Review Oil Serum Bakuchiol Somethinc –  Assalamu’alaikum. Sebelumnya mari kita berikan standing applause dulu untuk brand-brand skincare lokal yang sekarang sudah jadi primadona di negeri sendiri. Yeay….

Yup, Somethinc adalah salah satunya.

Brand yang punya concern di perseruman sejak awal berdirinya ini memang cukup aktif merilis produk baru dengan ingredient yang lagi hype. Dan salah satunya yang lagi naik daun adalah bakuchiol, herbal yang digadang-gadang menjadi alternatif penggunaan retinol sebagai anti aging yang ramah busui dan bumil.

Sebagai perempuan usia 30+, tentu serum dengan retinol, bakuchiol, peptide dan teman-teman sejawatnya adalah sesuatu yang sangat menarik untuk dilirik. Karena apalagi kalau bukan menolak tua memasuki usia 30, sel-sel kulit akan semakin lambat beregenerasi. Yang normalnya saat anak-anak dan remaja adalah sekitar 28 hari sekali, maka ketika umur mulai bertambah, regenerasi pun mulai selow menjadi 35-45 hari sekali. No wonder, kemudian kita akan merasakan kulit cepat kusam, mengendur, keriput, dan muncul hiperpigmentasi karena sel yang rusak tidak cepat terganti dengan yang baru.

Yup, Aging is coming.

But no worry….. because anti-aging can make you say “age don’t care”, huh. 😎

(Eaaa, ini review-nya apa, tagline-nya apa 😌 Sungkem dulu sama DNA Salmon)

Jadi, bagaimana review Somethinc Bakuchiol serum oil, yang katanya herbal untuk anti aging? Berikut review kali ini.

 

Disclaimer:
My skin type is normal to oily with acne prone and sensitive. This review is my personal opinion and I bought it with my own money. Results can be different for each person. Don’t make a decision by only this review

***

Product Knowledge

 

review serum bakuchiol somethinc

Nama Produk: Bakuchiol Skinpair Oil Serum
Netto: 20 ml
Harga: 89.000
No BPOM: NA 18202000303
Didistribusikan oleh: PT Royal Pesona Indonesia (Jakarta)

Packaging

Hadir dengan konsep super minimalis, serum Somethinc ini datang tanpa dus. So’ jangan kaget kalau beli online dapatnya serum thok tanpa dikemas dalam kotak. Tidak ada hologram yang menandai keaslian produk, tapi tenang ….ada barcode yang bisa kita andalkan.

review serum bakuchiol

Serum ini dikemas dalam botol kaca tebal berwarna kuning dengan pipet, kemudian dilapis dengan stiker dengan semua informasi produk tercakup di sana, kecuali PAO nya. Ohya, walau tanpa dus tapi serum Somethinc dilapisi plastik, jadi semacam segelnya.

Texture, Scent, Color

Teksturnya oil alias minyak. Tapi bukan oil yang pekat, masih gampang diaplikasikan. Baunya, hmmmm, karena ini ga pakai fragrance jadi baunya ya seperti bau-bau minyak tumbuhan lah. Kalau menurut saya mirip sekali dengan bau minyak argan. Ga ganggu sih baunya, kalau bagi saya ga ada masalah. Warna aslinya bening kekuningan, wajar aja karena mungkin pengaruh oil herb penyusunnya.

review serum bakuchiol

Ingredients

Helianthus Annuus (Sunflower) Seed  Oil, Caprylic, Pyrus Malus (Apple) Seed Oil, Calophyllum Inophyllum Seed (Tamanu) Oil, Bakuchiol, Salicylic Acid, Tocopherol.

ingredients bakuchiol somethinc

***

Wow, amaze ya lihat list sependek ini, jarang-jarang loh. Kalo dilihat bahkan pengawet sintetik pun tidak ada, yang ada tocopherol alias vit E yang mungkin bisa jadi bahan pengawetnya. Cocok buat kalian yang concern dengan minimal ingredients.

Yuk, kita bahas dari the hero nya dulu yaitu bakuchiol. Bakuchiol adalah senyawa aktif yang didapat dari tanaman babchi yang diambil minyaknya. Bakuchiol ini sudah ada penelitiannya  yang dipublikasikan di pubmed.ncbi.

Hasil penelitian menunjukkan selama 12 pekan penggunaan bakuchiol 2x sehari akan terlihat perubahan pada kerutan halus, hiperpigmentasi, serta mengencangkan kulit.

Lanjut ke tamanu oil. Ini juga salah satu herbal yang sedang naik daun beberapa waktu belakangan, walaupun klaimnya bisa mengurangi scar acne masih jadi pro dan kontra. Tamanu juga dipercaya punya zat anti-inflamasi sehingga bagus untuk jerawat. Buat acne prone aman sih seharusnya.

Sunflower seed oil dan tocopherol berfungsi sebagai anti-oksidan untuk melawan radikal bebas. Dan last ingre, Salicylic acid adalah satu jenis asam beta hidroksi (BHA) yang larut dalam lemak. 

Claim

Anti aging alternatif dari tumbuhan Bakuchiol yang dapat digunakan sejak usia dini, membantu memperbaiki barrier kulit agar kuat dan sehat kembali, memberikan nutrisi pada kulit agar kembali elastisitasnya.

How to Use

Dapat digunakan pagi dan malam hari. Tuangkan ke telapak tangan dan aplikasikan ke wajah dengan gerakan menepuk pelan. Gunakan di step akhir saat layering serum atau dapat di-mix dengan moisturizer.

Result

To be honest, saya membeli oil serum ini karena tergiur harga flash sale. Dengan berbekal searching review seadanya, akhirnya saya checkout si bakuchiol ini sesegera mungkin di tanggal 19 Mei 2021 –karena flash sale biasanya cepat habis. Padahal produk lain saya coba share in jar, tapi entah kenapa oil serum ini langsung pengen beli full size-nya. 

Setelah satu bulan mencoba oil serum ini saya akhirnya bisa mereview secara utuh. Jadi, bagaimanakah hasilnya?

serum oil somethinc

Review Somethinc Bakuchiol Serum Oil

 

Pemakaian kali pertama

Waktu si bakuchiol ini datang saya masih sangat meraba-raba kapan waktu terbaik memakainya. Jadi saya coba pakai malam hari dulu 2 hari dan kemudian ditambah siang di hari selanjutnya. Saat malam pertama memakai saya tidak merasakan apa-apa. Tidak merasa ada hal yang baik dan jelek. B aja gitu. Lalu 2 hari berikutnya saya pakaikan di siang hari sebelum sunscreen. Ohemji, hasilnya tydak banget. Muka tambah greasy, kusam parah. Balik lagi, saya hanya pakai di malam hari.

tekstur serum bakuchiol somethinc

Maaf ya gambarnya gelap, padahal sudah naikin pencerahan. Maklum fotonya dini hari kala anak-anak tidur

Pemakaian kali kedua

Setelah 7 harian di awal mencoba saya kemudian berhenti dulu. Karena belum dapat feel-nya. Apa ya, dia ga bikin nambah kulit lebih bagus gitu. Lalu setelah berhenti saya lanjut beberapa hari setelahnya.

Di pekan ini kemudian muncul jerawat 2 biji yang mendem, jenis nodule, itu loh…jenis jerawat yang ga ada matanya tapi dipegang sakit karena dia meradang di bawah permukaan kulit. Setelah muncul jerawat itu beberapa hari kemudian saya hentikan lagi karena tidak ada tanda-tanda perbaikan.

acne

Nodular acne. Acne yang nyebelin banget karena ga bisa matang

 

Pemakaian kali ketiga

Setelah 2 jerawat itu sudah mulai agak kempes sedikit (?), lalu saya mulai memberanikan diri lagi. Untuk kali kedua dan ketiga ini saya hanya memakainya saat malam hari. Bagaimana hasilnya?

Let’s count. Lima, eh enam, ups bukan, tapi tujuh jerawat nodule sekaligus datang dalam waktu bersamaan. Satu pangkal alis kiri, enam di pipi kiri. Akuh berasa dikeroyok, Guys 🙁

Pokoknya pipi jadi panas banget dipegang. 

Jika di pemakaian kedua saya masih bisa husnudzon bahwa saya mungkin saja purging, tapi kali ini saya menutup kemungkinan itu rapat-rapat. It’s not purging, babe, it’s breakout! 

Untuk saya yang terbiasa dengan jerawat, kayanya udah hapal banget mana jerawat yang bersifat adaptasi (purging) dan mana yang memang jerawat penolakan (breakout). Di saya, jerawat purging itu biasanya 2 atau 3 paling banyak datang bersamaan, ga keroyokan begini. Jerawatnya pun cepat matang dalam 3 4 hari, ga ada yang sampai hitungan pekan.

Lalu, saya coba perhatikan lagi ingredients-nya baik-baik, karena sepertinya bukan karena oil-nya yang bermasalah, saya sendiri pecinta argan oil dan pernah pula pakai kiwi oil, tapi baik-baik aja. Kalaupun ga terlalu cocok palingan cuma bikin komedo di hidung atau ga pori-pori membesar.

Dan akhirnya saya notice bahwa penyebab breakout saya adalah karena kandungan salicylic acid. Salicylic acid adalah salah satu bahan BHA atau exfoliator. Setahun lalu saya juga pernah pakai salicylic acid dalam bentuk toner exfo tanpa bilas. Dan hasilnya yah saya bolak-balik jerawat setelah on-off pemakaian. Pernah pakai bedak tabur wajah ber-salicylic juga dan memang memicu bruntusan di kulit wajah saya.

Namun, beda halnya jika saya pakai salicylic yang rinse needed alias harus dibilas, seperti serum exfo yang wajib bilas setelah beberapa menit. Salicylic nya hanya menimbulkan purging dan bukan breakout.

Saya ga tau pasti apa pertimbangan perusahaan menambahkan salicylic acid ya. Tapi, sebenarnya salicylic ini bisa bantu mengikis sel kulit mati dan juga bisa mengobati jerawat loh. Tapi, di sebagian lain bahan ini memang malah menimbulkan reaksi berlebih. Macam saye, Makcik 🙁

Baca juga

Review Sunscreen Skin Aqua untuk Kulit Berminyak

Review Toner Hada Labo untuk Kulit Berminyak

Pros and Cons

Dengan segala lika-liku pemakaian selama sebulan lebih, berikut adalah kesimpulan menurut pengalaman pribadi.

Pros
(+) BPOM dan MUI approved
(+) Harga sangat terjangkau
(+) Mostly herbal ingredients
(+) Kemasan travel friendly
(+) No adding fragrance and coloring
(+) Teksturnya ringan walau berjenis oil serum
(+) Busui dan bumil friendly, alternatif banget buat yang ga boleh pakai retinol

Cons
(-) Bikin breakout

Pros:Cons, 7 banding 1, dibanding jeleknya ternyata list kebaikannya lebih banyak, tapi layaknya peribahasa, “gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga” seperti itulah kira-kira akhirnya. Huhuhu, maaf yaa, walau cuma satu yang ga suka, tapi satu itu fatal sekali akibatnya 🙁 .

Sumpah ya kuiiri sekali dengan Anda-Anda yang bisa cocok sama bakuchiol ini, ingredients minimalis, pun tak susah-susah lagi cari anti aging dan tak perlu coba-coba retinol lagi. 

Final Verdict

Dengan berat hati saya harus ngasih rate 3.5 / 5 untuk the only one serum Somethinc yang plant-based ini. Kalau kalian yang tipenya normal atau dry skin sepertinya ini recomended deh. Bahkan Somethinc mengklaim Bakuchiol-nya bisa dipakai remaja sejak usia 14 tahun. Tapi, tetap utamakan observasi ketika mencoba bahan aktif baru pertama kali yaa.

Semoga bisa membantu kalian yang sedang mencari review Somethinc Bakuchiol serum oil. Sampai jumpa di review selanjutnya ya.

 

 

 

 

 


Latifika Sumanti

Mom of two, long life learner. Part time blogger, full time mother. Beauty, health, and parenting enthusiast

24 Comments

Katerina · July 15, 2021 at 4:05 pm

Mbak, aku baru kali ini baca nama bakuchiol ada dalam kandungan serum. Ternyata cara kerjanya ke kulit bagus ya. Kurasa ini kunci dari keberhasilan pemakaian serumnya ya (secara rutin).

Ikut seneng kalau brand-brand lokal macam Somethinc ini banyak peminatnya. Produk lokal memang harus berjaya di negeri sendiri.

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:36 am

    lucu ya namanya Mba, bakuchiol, babchi. Soalnya bukan dari Indonesia penamaannya

Ade UFi · July 15, 2021 at 5:17 pm

Saya tuh suka bingung kalau ada review skin care begini. Bingung mau milih yang mana.. hahaha.. habis bagus-bagus semua kualitasnya. Memang cocok-cocokkan ya, Mba.. kalau pas cocok bagus di kulit wajah kita. Tapi saya tertarik nih kepoin soal serum bakuchiol

Dian · July 15, 2021 at 8:48 pm

penggunaan serum dalam perawatan kecantikan emang lagi hapening ya mbak
aku sekarang juga mulai rajin pakai serum buat merawat wajahku

Nurul Sufitri · July 16, 2021 at 10:53 am

Namanya unik, Bakuchiol. Somethinc juga lucu hehehe. Dari kemasannya aja kelihatan nyeni produk skincare ini. Serum memang diperlukan untuk kulit wajah kita ya mbak. Bisa menyamarkan bekas jerawat dan kalau rajin dipakai, bisa menyamarkan flek hitam 🙂

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:35 am

    Pasti Mba Nurul baru dengar yaaaa… 🙂 lagi hype koq brand ini Mba

Mugniar · July 16, 2021 at 6:08 pm

Huaa, 1 doang ya cons-nya tapi akibatnya gak banget padahal kelebihan2nya banyak.
memang kudu paha bener sama kondisi wajah sendiri ya.

Era Sapamama · July 16, 2021 at 8:54 pm

Udah lama pengen beli serum dari somethinc tapi belum keturutan. Coba deh nanti aku jalan2 ke official store somethinc. Moga aja ada promo

indah savitri · July 17, 2021 at 2:03 am

kalau memang break out berarti ya suud ya mba.. tidak dipakai lagi. Aku pernah coba banyak serum tapi so far kulitnya adem- adem aja… jarang purging or break out, tapi memang ngga terlalu banyak juga sih yang aku coba. Kalau sudah cocok 1, biasanya aku akan setiap pakainyaaa hehe

Mia Yunita · July 17, 2021 at 10:24 am

So far aku belum pernah make skin care no aging untuk wajah. Karena wajahku normal berminyak dan ada sempat trauma pake skin care no aging akibat pernah bruntusan. Kalo baca review dari Fika ttg minyak ini akunya jadi was² juga nih. Ya paling nggak, untuk nambah informasi lah.

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:32 am

    Ohya, kita sama ya Mba oily juga? Kalo aku ga cocok bahannya salicylic itu. Kalo oil nya almost cocok aja

lendyagassi · July 17, 2021 at 6:58 pm

Nah iya niih…kalau serum mahal merk tetangga, ada kandungan Tamanu oilnya.
Kalau serum Somethinc gimana hasilnya yaa..?
Jadi penasaran…

cindyvania · July 17, 2021 at 8:22 pm

kayaknya makin banyak ya yg jual skincare tanpa dus lagi. sebenernya enak sih jd ga banyak sampah, cuma kadang was2 jg pengirimannya ya.. kalau gini mengandalkan bubblewrap yg sama aja sampahnya #eh

oke bahas serum. jadi ini masuk salah satu yg aku mau cobain tapi memang belum saatnya pakai nih, karena lagi nyobain beberapa skincare. soon masuk di keranjangku niii

Dian farida ismyama · July 17, 2021 at 8:26 pm

Mba, aq juga habis pakai serangkaian skincare tapi merek lain. Muncul jerawat banyak banget. Aku pikir adaptasi aja. Tapi masuk minggu ketiga masih terus muncul. Plus komedo hitam segede jerawat. Omg! Seumur2 ga pernah pny komedo hitam sebesar itu. Akhirnya sadar kalo itu breakout alias ga cocok. Cm aku msh belum tahu bahan apa yg di kandungan nya ga cocok di aku =(

Ruli retno · July 17, 2021 at 9:27 pm

Tamanu oil ini riset tesisku mbak, hehehe.. udah jadi skincare aja ya dia. Aku risetnya mengarah ke makanan dan energi sih dari tamanu oil. Aku pengen coba tapi masih takut sama salysilic acid nya

    Latifika Sumanti · July 19, 2021 at 7:28 am

    udah lumayan lama si tamanu ini Mba. Rumornya bisa buat scar malah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *