Uncategorized

Daftar Skincare yang Tidak Cocok

Assalamualaikum Beauties :’)

Sebuah ketumbenan yang HQQ, kali ini aku mau merilis daftar produk yang ternyata tydack menemukan kecocokan dengan wajahku.

Kenapa aku bilang “tumben”? Karena aku tipe orang yang kalo udah illfeel males banget nengok dia lagi. Semacam sakit hati gitu.

Lah gimana ga sakit hati kalo muka udah penuh dengan jerawat breakout, plus kusam, apalagi ada yang bikin merah-merah iritasi. Seketika pengen buang aja tuh skincare.

Eh, nyatanya ga dink, masih disayang-sayang koq jejeran skincare ga cocok itu ampai suami gemess karena banyak printilan bininya nongkrong ga kepake.

Sayang, Bang. Belum direview, kataku mengulur waktu mengumpulkan mood untuk nulis.

Dan untuk nulis ini butuh waktu 6-12 bulan untuk ngumpulin mood buat nulis sesuatu yang ga aku sukai. Kalian bisa lihat selama 2 tahun ngeblog dan mereview sesuatu aku hanya menulis yang hasilnya baik-baik aja.

Tapi, ke sini-sini akutu baru nyadar kalo review dengan hasil yang tidak baik-baik saja itu juga berguna untuk orang, karena akupun kalo cari review akan baca banyak tulisan sampai menemukan reviewer yang tidak cocok dengan produk yang akan kubeli. Ini penting untuk menimbang dengan benar apakah produk ini bener-bener yang dibutuhkan atau sebatas nafsu ingin memiliki.

Eaaaaahhh…..

Juara ya emak kalo suruh bikin prolog, jadi prolong ujung-ujungnya, wkwkwk.

Baiqhelah, Baiqhuni…. Kalau kalian ga sabar lagi, berikut list produk yang ga cocok di wajah aku dengan skintype; normal to dry with sensitive and acne prone.

1. Wardah Aloe Hydramild Multifunction Gel

Informasi Produk

Netto: 100 ml

No BPOM: NA 18170100840

Harga: Rp 36.000 – 40.000

Cocok untuk: Kulit normal to dry

Klaim: Ringan, lembab, menyegarkan dengan triple hydrating complex

Review

Awalnya ekspektasiku terhadap produk ini tinggi mengingat kulitku dengan aloe vera itu kecocokannya hampir 95% alias cocok banget. Aku pernah pakai pelembab lidah buaya Sariayu sebagai skincare malam saat remaja. Aku bahkan juga pernah pakai lendir asli lidah buaya yang baunya minta maap (errrr) namun paginya, woww….aku belum pernah nemu wajahku sekalem itu. Kalo ada jerawat dioles itupun juga nampol, paginya langsung hilang.

Secepat itu, iya…aku ga lebay. Makanya aku lope lope sama tanaman satu ini ๐Ÿ’“. Makanya aku juga punya ekspektasi tinggi terhadap Wardah Aloe Hydramild Multifunction Gel ini.

Pas dioles gel-nya memang dingin ketika bersentuhan dengan kulit. Wanginya juga enak karena segar dan ga menyengat. Tapi, entah kenapa pas pemakaian pertama produk ini mukaku langsung berasa panas, cekit-cekit, dan pori-poriku jadi besar-besar. Untungnya ga bikin jerawat sama sekali, cumaan yaa ga enak aja panasnya itu.

Alhasil sekarang aku pakai di tangan aja. Aman mah kalo di tangan, ga ada rasa panas dan cekit-cekit. Cuman, klaim kelembaban yang ditawarkan ga terlalu berasa di aku.

Lanjut….

2. Wardah Seaweed Cleansing Micellar Water

Informasi Produk

Netto: 100 ml

No BPOM: NA 18181203252

Cocok untuk: Semua jenis kulit

Klaim: Tanpa bilas, membersihkan make-up dan wajah, multifunction formula + Bio Cleansing Aktive

Review

Masih 1 brand yang sama. Kali ini bahan utamanya bukan aloe vera tetapi rumput laut dan mentimun. Beli ini murni ikut-ikutan teman yang menerapkan triple cleansing (sedangkan aku double cleansing).

Pikirku waktu itu “Kalo triple berarti bener-bener bersih donk, kalo bersih kan skincare lain bakal mudah menyerapnya, kulitku jadi auto tambah sehat ๐Ÿ’–.”

Lalu, akupun ke toko untuk beli micellar water yang paling murah *aishhh, dan tanpa berpikir kenapa-kenapa karenaaa mikirnya awalnya…yaelaah, cuman micellar water doank, buat bersihin wajah terus dibilas air, ga meresap, masa iya bisa ga cocok.

Awalnya begitu….

Tapi, ternyataaa hasilnya cukup membuat terhenyak, setelah pemakaian beberapa kali si doi bikin jerawat breakout! Awalnya aku masih mikir itu jerawat hormon tapi sampai habis setengah botol baru aku bener-bener sadar kalo itu karena si micellar water ini.

Ternyata yaa, walaupun “cuman” pembersih aja -yang notabene dibilas pake air, ga masuk-masuk amat ke kulit- bisa bikin breakout ๐Ÿ™„๐Ÿ˜‘.

Padahal sebenarnya, akutuh udah feeling ga cocok karena pernah juga pake facial foam Wardah waktu kuliah dan itu, errrr bikin muka yang udah banjir jerawat hormon harus ketambahan jerawat breakout ๐Ÿ’”. Tapi, karena penasaran kemarin jadi aku beli dan hasilnya memang……..

ra mashooookk.

Ok fix, kayanya aku masuk sekumpulan perempuan Indonesia yang ga cocok sama Wardah.

Kalo kalian gimana?

Next….

3. Emina Grape Seed Olive Face Mask

Informasi Produk

Netto: 60 ml

No BPOM: NA 18160200249

Cocok untuk: Semua jenis kulit

Klaim: Melembabkan, melindungi sel-sel kulit yang berharga, membuat tampak lebih sehat.

Review

Ekspektasiku terhadap produk dengan biji buah anggur sama tingginya dengan lidah buaya.

Di kulitku, produk dengan grape seed bikin regenerasi dan kaya bikin tambah cerah. Ditambah lagi kata rang-orang banyak bilang cocok sama grape seed.

Ya udah karena pengen nyoba aku belilah ini, dan kebetulan lagi promo di marketplace. Aku tau Emina ini adik kandungnya Wardah dan aku udah siap-siap ga cocok, tapi namanya penasaran gimana?๐Ÿ˜

Pemakaian pertama baik-baik aja. Pemakaian kedua jua baik-baik aja. Ketiga, keempat, kelima, dst juga baik-baik aja.

Teruss?? ๐Ÿ˜‘ *krik krik krik

Hmmm, iya sih… Untuk jerawat memang ga muncul. Panas, cekit-cekit juga ga. Cumaaaan, aku cukup terganggu dengan parfumnya yang menyengat dan efek semriwing maskernya yang aku duga berasal dari alkoholnya (dan bener aja alkohol murninya ada di urutan ketiga, dan turunannya ada di urutan kedua, dst).

Setelah sisa seperempat akhirnya terpaksa ga aku pake lagi karena worry dengan alkoholnya yang cukup tinggi. Udah kering, tambah kering lagi. Piyeee?

Terlebih hasil before afternya juga B aja, alias biasa-biasa aja….

Next….

4. Emina Sunscreen

Informasi Produk

Netto: 60 ml

No BPOM: NA 18170100840

Cocok untuk: Kulit normal to dry

Klaim: Ringan, lembab, menyegarkan dengan triple hydrating complex

Review

Aku udah pernah review produk ini ya. Lebih jelasnya ada di artikelnya sendiri.

5. Viva Sleeping Mask

Informasi Produk

Netto: 80 gr

No BPOM: NA 18160200355

Cocok untuk: Semua jenis kulit

Klaim: Rehydrating skin during sleep. Enriched with collagen, aloe vera gel, spirulina and licorice extract.

Review

Secara kemasan produk ini kiut banget, girly, ku suka lah pokoknya. Tube tapi ga masih enak dilihat walau sedikit bulky. Dan senangnya lagi karena sleeping mask ini harganya murah amat! Cuma 22ribu! Viva kereeen…..!

Apalagi kalo liat komposisinya, ada lidah buaya, kolagen, licorice. Aku banget semuanya! Apalagi ditambah dengan teknologi “water drop”, yang katanya bikin creamnya ini berubah jadi air kalo dioles ke kulit. Gemessss! Makin penasaran aja jadinya.

Ok, cukup histerisnya sampai di sini karena besok paginya ternyata…..nemu jerawat di alis donk ๐Ÿ˜ข. Langsung patah hati.

Memang malam pertama make sleeping mask Viva rodo aneh, karena di wajahku terlalu berat. Karena aku baru pertama kali kenalan sama sleeping mask jadi ga bisa membandingkan.

Anehnya ternyata review doi tu bagus lumayan di website Femaily Daily. Banyak banget yang bilang cocok dan hasilnya memuaskan. Hiks….

Apa? Coba lagi?

Sudah, kusudah coba lagi dan lagi sampai pemakaian ke 4 atau 5 dan hasilnya sama. Fix, aku ga cocok sama sekali. Tidak ada iritasi atau merah-merah, cuman bikin jerawat aja

(((ajaaa)))).

6. Facial wash Aishaderm Extract Kurma

Informasi Produk

Netto: 120 gr

No BPOM: NA 18151202254

Cocok untuk: Semua jenis kulit

Klaim: membersihkan wajah, menjadikan kulit tampak lebih bersih, segar, terawat dan menjaga kelembaban kulit.

Review

Sebelumnya aku mau kasih tau dulu ya, Aishaderm ini masih 1 brand sama Natasha. Jadi kaya sub-brand yang pasarnya dikhususkan untuk para muslimah karena dia ada logo halal MUI nya dan ada kurma-kurma nya gituu.

Aku ga pernah sih memakai skincare dari Natasha jadi aku ga tau gimana hasilnya di wajahku. Aku cuma pernah pakai conditoner Natasha yang argan oil itu dan superrr cocok. Masalah rambut rontok bertahun-tahun hilang sekejap.

Jadi aku ga berpikir jelek ketika mencoba ini, apalagi kan ini cuma cuci muka ya kaan, numpang lewat doank. Ahh, lagi lagi pikiranku begitu.

Dan ternyata lagi-lagi aku belajar banyak hal, salah satunya adalah bahwa cuci muka itu ga sekedar numpang lewat. Dia bener-bener ngaruh ke kondisi kulit. Hiks…..

Apa yang terjadi dengan wajahku?

Yaap, bener banget. Jerawat. Jerawat yang langsung nongol keesokan harinya.

Ok Guys, itu tadi daftar skincare hasil uji coba di kulitku. Iya, uji coba. Kedengaran serem yaa, pasti auto ucap “Buat wajah koq coba2” , wkwkwkw.

Bersyukurlah kalian yang wajahnya ga rewel, yang pakai apa aja mah ok ok aja. Bersyukurlah kalian yang udah mentok pakai produk zaman SMP dan ga penasaran sama sekali pengen upgrade skincare karena emang cocok. Titik.

Bersyukurlah wahai kalian.

Lalu, apa hikmah dari gonta ganti skincare ini? Ada ga? Terus bagaimana dengan nasib skincare yang ga cocok itu? Dibuang donk?

Yah, masa dibuang? Ya ga laah. Semua tetap berfaedah. Aku masih bisa pakaikan produk-produk itu di tangan dan di badan koq. Dan dengan uji coba itu setidaknya aku belajar mengenali bahan yang membuat kulitku berontak dan mana yang bersahabat. Sehingga ke depannya aku belajar untuk mikir beberapa kali sebelum beli, karena yaa aku takut juga kali nanti dihisab di akhiratnya begimane kalo kebanyakan skincare. Ya ga ya ga ๐Ÿ™„

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *