Assalamu’alaikum….

Kali ini aku mau review parasol ungu cream yang bentuknya kembar sama parasol orange cream. Sudah setahun ini perburuan skincare aku berkutat pada penemuan sunscreen yang cocok dan paling lengkap kandungannya. Yess, segitunya emang karena sunscreen is the queen of skincare. Dan di aku juga berasa banget selama pakai sunscreen ini kulit wajah lebih sehat. Uhuyy ๐Ÿ’ƒ

Terakhir, aku nyoba Emina Sunscreen dan sebelumnya lagi ada Parasol lotion. Keduanya hate-love sama wajahku. Satunya bikin breakout, satunya bikin komedoan.

Akhirnya balik lagi ke cinta pertama, sunscreen dari Parasol yang warna orange dengan kemasan tube. Sayangnya dia ga lengkap, cuma ada SPF tanpa (tulisan) PA. Padahal kita jelas banget butuh PA sebagai penangkal UV A yang daya rusaknya menjangkau sampai lapisan kulit paling dalam.

Baca juga: Review Parasol Orange Cream

Jadi, kali ini bakal review Parasol yang ada SPF + PA?

Hmmmm….. Ga juga sih.

Lah, terus?

Kali ini aku mau review Parasol yang lebih murah dari Parasol sebelumnya karena yang itu mahal ciiinn…. ๐Ÿ˜†.

Dih, jaka sembung bawa buah kesemak. Ga nyambung ya, Emak!

Hahaha, iya..maapkeun. Orang sabar disayang Alloh ceunah. ๐Ÿ˜˜

***

 

Parasol ungu ini kenapa lebih murah? Apakah performanya sama jika dibanding kembarannya di kulit wajahku? Worth it to buy? Tenaang…. Aku bakal ulas semuanya di postingan kali ini.

Tiga balon abu-abu meletus, keleans yang mau tau, yuk capcusss….

Pantun, Bu?

Gaak! itu puisiiii! ๐Ÿ˜

Review Parasol Cream Ungu

Informasi Produk

parasol ungu

Nama produk: Parasol Face Sunscreen Cream

Netto: 20 gr

Harga: Rp. 48.000

No BPOM: NA 18131700315

Perusahaan: PT Surya Dermato Medica Laboratories

Packaging

Packagingnya plek keteplek sama banget dengan Parasol Orange SPF 33. Cuma beda warna kemasan aja.

Hanya saja bedanya Parasol yang ini tidak mencantumkan angka SPF nya sehingga awalnya aku kira ini bukan sunscreen padahal jelas-jelas tulisannya “Sunscreen”, wkwkwk.

parasol ungu

Si Kembar Parasol Sunscreen

Berdasarkan informasi dari penjaga toko kosmetiknya, si doi ini SPF nya 15 aja. Kecil ya.

Apa? SPF kecil ga bagus? Oooh, belum tentu, Zheyang. Tentang angka SPF sudah pernah saya jabarin di sini ya, silakan dijabanin, muihihihi….

Baca juga: Review Parasol Lotion dan Premature Aging

Bahan-Bahan

Komposisi Parasol berSPF 15 ini antara lain;

Purified Water, Octyl Methoxycinnamate, Petrolatum Propylene, Cetearyl Alcohol, Talc, Stearic Acid, Caprylic/Capric, Triglyceride, Titanium Dioxide
Cetyl Alcohol, 4-Methylbenzylidene Camphor, Tocopheryl Acetate, Hydrogenated polyisobutene, PEG-90, CI 77491, Triethanolamine
Carbomer, BHT, CI 77492, CI 77499, Sodium chloride.

Kenalan sebentar yuk.

Agen sunscreennya ada di tiga bahan yang saya bold.

Octyl Methoxycinnamate itu anti UV A dan UV B, begitu juga dengan Titanium Dioxide. Sedangakn 4-Methylbenzylidene Camphor itu anti UV B.

Kalo membandingkan Parasol-ungu-dulu, sekitar tahun 2015, dan Parasol-ungu-sekarang terdapat perbedaan signifikan pada komposisinya. Kalo dulu mungkin cuma 2 3 baris, sekarang ketambahan sampai 9 baris.

Banyak bangett, zzzzzzzzzzzzzzzz.

Jadi, sebenarnya selain karena harganya murah aku juga tertarik membeli karena ada review beauty blogger yang menitik beratkan pada bahan minimalis nya. Ternyata pas udah kebeli, lah….. koq udah beda??

Tekstur, Warna, Aroma

Teksturnya krim ya, lumayan enak di blend dan tidak meninggalkan white cast walau ada Titanium Dioxide jadi ga ganggu sama sekali. Langsung menyerap juga di kulit.

Warna krimnya cokelat muda, sama dengan Parasol Orange yang pernah aku review dulu. Dan tidak ada aroma apapun yang tercium.

๐Ÿ‘Œ

Klaim

๐Ÿ–Š Melindungi kulit dari sinar matahari yang merusak jaringan kulit

๐Ÿ–Š Dapat dipakai sebagai alas bedak

๐Ÿ–Š Mencegah hiperpigmentasi pada kulit yang melakukan perawatan brightening

๐Ÿ–ŠCocok untuk semua jenis kulit

Performa

Pertama kali apply akutu langsung berekspektasi bahwa initu akan sama hasilnya tu dengan Parasol Orange.

Ternyata?

Secara tampilan finish sama ya, matte gitu. Cuma akunya merasa kurang lembab aja karena emang agen moisturizer nya di sini kayanya kurang, ga ada ekstrak lidah buaya seperti di seri orange.

Dan karena kurang lembab itu juga aju berasanya kaya greasy atau gerah. Entahlah, mungkin karena terbiasa sama yang orange itu kali ya.

Jujur yaa, aku ngarep banget bisa cocok sama ni sunscreen karena harganya lebih murah dibanding satunya. Apalagi sunscreen termasuk produk skincare yang penggunaanya boros dan harus boros, jadi wajar donk pengen cari yang murah.

Baca juga: Emina Sunscreen, sunscreen termurah dengan SPF dan PA.

Pemakaian sepekan pertama jerawat mulai bermunculan. Awalnya aku pikir karena stress atau double cleansing malamku kurang bersih. Ternyata pas aku coba hentikan pemakaian, si miss Jerawat ikutan berhenti.

Penasaran donk, aku coba lagi pakai. Eh, dia datang lagi dengan suka cita. Dan sekarang welcome flek jerawat baruu, yeaaaah๐ŸŽ‰ Ahahahaha…..

Fix lah, bukan ceunah lagi aku mah ga cocok sama Parasol Ungu.

Kalo lihat dari website Cosdna, memang ada bahan yang rentan membuat jerawat dan iritasi, misalnya Cetearyl Alcohol, Talc, Stearic Acid, Cetyl Alcohol, dan Triethanolamine.

Pros and Cons

+ Harganya lebih murah

+ Krimnya cepat meresap

+ Tidak white cast

+ Tidak wangi

– Agak greasy di wajah

– Bikin jerawatan

Sayang sekali aku harus memberi rate 3/5 untuk kembaran sunscreen favoritku. Beneran kembar tapi beda hasilnya di aku.

Repurchase? Absolutely NO big NO.

Kayanya sampai di sini ya ulasannya. Tiap kulit memang beda-beda karakteristiknya, mungkin di aku ga cocok di kalian cocok. So, aku ga akan judging ini itu, karena ya sekali lagi bukan produknya yang jelek tapi kebutuhan dan sensitifitas kulit kita beda-beda.ย 

Sekian review Sunscreen Parasol Ungu dariku.ย Nantikan review skincare yang lain di blog ini ya. Semoga bermanfaat.


Latifika Sumanti

Mom of two, long life learner. Part time blogger, full time mother. Beauty, health, and parenting enthusiast

12 Komentar

Putri Santoso · Juni 13, 2019 pada 3:47 am

Waah kayanya kurang rekomen ya mba. Walaupun kulitku bukan tipe rewel, tapi biasanya sebelum beli product atau pas di rekomendasiin pasti aku cek dl reviewnya biar nggak salah beli

Eny kadinda Aprilya · Juni 13, 2019 pada 9:17 am

Hmm berarti biar satu brand tapi hasilnya lumayan jauh beda yah. Cuman karna blm pernah nyobain sunscreen ini, karena pasti beli dengan packaging yang lebih unyu dluan wkk

Fanny Fristhika Nila · Juni 13, 2019 pada 8:21 am

aku baru 2 thnan ini rutin pake sunscreen. kebetulan juga skincare ku SKII, ada produk sunscreen nya, jd supaya ga nabrak2 ama produk lain, aku beli sekalian sunscreen mereka. dan alhamdulillah cocooooook bangettt. dr antara semua sunscreen yg prnh aku coba, SKII terbaik sih. samasekali ga ada whitecast, ga bikin wajah menggelap setelah pemakaian lama, dan malah bikin kulit makin kenyal. ga bisa jatuh hati ama produk lain lg akutu :D.

emg ratu dr semuanya sih sunscreen ini. nyeseeeel bgt aku baru rutin 2 thn. krn sebelumnya bolong2, jd efeknya dark spot di wajah ttp ada. makanya skr targetku utk ngilangin dark spot juga, dgn rutin pakai susncreen plus serum drSKII yg utk ngatasin spots .

Aswinda Utari · Juni 13, 2019 pada 12:54 pm

Waduh, sayang banget gak cocok ya mba. Padahal ungu ini agak murah ya. Aku masih maju mundur nih mau ikut2an ganti2 sunscreen. Yang ada ini gak sepenuhnya bikin komedo gak muncul sih tapi gimana y.. Harganya pas dikantong. Heu. Baru tau stearic acid bikin jerawat kaa. Bbrp produk skincare aku ada itu. Hihi

Yeni Yunita · Juni 13, 2019 pada 8:03 pm

Aku kira salep apa gitu mbak, SOALNYA kecchiel gitu hehe. Ternyata sunscreen ya, kalo ukurannya kecil gini, mudah dibawa kemana-mana ya. Tapi, aku sih ga tau nih cocok apa nggak dengan parasol ini, dan ini aman gak ya untuk busui ?.

Melisa Carollina · Juni 13, 2019 pada 2:17 pm

Aku pernahnya pake parasol yg biru itu mba, itu enak tapi bikin komedan ya di mba fika? Untungnya aku cocok terus sih Hehe

Antung apriana · Juni 14, 2019 pada 1:07 am

Hmm bikin jerawatan ya kayaknya. Padahal aku tertarik nih karena hasilnya matte. Tapi SPFnya kecil hihi. Aku biasa makai yang spf 30 soalnya

Khairunnisa z putri · Juni 14, 2019 pada 2:31 am

Waaaahh ternyata kembar tapi tak sama ya, aku juga baru tahu sama produk ini. Wkwkw. Kurang jauh main nya. Aku setuju sama cuitan klo sunscreen is the queen of skincare.

Rima Angel · Juni 14, 2019 pada 4:29 am

Aku dulu pake yg orange itu dan di aku lembab tetapi terlalu lembab sampe bikin berminyak dan ga enak. Pas liat ini, keknya aku lebih cocok yang ini neh keknya ya. Pan kapan cobain dah kalo sunscreen di rumah abis.๐Ÿคญ

Rizky Ashyanita · Juni 14, 2019 pada 6:40 am

Wah baru tau kalo orange sama ungu itu bedanya di PAnya. Soalnya dulu pernah pake cuma yang orange aja.
Dan samapun ternyata bisa nyebabin jerawat ya mbak, padahal dulu aku pake yg orange itu karena jerawatan parah dan d saranin yg orange dan enak banget.

salam,
http://www.rizkyashya.com

Mike · Juli 28, 2021 pada 9:01 pm

Aku lebih yakin pake produk kluaran apotik daripada yanh pake brand2 gitu.. Tau parasol juga dari blog reviewer. Slama pake orange enak aja sih blend ke kulit. Tapi agak berminyak. Mau coba yang ungu klo memang kurang pelembabnya.. Thanx review nya..

Review Sunscreen Parasol Orange - Bonjour Fika filter UV · November 16, 2019 pada 9:42 pm

[…] Baca juga kembarannya di Review Parasol Ungu […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *