehingga wajah cantik bisa di dapat.

Damar Aisyah · October 16, 2021 at 6:32 am

Saya sebenarnya penasaran, tapi belum berani mencoba Bakuchiol. Entahlah, sejak terakhir kali memakai produk retinol kemudian agak bermasalah, akhirnya saya mundur dulu dari skincare dengan ingredients tingkat dewa. Paling mentok cuma pakek AHA, itu pun hanya seminggu 2 kali. True to Skin ternyata produk lokal ya, kirain import juga. Kalau saya serum favoritnya masih Avoskin yang Miraculous. Selain itu saya pakai Safi yang emang udah cocok banget sejak beberapa tahun yang lalu.

    Dian · October 16, 2021 at 9:25 pm

    wah iya, kebetulan aku lagi cari serum yang bisa mengatasi skin barrier
    memang da ngincer serum ini
    suka dgn produk lokal tapi kualitas oke gini

Nanik Nara · October 16, 2021 at 5:33 pm

wah kasih rate 5 dari 5, ini karena sudah membuktikan sendiri hasilnya emang bagus di kulit muka ya mbak.
DHA, BHA dan sekarang PHA, aku nggak ngerti itu apaan mbak hehehe…. kudet aku tuh dunia per skincare an

Lidya · October 16, 2021 at 6:37 pm

Tadinya sih aku ga penasaran dengan serum anti aging, tapu lama-lama kok butuh 😀 ya sudah lah sekarang juga penasaran dengan berbagau serum anti aging itu.
Kayanya bakal kena rcun somthninc Bakuchiol juga nih aku hehehe apalagi cocok buat remaja juga ya

lendyagassi · October 16, 2021 at 7:41 pm

Semakin dibaca, semakin merasa kalau serum ini tuh bakalan “Aku banget”, hehhe..
True To Skin Bakuchiol, Anti-Aging Serum perlu digunakan rutin untuk merawat kulit.

Diah Kusumastuti · October 16, 2021 at 9:08 pm

Wah keren ya kalau udah paham soal skincare gini, diteliti dulu bahan mana yang bikin kulit rusak, dsb.. trus ntar tahu gimana seharusnya..
Alhamdulillah ya kali ini cocok. Aku juga suka serum yang water based gitu. Langsung meresap, enakkk gitu di kulit 🙂

Eni Martini · October 17, 2021 at 8:11 pm

Kebetulan nih aku lagi seneng banget pakai serum, Mak, maklum sudah kepala empat plus plus deh. Tapi belum ada yang serum anti aging, di rumah ada yang serum buat hilangin jerawat, serum buat glowing. Jadi pengen serum anti aging

Uniek Kaswarganti · October 18, 2021 at 6:56 am

Udah bertahun-tahun aku masih setia pake rangkaian produk dari L’Oreal nih mba. Tapi penasaran juga pengin merasakan efek bakuchiol untuk ‘memerangi’ garis-garis halus yang mulai muncul. Apalagi udah 40 plus gini kayak diriku, butuh banget nih. 😉

Ria Kurniasih · November 1, 2021 at 7:11 am

Sepertinya aku mau coba mbak, muka ku pun gak pernah cocok pake skin care. Setiap nyobain pasti langsung jerawatan semua dan itu pun gede-gede apalagi semenjak banyak ativitas diluar rumah dan pake masker terus. Tipe kulit wajahku pun berminyak, Belinya dimana ya mbak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *